(squel SNC) honeymoon

 

WARNING!!!!! Aku harap yang di bawah umur jangan baca ini ff yahhh soalnya ini ff rada menyesatkan!!!! Kalau masih di baca juga dosa tanggung sendiri lohhhhhh

 

 

AUTHOR POV

 

“omo?” pekik kyuhyun dan je wo ketika baru saja membuka pintu apartement mereka, bagaimana tidak? Saat ini semua hyung-hyung cho kyuhyun sudah berjejer rapi disana sambil memasang senyuman bocah.

 

“annyeong……”

“yakk! apa yang kalian lakukan pagi-pagi seperti ini dirumah ku?!” pekik kyuhyun nyaring, namun mereka semua hanya tersenyum aneh. “apa kalian hari ini jadi honeymoon ke jepang?” tanya ryeowook antusias membuat je wo memicingkan matanya curiga.

 

“waeo oppa?”

 

“ekhm! Kami ada sedikit pengumuman untuk kalian” ujar leeteuk.

“kami memutuskan akan ikut ke jepang bersama kalian!!!!”

 

Kyuhyun dan je wo mengangakan mulut masing-masing mendengar leeteuk, cho kyuhyun menggerang pelan sebelum memarahi hyung-hyung nya habis-habisan.

“kalian pikir kalian siapa bisa ikut seenaknya begitu saja dengan kami?! Cissh sampai mati pun aku tidak akan mengijinkannya!”

 

Kyuhyun menarik koper miliknya dan segera menggeret je wo pergi , sementara yeoja itu hanya bisa membungkuk kikuk pada namja-namja abstrak itu. “yakk tuan cho.. lepas kan tanganku!” tegur je wo yang mulai merasakan perih pada tangannya.

 

Kyuhyun yang baru tersadar cepat-cepat melepaskannya. “akh! Mianhae… haishh ini semua gara-gara hyungdeul…” gerutunya.

 

 

@ incheon airort

 

Je wo menopang dagunya malas menunggu kyuhyun membelikannya minuman dingin, cuaca seoul dalam musim dingin namun yeoja itu terlalu malas harus meminum minuman hangat ataupun semacamnya.

 

“igo!”

“gomawo”

 

Kyuhyun duduk di sampingnya membuka sebuah kertas yang menunjukkan jadwal keberangkatan mereka. “masih 15 menit lagi..” gumamnya pelan. Kemudian ia melirik kesamping dan mendapati wajah malas istrinya.

 

Sebulan sudah mereka menjalani hubungan suami istri yang sebenarnya, namun tidak banyak yang berubah di antara mereka, bahkan kyuhyun masih belum berani menyentuh istrinya. Apalagi je wo selalu seperti menjaga jarak pada namja itu.

 

“kau tidak senang kita pergi honeymoon?” tanya kyuhyun kesal.

“eung? Anni… wae?” jawabnya ringan dan membuat kyuhyun mendengus kesal.

 

“kalau kau memang tidak berniat pergi kita batalkan saja!” ujar kyuhyun, ia menyenderkan tubuhnya pada dinding bangku panjang itu, kemudian menaruh paspor dan tiket mereka berdua disana.

 

“bukan seperti itu.. aku hanya..”

“hanya apa?”

 

Shin je wo menghela nafas gusar dan ikut bersender pada bangku itu, “hanya tidak tau kau membawaku kesana karena apa? Memangnya apa yang akan kau lakukan nanti padaku?” kyuhyun menahan tawanya yang hampir meledak ketika mendengar penjelasa yang baru saja keluar dari mulut istrinya.

 

“heii nyonya cho! Kau mengerti dengan kata H-O-N-E-Y-M-O-O-N kan?”

 

Kyuhyun menaik turunkan alisnya disana membuat shin je wo menatap garang padanya. Suara informasi keberangkatan terdengar, je wo segera bangkit dan menarik kopernya untuk pergi meninggalkan kyuhyun lebih dulu, namun tangan kyuhyun lebih dulu mencekalnya.

 

Kyuhyun menarik je wo mendekat padanya, menempatkan kedua tangannya pada pinggang istrinya membuat semburat merah bersemu pada wajahnya. “apapun yang akan aku lakukan padamu nanti.. itu semua aku lakukan karena aku.. mencintaimu”

 

CHUP

 

Mata je wo membulat ketika bibir kyuhyun mengecup singkat bibirnya, kyuhyun tersenyum smirk kemudian menarik lembut tangan je wo yang sudah pasrah mengikuti kyuhyun kemanapun.

 

 

 

CHO KYUHYUN POV

 

Kami sampai di okinawa tepat pukul 7 malam, perjalanan dari seol ke sini memakan waktu 7 jam dan selama itu pula aku tertidur di pesawat. Kini kami memasuki hotel yang sudah aku pesan sebelum nya untuk kami.

 

“kenapa harus okinawa?” tanya je wo yang berjalan beriringan di sampingku. “wae? kau tidak suka kita kesini?” dia menggelengkan kepalanya. “mana mungkin aku tidak suka, okinawa memiliki banyak pantai yang indah dan sudah sangat terkenal dimana pun”

 

Dia melingkarkan tangannya pada lengan ku, “kau sudah pernah kesini sebelumnya?” tanyaku, dia menggeleng lagi. “kenapa tau banyak tentang kota ini?” dia terkekeh pelan dan menatapku angkuh. “internet! Kau bisa mengetahui apapun dari sana” aku mengacak pelan rambutnya.

 

Yeoja ini terus mengomel setelah kami masuk ke dalam kamar, dari tadi ia selalu mempermasalahkan berapa jumlah uang yang aku keluarkan untuk menyewa kamar ini, sebenarnya kamar yang ku sewa di hotel ini terbilang sangat mewah dan mahal, tapi itu sama sekali tidak masalahkan? Toh kami juga yang menikmatinya.

 

“yak! Bisakah kau berhenti mengomel? Uang ku tidak akan habis hanya karena menyewa kamar ini, jadi jangan khawatir!” dia menggeleng frustasi menatap ku, aku saaaangat menyukai ekspresinya yang seperti ini, ekspresi yang menunjukkan jika ia kalah dari ku.

 

Dia mulai mengeluarkan barang-barang nya dari koper, aku yang dari tadi berdiri di depan jendela kamar ini dapat menatap jelas punggung putihnya, saat ini yeoja itu sudah melepas sweater hangat miliknya yang ia kenakan tadi sehingga ia hanya menggunakan tanktop biru yang menampakkan sedikit punggungnya padaku.

 

Aku mendekatinya dan memeluk tubuh kecilnya dari belakang membuat ia tersentak kaget namun tidak menolak pelukanku, hangat! Pelukannya sangat hangat dan selalu seperti ini, “tuan cho… aku ingin memberesi barang-barang kita, bisakah kau melepaskan pelukan mu dulu?” ucapnya ringan.

 

“shireo! aku sudah lama tidak memeluk mu seperti ini”

“bukannya tadi malam kau memeluk ku saat tidur?”

“itu berbeda nyonya cho..”

 

Ku balik kan tubuhnya menghadap padaku, aku terkekeh kecil melihat raut wajah gugupnya. Ku tangkupkan kedua tanganku pada wajahnya dan membelai lembut kedua pipinya. “kau gugup?” tanyaku pelan. Dia menggeleng kan kepalanya berusaha menyangkal. Aku mendekatkan wajahku pada wajahnya dan membisikkan sesuatu di telinganya “debaran jantungmu terdengar oleh ku, je wo-sshi… sepertinya kau sangat menginginkanku?”

 

Yeoja ini mendorong tubuhku kuat dan memberikan jarak antara tubuh kami. “yak!! Neo!! Haishh berikan aku uang” ucapnya garang membuat aku mengernyit bingung, “uang? Untuk apa?” tanyaku.

 

“aku ingin menyewa kamar sendiri! Kau sangat berbahaya!”

“MWO??!”

 

Kini aku dan dia saling bertatap sengit, selalu seperti ini! Disaat insting romantis ku bekerja dia pasti memperburuk suasana, “yak! Kau pikir untuk apa aku menyewa kamar semewah ini kalau bukan untuk kita berdua?” teriaku kuat.

 

“tapi berdua disini dengan mu sangat berbahaya cho kyuhyun! kau bisa kapan saja menyerang ku tiba-tiba dan membuat aku ja_ hmp.. hmp.. yhkmm”

 

Aku tersenyum diam-diam dalam ciuman kami, hanya ini satu-satunya cara untuk membuatnya diam dan berhenti mengoceh, awalnya dia memang memberontak dan mendorong tubuhku namun seperti biasanya, yeoja ini cepat sekali hanyut dalam ciuman kami.

 

 

AUTHOR POV

 

Kyuhyun terus melumat bibir je wo hingga mereka berdua jatuh ke atas tempat tidur itu, ciuman mereka terlepas saat tubuh keduanya terhempas kuat disana, membuat mata je wo yang tadinya terpejam menikmati tiap lumatan-lumatan lembut suaminya kini sudah terbuka sempurna, ia menatap sayu wajah kyuhyun yang juga tengah menatapnya.

 

Nafas mereka terengah akibat ciuman yang cukup panas tadi, kyuhyun tersenyum lembut dan membelai wajah je wo pelan, sementara tangan yang satunya berada tepat pada tengkuk yeoja itu. Perlahan ia kembali mendekatkan wajahnya dan menarik tengkuk istrinya, menyapukan lagi bibir mereka dan saling melumat pelan namun suara nyaring dari ponsel kyuhyun lagi-lagi membuat aktifitas itu terhenti.

 

Kyuhyun dan je wo sama-sama menoleh pada ponsel yang terletak di atas meja di samping ranjang kemudian kembali bertatapan. “itu ponselmu kan?! Angkatlah!” ucap yeoja itu. Kyuhyun menggeleng dan kembali mendekatkan wajanya lagi namun je wo sudah menutup mulutnya dengan telapak tangannya. “ck! Ayolah nyonya cho.. ini tanggung sekali!” gerutunya.

 

“kita berada disini selama 3 hari kan? Kau tidak bisa menunggu sebentar saja? Hem?” kali ini kyuhyun terpaksa mengalah apalagi deringan ponselnya terus saja membuat telinganya sakit. Ia segera bangkit dan mengambil ponselnya.

 

“yeoboseo?”

“cho kyuhyun~”

 

Kyuhyun menjauhkan ponsel itu dari telinganya, “nugu?” tanya je wo yang sudah kembali sibuk pada koper mereka, “hyungdeul~ haishh telinga ku sakit mendenger teriakan mereka!” kyuhyun menghidupkan loadspeaker ponselnya agar istrinya juga dapat mendengar suara hyungdeulnya.

 

“wae hyung?”

“kalian sudah sampai di okinawa?”

“ne~”

“menginap di hotel apa?”

“untuk apa kalian mau tau?”

“sudah katakan saja!”

“okinawa internasional!”

“ahh begitu?”

 

Kyuhyun menatap ponselnya kesal karena suara gaduh hyungdeulnya dari sana. “yakk sebenarnya kalian kenapa?! Berisik sekali!! kalau tidak mau bicara sudah aku aku tutup saja!” teriaknya membuat istrinya terkekeh geli melihatnya.

 

“andwe! Andwe! Jangan di tutup dulu kyu…” teriak mereka.

“ck! Ada apa lagi?” tanya kyuhyun malas.

 

“emmm nyonya cho sedang apa disana? Kenapa kami tidak mendengar suaranya?”  je wo yang mendengar namanya di sebut refleks menoleh pada kyuhyun yang sudah tersenyum smirk.

 

“eo? Je wo? Ahhh dia sedang memakai pakaiannya hyung~”

“WOAHHHHH!!! JINJA??!!”

 

Kyuhyun tertawa puas sambil menutup mulutnya agar suara tawanya tidak terdengar oleh hyung-hyungnya, ia membayangkan bagaimana pikiran-pikiran mesum yang sudah menyinggahi pikiran hyung-hyungnya.

 

“ck! Annio oppadeul~ dia membohongi kalian!! Aku sedang mengemasi pakaian!” teriak je wo kuat agar terdengar oleh hyung-hyung nya cho kyuhyun.

 

“itu suara nyonya cho..”

“ne hyung! cepat tanyakan padanya..”

“jangan berisik ryeowook-ah…”

“akh!!! Kaki ku-kaki ku!!!”

 

Kyuhyun mematikan ponselnya begitu saja saat mendengar suara-suar aneh hyung-hyungnya. “dasar namja-namja tidak waras!” makinya. “kau juga sama tidak warasnya!” sambung je wo membuat suaminya melirik tajam.

 

Kyuhyun merebahkan tubuhnya di atas ranjang setelah mengambil benda keramat kesayangannya dari dalam tas milik istrinya, selama di pesawat psp nya disita oleh je wo karena yeoja itu menyuruhnya untuk tidur.

 

“mandilah cho kyuhyun! jangan bermain psp terus!”

“nanti sja!”

“ck! ini sudah hampir malam, setelah ini kita harus pergi makan malam kan?”

 

Kyuhyun menghela nafas malas dan segera bangun, “ambilkan handuk ku!” perintahnya, membuat je wo memutar kesal bola matanya. “igo!” kyuhyun mengambil handuk dari tangan je wo dan segera measuk ke kamar mandi tapi tiba-tiba dia keluar lagi dan memanggil istrinya.

 

“hei nyonya cho..”

 

Shin je wo menoleh pada suaminya. “mau mandi bersama tidak?” kyuhyun dengan cepat masuk ke dalam kamar mandi sebelum sebuah celana jeans melayang sempurna pada wajahnya.

 

 

SHIN JE WO POV

 

 

Aku dan kyuhyun berjalan beriringan di pinggir pantai sambil berpegangan tangan, ini sudah malam hari dan aku sangat suka berjalan di tepi pantai di saat malam hari seperti ini, aku berhenti sebentar dan melepas sepatu ku. “kenapa di lepas?” tanyanya bingung. “aku mau bermain air…” dia terkekeh pelan melihat ku. Perlahan aku berjalan mendekati deburan ombak yang cukup besar hingga menerpa sebagian tubuh ku. “kyaaaaaa”

 

“yak! Hati-hati!” teriaknya dari sana.

“tuan cho!! Kemarilah, ini sangat menyenang kan!”

 

Dia mendelik garang pada ku dan membuat ku mengerut kan dahi bingung, memangnya aku salah bicara? Aku segera mendekatinya. “wae?”

 

“paboya! Kau tidak lihat aku harus memakai topi di malam hari seperti ini karena harus menutupi identitasku? Jangan menyebut namaku karena bisa ada yang mendengar mu disini.” Ahhh iya aku lupa! Aku melirik ke kanan dan kekiri memeriksa sekitar kami. “tapi tidak ada siapa-siapa disini selain kita!”

 

“haishh! Lihat pakian mu, kau sudah basah!”

“itu karena aku bermain air, kau mau coba tidak?”

“tidak! Aku bukan anak kecil seperti mu!”

“ahh iya aku lupa, kau kan sudah tua!”

“yakkkk!”

 

“heii jangan berteriak, bagaimana kalau ada yang mendengar suara merdu milik cho kyuhyun super junior disini? Kau bisa ketahuan sedang berbulan madu bersama istrimu disini, cho kyuhyun-sshi!” aku menatap kyuhyun dengan tatapan penuh kemenangan milikku.

 

Kyuhyun tersenyum simpul dan dengan cepat menggendong ku dan membawa ku masuk kedalam air, “yak yak yak kau mau apa?!” pekik ku takut. Bagaimana tidak? Namja itu sudah membawa tubuh kami berdua ke tempat yang cukup dalam.

 

“kau suka main air kan?” sindir kyuhyun. “ck! Tapi ini dingin sekali cho kyuhyun!” teriak ku, namun namja itu tidak perduli dan semakin membawa ku memasuki air laut yang mulai mendinginkan tubuh kami berdua hingga aku semakin mengeratkan pelukanku padanya.

 

Kini kyuhyun sudah tidak bergerak lagi dan lebih memilih menatap wajah ku yang sedikit cemas di bawah sinar bulan yang saat ini menerangi permukaan pantai okinawa.

 

aku yang tersadar jika kyuhyun tengah menatapku kini menjadi sedikit salah tingkah, apalagi saat kyuhyun menurunkan ku dari gendongannya membuat aku  memeluknya erat menahan rasa dingin yang menjuluri tubuhku. “paboya! Kita jadi kebasahan kan?” ucapku menahan kegugupan dalam diriku.

 

Kyuhyun tersenyum simpul, ia menarik pinggang ku agar lebih mendekat pada tubuhnya membuat aku refleks menatap wajahnya. Entah siapa yang memulai lebih dulu kini kami sudah berciuman, kyuhyun memiringkan kepalanya kesana kemari mencari posisi nyaman untuknya.

 

Sementara aku hanya bisa mengeratkan lingkaran tanganku pada leher nya yang entah sejak kapan jadi bagian favoritku darinya. Dia menggigit pelan bibir bawahku mencoba meminta izin untuk masuk dan tanpa ku perintah bibir ku terbuka begitu saja untuknya.

 

Deburan ombak yang datang membuat tubuhku yang terkena lebih dulu menjadi kehilangan keseimbangan hingga akhirnya kami berdua tercebur sempurna ke dalam air bahkan ombak itu sudah menyeret tubuh kami ketepi pantai.

 

Aku dan kyuhyun duduk bersamaan di pinggir pantai ini dengan pakaian yang sudah basah, aku tersenyum kikuk padanya, ck! Ini benar-benar memalukan!!!! Berciuman di pantai seperti ini? Huwaaaaaa wajah ku!

 

Dia mengusap lembut kepala ku sambil tersenyum manis. “kau sudah basah!” ucapnya. “kau juga! Ini semua salahmu” dia terkekeh pelan dan berdiri di depan ku, tiba-tiba saja dia berjongkok memunggungiku.

 

“ayo naik!”

“m-mwo? Tidak mau! memangnya aku tidak bisa berjalan sendiri?”

“cepatlah.. punggungku sudah pegal!”

 

Aku menelan ludah gugup sebelum melingkarkan lenganku pada lehernya, dia menggendongku menuju hotel. “tidak berat?” tanyaku. “tentu saja berat” jawabnya dan membuatku kesal. “yak kalau begitu turunkan aku!” dia terkekeh kuat, lihatkan! Namja ini selalu membuatku kesal.

 

Aku mengeratkan lingkaran tanganku pada lehernya dan membenamkan wajahku di lekukan lehernya, harum! Aku sudah mengatakannya kan? Lehernya adalah bagian favorit milik ku. “tuan cho…” panggil ku pelan.

 

“hem?”

“lehermu… aku suka!”

 

 

AUTHOR POV

 

Shin je wo berguling-guling gelisah di atas ranjang, sesekali matanya melirik pintu kamar mandi yang masih tertutup sempurna, “ottokaeh??? Apa yang harus aku lakukan?!!!” rutuknya.

 

“kau kenapa?”

 

Je wo terperangah kaget saat mendengar suara kyuhyun, ia menoleh pada suaminya yang sedang berdiri di depan pintu kamar mandi sambil mengeringkan rambutnya. Cho kyuhyun hanya memakai celana panjangnya saja. Membuat istrinya lagi-lagi mendesah takut.

 

“ahhh punggungku sakit sekali!” keluh kyuhyun.

“salahmu sendiri kenapa mau menggendong ku!” protes je wo tidak terima.

“aku pikir tubuhmu itu ringan, ternyata sangat berat!”

 

Shin je wo menatap kesal pada suaminya yang sudah seenaknya mengatakan kalau tubuhnya itu berat, “hahaha yak! Aku hanya bercanda, kau itu kenapa sensitif sekali eo? Seperti orang yang sedang hamil saja!”

 

“hamil kepala mu? Kau saja belum menyentuh ku, bagaimana mungkin aku hamil!” omel je wo. Ia tidak tau kalau perkataannya barusan memancing kyuhyun untuk mengerjainya.

 

“ahhh jadi… kau ingin…” kyuhyun berjalan pelan ke arahnya yang duduk bersandar pada dinding ranjang sambil menatapnya intens. “w-wae???” tanya je wo gugup, cho kyuhyun semakin mendakat padanya. Bahkan kini namja itu sudah berada di atas ranjang dan sedikit menimpa tubuh je wo.

 

“m-mau apa kau?” tanya je wo gugup.

 

“bagaimana kalau…”

 

Kyuhyun mendekatkan mulutnya pada telinga je wo dan membisikkan sesuatu. “aku akan membuatmu hamil” mata je wo membulat saat mendengarnya, ia cepat-cepat mendorong tubuh kyuhyun kuat. “MWOYA??!!” teriaknya.

 

“BUAHAHAHAHAHA”

 

Kyuhyun tertawa puas melihat ekspresi istrinya yang menunjukkan ketakutan, kegugupan dan semacamnya. “ck! Kau mengerjaiku ya?” kyuhyun masih saja terus tertawa bahkan ia memegangi perutnya menahan sakit. Sementara itu shin je wo sudah sangat kesal padanya, ia mengambil guling di sebelahnya dan memukuli tubuh kyuhyun tanpa ampun.

 

“kau benar-benar menyebalkan cho kyuhyun!”

“akh.. akh.. appo-appo!”

“aku akan membunuh mu!”

“yak shin je wo tubuh ku!!!”

 

Kyuhyun yang sudah tidak tahan menerima pukulan-pukulan istrinya di tubuhnya dengan cepat mengelak kemudian memegangi kedua pergelangan je wo hingga mereka berdua terhempas bersamaan di atas ranjang.

 

Keduanya masih terilahat terengah sambil bertatapan karena ‘perang guling’ yang dilakukan je wo, cukup lama mereka berada dalam posisi seperti itu sampai tatapan mereka berdua berubah menjadi sayu. Je wo memalingkan wajahnya kearah lain saat tatapan kyuhyun semakin menusuk ke dalam manik matanya.

 

Kyuhyun mendekatkan wajanya pada je wo dan mengecup singkat bibir yeoja itu kemudian berguling kesamping, je wo yang melihat itu merasa aneh. Ia menatap bingung pada kyuhyun yang sedang bersiap-siap untuk tidur.

 

“cho kyuhyun..”

“hem?”

 

Je wo mengerjap pelan saat kyuhyun menoleh padanya, kini namja itu sudah menarik selimut keatas tubuh mereka berdua dan memeluk erat tubuh istrinya. “kau… benar-benar akan tidur?” tanya je wo hati-hati kyuhyun mengangguk.

 

“tenanglah.. aku tidak akan menyerangmu tiba-tiba! Aku tau kau belum siap, aku tidak akan memaksa mu melakukan itu denganku karena aku tidak ingin kita melakukannya dalam keadaan terpaksa”

 

“aku akan melakukannya jika kau sudah siap, arra?”

 

Je wo tersenyum manis pada kyuhyun sambil mengangguk patuh, ia mengecup singkat pipi suaminya sebelum menenggelamkan wajahnya pada leher kyuhyun.

 

“gomawo.. tuan cho!”

 

 

 

SHIN JE WO POV

 

Kyuhyun selalu mengagandeng erat tanganku saat kami berkeliling di kota okinawa ini, yahh walaupun saat ini dia sangat terlihat aneh dengan penyamarannya itu, topi dan masker hitam! Cissh untung dia tidak memakai kacamata hitam juga, kalau tidak… bisa ku bayangkan bagaimana penampilannya nanti.

 

Seperti kura-kura ninja!

 

Aku terkekeh pelan saat membayangkan penampilan kyuhyun seperti itu, “wae? kenapa kau tertawa?” tanyanya di sampingku. “annio… kau mau tau saja!” ucap ku masih sambil tersenyum geli.

 

“nyonya cho… kau lapar tidak?”

“eo! Aku sangat lapar… dari tadi kau hanya mengajakku berkeliling tanpa berniat sedikit pun mengajak ku makan!”

 

Dia mendelik garang padaku. “yasudah! Kau mau makan apa?”

 

“mie ramen super pedas!”

 

 

CHO KYUHYUN POV

 

Aku menatap ngeri pada yeoja yang sedang menyantap ramen yang ada di hadapannya itu dengan semangat. “hei! Kau tidak kepedasan?” tanyaku. Mie yang sedang dimakannya itu adalah mie ramen paling pedas yang ada di restoran ini. Dia menggelengkan kepalanya dan terus menikmati makanannya.

 

Ku ambil tissue dan mengelap wajahnya yang sudah penuh dengan keringat. “lihatlah bagaimana wajahmu sekarang nyonya cho.. ck! Aku heran kenapa kau suka sekali makanan pedas!” omelku padanya.

 

“ini enak dan menambah semangat ku! Memangnya kau! yang hanya bisa memakan jajamyeon? Seperti bocah!” sindirnya.

 

 

AUTHOR POV

 

“cepat foto aku disini!” je wo menghela nafas malas pada suaminya. Dari tadi cho kyuhyun terus berfoto ria kesana kemari. “sudah!” je wo memberikan kameranya lagi pada kyuhyun.

 

“woahhh aku tampan sekali!”

“tampan apanya? Wajahmu saja tidak kelihatan!”

 

“sepertinya dari tadi kita belum berfoto berdua! Ayo kemari!”

 

Kyuhyun menarik je wo kesampingnya dan membuat yeoja itu tersenyum senang. Sebenarnya dari tadi itu yang diinginkannya. Ia juga ingin berfoto tapi cho kyuhyun selalu terlihat asik sendiri.

 

Diam-diam kyuhyun menurunkan masker yang menutupi wajahnya setelah memastikan tidak ada yang memperhatikan mereka. saat je wo sibuk mengatur pose, Kyuhyun mengarahkan kameranya pada mereka berdua.

 

“kau siap?”

“ne!”

 

“1.. 2… nyonya cho!”

 

Je wo yang merasa di panggil kyuhyun segera menoleh kesamping dan CHUP!

 

KLIK!

 

“hahahaha otte? Apa wajahku kelihatan di foto itu?”

 

Shin je wo melebarkan matanya saat melihat hasil foto mereka berdua, “cho kyuhyyun!!!! Neo…..” pekiknya.

 

 

 

SHIN JE WO POV

 

Aku menatap pantulan tubuhku pada cermin ini, saat ini aku sedang berada di kamar mandi. “ck! Kau harus bisa shin je wo… dia itu suamimu! Lagi pula apa lagi yang kau takutkan? Bukannya dia sudah mengatakan kalau dia mencintaimu?” ucapku meyakin kan diri.

 

Entah kenapa sampai saat ini aku masih merasa gugup dan takut jika membayangkan hal itu. Tapi aku tau kalau aku tidak bisa terus bersikap seperti itu. “baiklah! Aku pasti bisa….”

 

Perlahan ku buka knop pintu kamar mandi dan menatap sekeliling kamar. “eo? Kemana dia?” aku berjalan ke arah beranda kamar namun langkahku terhenti saat mendengar suara kyuhyun disana. “sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa dia bisa sampai seperti itu?” eh? Dia sedang menerima telpon dari siapa? Kelihatannya dia sangat cemas.

 

“ck! Oppa mohon padamu suli… jaga qian selama aku tidak disana”

 

DEG

 

Qian? Song victoria?

 

Jadi… selama ini kyuhyun??

 

Kyuhyun terkejut saat menyadari kalau aku sudah berada di belakangnya, aku menatapnya sewajar mungkin berusaha menahan rasa sesak yang mulai menyelimuti hati ku. “gwencanha? Siapa yang menelpon mu?” tanyaku seperti biasa. Dia tersenyum gugup pada ku.

 

“eo? Leeteuk hyung… dia menanyakan keadaan kita”

 

Kau berbohong cho kyuhyun..

 

“aku mandi dulu.. kau tidurlah!”

 

Dia melewatiku begitu saja, membuat aku harus memejamkan mata ku kuat menahan rasa sakit sekaligus air mataku yang sudah ingin mendesak keluar, kenapa harus seperti ini lagi? Kenapa perasaan sakit ini datang lagi? Bagaimana caranya agar aku mempercayaimu seutuhnya cho kyuhyun.

 

 

AUTHOR POV

 

“kau mau kemana?” tanya je wo pada kyuhyun. Ia baru saja bangun dan terperanjat kaget saat melihat suaminya sedang mengemasi barang-barangnya. “eo? A-aku… manager hyung baru saja menelpon ku dan menyuruhku untuk segera kembali ke korea. Kemasi barang mu karena pesawat kita akan berangkat dua jam lagi” ujarnya pada je wo kemudian kembali mengemasi pakaiannya ke dalam koper.

 

Shin je wo masih diam berdiri di hadapannya. “kau pulang bukan karena managermu tapi karena victoria..” ucapnya dingin membuat kyuhyun menatapnya terkejut. “k-kau.. sudah tau?”

 

Mereka berdua sama-sama terdiam. Kyuhyun tidak tau apa yang harus dikatakannya pada istrinya saat ini. Sementara je wo, pikirannya melayang entah kemana. “aku harus pergi… qian sedang sakit… dia membutuhkan ku” ucapnya lirih sambil menundukkan kepalanya.

 

“tidak! Kau tidak boleh pergi”

 

Keegoisan mulai menyusupi yeoja itu, perasaan tidak ingin membagi suaminya pada siapapun muncul. ‘dia suamiku dan tidak boleh dimiliki siapapun kecuali aku’ batinnya.

 

“tapi aku harus pergi.. dia sangat membutuhkan ku saat ini”

“lalu aku? Bagaimana dengan ku?”

 

Je wo mengepal kuat kedua tangannya menahan semua perasaan yang berkecamuk di hatinya. “aku masih ingin ingin disini, bukannya kau bilang kalau ini adalah honeymoon kita? Tapi kenapa kau harus pergi?”

 

Mata itu kembali menatap kyuhyun dengan tatapan dinginnya, membuat namja itu semakin bingung dengan apa yang harus di lakukannya saat ini. “nyonya cho…” panggilnya pelan dan mendekati yeoja itu. Tangannya terjulur sempurna ingin menyentuh permukaan wajah istrinya namun dengan cepat pula tangan itu di tepis oleh je wo.

 

“kalau kau mau pergi.. maka pergilah! Tapi aku akan tetap disini!”

 

Je wo berlari memasuki kamar mandi dan segera mengunci pintu itu.

 

“shin je wo buka pintunya! Aku tidak mungkin meninggalkan mu disini!”

 

“AKU MEMBENCI MU CHO KYUHYUN!!!”

 

Teriakan nyaring yeoja itu membuat kyuhyun terduduk lemas di depan pintu, ia bingung harus berbuat apa sekarang, di satu sisi ia tidak ingin meninggalkan istrinya disini dan membuat yeoja itu marah padanya apalagi saat ini mereka sedang berbulan madu.

 

Tapi disisi lain ada seorang yeoja yang sedang membutuhkannya saat ini, song victoria! Yeoja itu tengah terbaring lemah di rumah sakit karena terus memikirkan dirinya. Hal ini lah yang semakin membuat kyuhyun bingung.

 

“apa kau mau menungguku?” tanya kyuhyun pelan dari sana.

 

“aku berjanji akan segera kembali kesini jika aku sudah menyelesaikan masalahku disana” shin je wo menatap kosong kedepan mendengar ucapan suaminya dari luar, sama sekali tidak berniat menjawabnya.

 

“dia sakit karena terus memikirkan ku.. aku tidak mungkin berdiam diri saja. Aku mencintai mu… percayalah…” lagi-lagi kyuhyun tidak mendengar jawaban apapun dari yeoja itu. Ia melirik jam tangannya dan sepertinya waktunya sudah tidak banyak lagi.

 

“aku pergi… “ hanya itu yang dapat di katakan kyuhyun disana sebelum menyeret paksa kakinya keluar dari kamar mereka.

 

 

 

SHIN JE WO POV

 

Aku berjalan ringan di kota ini, kota yang masih sangat asing bagiku terlebih lagi saat ini aku hanya sendiri, tidak seperti kemarin saat tangan miliknya selalu menggenggam erat tangan ku.

 

Aku tersenyum tipis saat kaki ku berhenti di temapat saat aku dan kyuhyun foto berdua, saat itu dia sengaja membuat aku menciumnya. “kenapa aku harus kesini?” aku menggeleng pelan dan kembali melanjutkan langkah ku.

 

 

 

CHO KYUHYUN POV

 

Aku menatap kosong ke samping jendela pesawat, aku memang sudah berada di dalam sini namun pesawat ini belum berangkat, entah kenapa pikiran ku selalu melayang padanya.

 

“kau pulang bukan karena managermu tapi karena victoria..”

“tidak! Kau tidak boleh pergi”

“lalu aku? Bagaimana dengan ku?”

“aku masih ingin ingin disini, bukannya kau bilang kalau ini adalah honeymoon kita? Tapi kenapa kau harus pergi?”

“kalau kau mau pergi.. maka pergilah! Tapi aku akan tetap disini!”

“AKU MEMBENCI MU CHO KYUHYUN!!!”

 

Ku pejamkan mataku kuat saat perasaan sesak menyelimuti ku, apalagi saat teringat raut wajah sedih nya tadi seakan membuatku ingin berteriak kuat. Apa yang sudah kulakukan padanya? Menyakitinya lagi? Membuatnya menangis lagi? Bukannya aku sudah berjanji akan membuat dia bahagia selam menjadi istri ku? Tapi kenapa lagi-lagi aku menyakitinya?

 

“kau bodoh cho kyuhyun!” maki ku.

 

 

AUTHOR POV

 

Kyuhyun berlari tergesa-gesa memasuki kamarnya, ia memutuskan kembali kesana dan membatalkan kepulangannya ke seoul. “shin je wo!!” teriaknya kuat namun tidak ada yang menyahutinya.

 

Kyuhyun mencari je wo ke setiap sudut ruangan namun dia sama sekali tidak menemukannya, “kemana dia?” perasaan cemas menjuluri hatinya namun saat melihat kalau koper istrinya masih beradadi sana ia mulai menghela nafas lega. “berarti dia masih berada di kota ini” gumamnya.

 

 

SHIN JE WO POV

 

Aku duduk sambil menekuk kedua lutut ku di tepi pantai ini, menatap kosong pada hamparan laut biru di hadapan ku, ini adalah tempat aku dan dia berciuman di malam hari waktu itu. Aku bingung kenapa seharian ini kaki ku selalu melangkah ketempat yang pernah aku dan dia kunjungi kemarin.

 

“apa kau benar-benar tidak bisa mencintai ku cho kyuhyun? apa yeoja itu lebih berarti dari pada aku? Lalu untuk apa selama ini kau mengatakan kalau kau mencintai ku?” gumam ku pelan.

 

Apa aku menangis? Tidak! Aku tidak akan menangis, aku tidak akan menyia-nyiakan air mata ku lagi untuknya. “baiklah… jika kau memang mengingin kan ini. Maka aku yang akan mengalah! Mungkin bercerai dengan mu adalah keputusan yang sangat tepat!”

 

“berhenti mengatakan kata cerai padaku!”

 

Tubuhku menegang saat mendengar suara itu, terlebih saat aku menatap ke bawah dan melihat tangan milik orang yang sangat ku kenali itu sedang melingkar sempurna disana. “mianhae… aku benar-benar bodoh! Aku hampir saja melakukan kesalahan besar padamu” bisiknya tepat di telingaku.

 

 

AUTHOR POV

 

Sudah seharian ini kyuhyun mencari istrinya di kota okinawa ini tapi tetap saja ia tidak menemukannya. Namja itu berjalan gontai menyusuri pinngir pantai yang saat itu mulai sepi karena sudah hampir malam hari.

 

Kaki kyuhyun berhenti melangkah saat mendapati sosok yeoja yang sedang di carinya seharian ini. Yeoja itu duduk menekuk lututnya dan menatap kosong kedepan, wajahnya terlihat sendu walaupun saat ini hari sudah mulai gelap.

 

Perlahan kyuhyun mendekati yeoja itu dan berdiri di belakang tubuhnya. “apa kau benar-benar tidak bisa mencintai ku cho kyuhyun? apa yeoja itu lebih berarti dari pada aku? Lalu untuk apa selama ini kau mengatakan kalau kau mencintai ku?” kyuhyun mengepal kuat kedua tangannya saat mendegar gumaman pelan istrinya.

 

Suara itu terdengar sangat berat dan rapuh ditelanganya. “baiklah… jika kau memang mengingin kan ini. Maka aku yang akan mengalah! Mungkin bercerai dengan mu adalah keputusan yang sangat tepat!”  kyuhyun menggeleng kuat saat lagi-lagi satu kata itu terlontar dari mulut istrinya.

 

Tanpa di ketahui shin je wo, cho kyuhyun sudah duduk tepat di belakangnya dan melingkarkan lengannya pada pinggang yeoja itu kemudian menyenderkan dagunya pada bahu istrinya.

 

“berhenti mengatakan kata cerai padaku!” ucapnya pelan.

 

Tubuh shin je wo menegang saat mengetahui jika tangan itu adalah milik suaminya. “mianhae… aku benar-benar bodoh! Aku hampir saja melakukan kesalahan besar padamu” bisik kyuhyun lirih di telinga nya.

 

Shin je wo menggeleng pelan dan berusaha melepaskan pelukan suaminya namun sia-sia saja karena cho kyuhyun sudah memeluknya sangat erat. “kenapa kau kemabali? Seharusnya kau tetap berada disana untuk menemaninya! Bukankah dia lebih penting dariku?” ujarnya miris.

 

Kyuhyun menggeleng kuat. “aku tidak pergi menemuinya!” ucapnya tegas membuat tubuh je wo yang tadinya meronta-ronta kini sudah diam membeku. “aku mencarimu kemana-mana seharian ini.. aku sadar kalau aku telah menyakitimu lagi, mianhae… jongmal mianhae…” kini isakan shin je wo mulai terdengar. Air mata yang sudah ditahannya dari tadi tidak terbendung lagi.

 

Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya pada istrinya. “kenapa kau selalu membuat aku seperti ini? Bagaimana bisa aku mempercayaimu jika kau terus melakukan hal ini pada ku?” isak je wo kuat.

 

“kau selalu mengatakan kalau kau mencintaiku, tapi kenapa setiap mendengar namanya kau selalu mencemaskannya? Tidak bisakah kau menatapku saja? Atau kau memang ingin pernikahan ini kita hen_”

 

“andwe! Aku mohon jangan katakan itu, aku mencintaimu dan aku tidak pernah berbohong tentang itu! Dan soal dia… aku hanya merasa bersalah karena apa yang menimpanya itu semua adalah kesalahan ku”

 

Hening. Kini kyuhyun maupun je wo tidak ada yang mengeluarkan sepatah katapun, deru nafas kyuhyun sangat terasa oleh je wo, dan tidak dapat di pungkirinya jika hal itu sangat membuatnya merasa nyaman.

 

“apa kau sudah memaafkan ku?”

 

Je wo yang sudah menyandarkan kepalanya pada dada bidang kyuhyun hanya menghela nafas berat. “apa kau bisa berjanji padaku untuk tidak mengulanginya lagi?” tanyanya dengan suara serak.

 

“aku berjanji!”

 

Je wo mengangguk pelan kemudian menoleh kesamping dan menatap sendu wajah suaminya, kyuhyun membelai pelan wajah istrinya sementara matanya tidak berhenti menelusuri setiap lekuk wajah itu. “aku ingin kembali ke hotel” ujar je wo. “eo! Ayo pulang!”

 

 

CHO KYUHYUN POV

 

Aku baru saja selesai mandi dan berniat untuk tidur, namun saat aku keluar dari kamar mandi, aku tidak mendapati keberadaan je wo di sini, perlahan aku mendekati beranda kamar kami dan ternyata yeoja itu sedang berdiri menatap pemandangan malam kota okinawa dari sini.

 

“belum tidur?”

 

Dia menoleh kebelakang dan tersenyum tipis padaku, wajahnya telihat lelah. Mungkin karena seharian ini dia pergi berkeliling sendirian. Aku mendekatinya dan kembali memeluk tubuhnya dari belakang, dia menyenderkan kepalanya di dada ku dan memejamkan erat kedua matanya.

 

“kau lelah?” tanyaku yang di jawab sebuah anggukan kecil darinya.

 

“ini… malam terakhir kita disini” gumamnya pelan.

“hem~ kau benar” jawab ku.

 

Aku ikut memjamkan kedua mataku meresapi desiran angin yang sudah sangat dingin ini. Perlahan ku kecup pelan lekukan lehernya, awalnya hanya sekali namun entah kenapa saat ini sudah kulakukan berulang-ulang disana.

 

Desahan tertahan darinya membuat tubuhku merasakan hal aneh dan semakin membuat tindakanku tidak terkontrol, perlahan ku balikkan tubuhnya menghadap ku dan dia masih tetap memejamkan matanya.

 

Ku belai lembut wajahnya sebelum aku melumat pelan bibir mungil itu dan semakin menariknya kedalam dekapan ku membuat dia melingkarkan lengannya pada leher ku.

 

 

SHIN JE WO

 

Entah sejak kapan tubuhku sudah berada di atas ranjang saat ini, kyuhyun masih terus melumat bibir ku dan sesekali turun keleher hingga membuat ku harus menengadahkan kepalaku.

 

Aku meremas kuat punggungnya saat perasaan aneh menjalari tubuh ku membuat dia menghentikan aktivitasnya dan menatapku sayu. “apa kau… sudah siap?” tanyanya hati-hati.

 

Aku tidak tau apa yang harus ku jawab padanya tapi yang pasti aku tidak ingin ini berhenti sekarang, aku tidak munafik kalau saat ini aku sangat menginginkannya. Perlahan tangan ku terjulur sempurna pada wajahnya, mengelus lembut permukaan kulitnya sebelum jari-jari ku menarik dagunya dan mendaratkan kembali bibir itu pada bibir ku.

 

“touch me!”

 

 

THE END.

 

 

Ige mwoya?????????????

 

Ini cerita apa? Ini cerita apa? Ini cerita apa???????

Kenapa isi ini ff hampir setengahnya jadi mesum gini???!!

Huweeeeeeeeeeeeeeeeeee *ambil wudhu’ sholat tobat*

 

Belum lagi adegan-adegan romantis yang sangat MENJIJIKKAN disini, ini semua bukan aku aku bangaet!!! Malah disini aku terkesan frontal lagi!!! *cho kyuhyun… kau menyesatkan!!!”

 

Ini tuh awalnya ff buat menghibur si ophy yg lg stres, tapi siapnya kelamaan. Hehehe tapi gk papa dehh mungkin kalau si ophy bc ini ff pas lagi stres, itu stresnya pasti lebih parah! Kekkekkkekk

 

Banyak adegan disini yang aku buat karena terinpirasi beberapa adegan dari film2 atau drama2 yang udah pernah aku tonton. Hehehehe jadi kalau ada yang ngerasa mirip2 harap di maklumi yahhh.

 

Okelah…. See you next fanfiction yahhhh

 

Pai.. paiii

 

With love

 

Lee minho wife’s

179 thoughts on “(squel SNC) honeymoon

  1. Kirain kyuhyun bakal bener2 balik ke seoul dan ninggalin je wo, tp ternyata enggak. Syukurdeh🙂
    Kyuhyun beruntung tuh punya istri kayak je wo. Tetep bertahan walau udah sering disakitin, pemaaf pula.
    Love couple ini deh.

  2. Cho kyuhyuunnnnn,,,jinjaaa pa yg kau lakukannn,,,knpp msihh sempet” nya mkirin victoria hah,,,dsarrr menyebalkann kaun kyuu,,,kciann je wo kn,,,

    Authorr ne pling bisaa bkinn pembaca pda greget ma karakterr kyuu,,,

  3. kyu!! knp masih hrs mikirin victoria?? udh sih tinggalin aja.. bikin jewo sakit hati tau.. untung aja ga jadi pergi, coba klo pergi?? hhahh..

  4. baca ini aku benar2 merasakan feelnya.. emosi dan kemarahan Je wo serta ketidak berdayaan Kyuhyun menghadapi dilema dr 2 wanita yang ada dalam hidupnya…
    tapi selalu ketidakberdayaan itu membawanya kembali bermuara pada sosok wanita yang dicintainya….
    tentu akan menyakitkan bila kita sedang berbulan madu namun pasangan kita masih memikirkan orang lain…
    seperti tidak dianggap gitu,,, heheheheh

  5. siapa yg ga sedih klo suami msh mikirin prempuan lain saat honeymoon lg😦
    kyuhyun,,,kyuhyun, ckckckckck….
    untung je wo cinta bgt sma kyuhyun jd mdh dimaafin,,,

  6. daebak bnget ngeliat keromantisan mereka jarang jarang ngeliat mreka akur dan romantis gtu.. tpi klo aku boleh jujur lbih suka karakter asli mreka yg sering berantem tpi itulah cara mreka mnunjukkan perasaannya masing”.. dan sempet mewek jga wktu kyuhyun mlah mau pulang gara” qian skit.. nyesek bnget jdi jewo ngeliat suaminya sndiri lbih milih mnemani qian skit di acara honeymoon mreka.. tpi untungna endingnya sweet bnget.

  7. Awalnya udh seneng mereka baikan. Tapi kesel knp Kyu masih mikirin yg lain. Iya sih merasa bersalah, tapi ya. Ah gitulah. Untungnya mereka udh baikan lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s