STILL LOVE ME

 

 

 

 

WARNING  banyak TYPO  yang bertebaran!!!

 

 

AUTHOR POV

 

Seorang yeoja berjalan mondar-mandir di depan sebuah ruangan menunggu seseorang yang penting,di dalam ruangan itu sudah banyak para pebisnis yang terlihat menunggu kehadiran orang itu.

 

“jinja~  kemana si bodoh itu?!  Kenapa sampai sekarang dia belum datang juga?!”  yeoja itu mencoba menelfon seseorang dari tadi,namun tidak ada satu panggilan pun yang berhasil terjawab.

“kim eunmi!”  panggilan seseorang dari ujung koridor kantor itu terdengar oleh yeoja yang bernama kim eunmi ini,seorang namja berlari tergesa-gesa kearahnya.  “mereka masih di dalam kan?”  namja itu bertanya sambil mengatur nafasnya yang terlihat tidak beraturan,eunmi menatap namja itu kesal  “kau mau aku mati ketakutan lee hyukjae?!  Dari mana saja kau hah?!  Sudah aku katakan kalau kita ada rapat jam 2 siang ini,tapi ini sudah jam 2.30,kau mau proyek ini batal dan kita dimarahi oleh appa hah?!”  eunmi terus mengeluarkan protesnya pada namja yang ada di hadapannya saat ini.

 

“ haishh,salah kau sendiri kenapa tidak mau menemani ku makan siang,aku jadi lupa kalau hari ini kita ada meeting penting “  balas hyukjae yang tidak terima disalah kan,eunmi menggembungkan kedua pipi nya kesal,  “ cihh, kenapa kau jadi menyalahkan ku?! Dasar monyet jelek! “    hyukjae  mendelik ngeri pada eunmi.

 

“ck,sudahlah,lebih baik sekarang kau segera masuk ke dalam,aku rasa mereka sudah mulai bosan menunggu direktur lamban seperti mu“  hyukjae mendesis pelan  “araseo!”  hyukjae menghela nafas sebentar sebelum menarik knop pintu yang ada di depan nya.

 

“chakkaman!”  panggil eunmi sebelum namja itu membuka pintu,eunmi mendekat pada hyukjae dan menarik bahu namja itu agar berhadapan dengannya,dengan cekatan ia merapikan rambut hyukjae yang sedikit berantakan akibat berlari-lari tadi,ia juga tidak lupa menyeka keringat namja yang sudah 6 bulan ini menjadi namjachingu nya.

 

Hyukjae tersenyum manis menatap eunmi yang dengan serius merapikan pakaian yang ia kenakan,  “kau manis sekali chagi~”  goda hyukjae pada eunmi yang seketika memberikan tatapan mematikan pada dirinya.

 

“jangan mengatakan kata-kata menjijikkan seperti itu lee hyukjae! Kau ingin melihat ku muntah hah?”  hyukjae terkekeh pelan mendengarnya,  “ ka~ masuklah! Sekarang kau sudah rapi,jangan sampai membuat masalah di dalam,araseo”  eunmi mengacungkan jari telunjuk nya di depan wajah hyukjae.

 

“kau tenang saja,proyek ini pasti akan disetujui oleh mereka,mau taruhan dengan ku?”  hyukjae menaik turunkan alisnya mencoba menantang eunmi.

 

“taruhan?  Apa?”  tantang eunmi pada nya,hyukjae tersenyum smirk pada eunmi,memajukan kepalanya kedepan wajah yeoja itu,  “panggil aku oppa jika aku berhasil”  ucap nya,eunmi terkekeh pelan sambil memalingkan wajah nya kesamping,berusaha menyelamatkan detak jantungnya yang menggila,  “lalu jika kau tidak berhasil bagaimana?”  kini giliran eunmi yang tersenyum smirk pada hyukjae  “aku turuti semua kemauan mu sehari penuh”

 

 

 

KIM EUNMI POV

 

Ku lirik pintu yang sudah terbuka itu dari arah meja kerja ku,meja yang selama setahun ini sudah aku tempati sebagai serketaris pribadi lee hyukjae,dan selama setahun ini juga aku sudah menjadi tunangan nya.

 

Hyukjae berjabat tangan dengan orang-orang penting itu sambil tersenyum sumringah,aku bisa menebak kalau dia berhasil,ck!  Itu berarti aku kalah dari nya? Dan memanggil dia oppa?  Yang benar saja?

 

“otte?”  tanya ku saat menghampirinya,dia tersenyum menjijik kan pada ku,haishh aku benci harus kalah darinya,  “sudah aku katakan,aku pasti menang eunmi-a”  tidak! Sampai mati pun aku tidak akan mau memanggilnya oppa,  “jinja? Woahh chukkae! Emm aku masih ada urusan hyuk,jadi aku pergi dulu  annyeong..” belum sempat aku melangkahkan kaki ku meninggalkan nya,namja ini sudah menahan ku lebih dulu.

 

“jangan coba-coba melarikan diri kim eunmi”   ucap nya  sambil menatap ku aneh,  “wae?  Kau mau apa?”  tanyaku pura-pura tak tau,dia berdecak kesal dan memelototi ku,  “taruhan kita! aku yang menang”  dia sedikit menahan emosi saat mengatakannya,  “lalu?”  tanya ku polos,bisa kulihat dia mengeram frustasi,  “oppa!  Panggil aku oppa!”

 

“shireo!”

“wae?!  Kau sudah berjanji kim eunmi jangan mengelak lagi”

“tapi panggilan itu sangat menjijik kan”

“tapi kau selalu memanggil donghae seperti itu,aku itu lebih tua dari nya jadi panggil aku oppa”

 

Ya,benar  diantara mereka semua kau lah yang paling tua,namun kau juga yang paling kekanakan,bahkan lebih kekanakan dari si bocah setan itu,  “eunmi-a!”  panggil nya lagi,  “haishhh ara!”  wajah nya berubah sumringah seketika,ck menyebalkan sekali,  “o-op,op”  huwaaa bagaimana cara mengatakan nya???

 

“op-op”  bisa kulihat wajahnya sudah tidak sabar menunggu ku memanggil nya oppa, “haishh aku tidak bisa!!”  teriak ku padanya,  “wae?!  Aku tidak peduli  cepat katakan”  ck!  Tidak ada cara lain,dengan cepat kutarik kerah kemeja yang di pakai nya dan dengan cepat pula kusapukan bibirku singkat di atas bibirnya.

 

Wajah nya memerah sekaligus melongo,aku terkikik pelan melihat nya,ku dekatkan bibir ku ke telinganya dan berbisik  “dari pada memanggil mu seperti itu! aku lebih suka mengatakan ini padamu tuan lee, saranghae~”

 

 

 

AUTHOR POV

 

Hyukjae sedang berada di supermarket untuk menemani eunmi berbelanja,sesekali mulutnya menggerutu kesal karena kelelahan mengikuti yeoja iu,  “ck! Palliwa~  kaki ku sudah pegal sekali eunmi-a”  rengeknya,eunmi berbalik dan menatapnya malas,  “ck!  Kau sendiri taukan kalau omma menuliskan banyak sekali barang yang harus di beli,jadi jangan merengek seperti itu”  bibir hyukjae mengerucut sempurna dan mendengus kesal  “ne! dan kau menyuruhku membawa semua belanjaan ini,kau tau!  Ini sangat berat”  kekehan eunmi menambah dengusan kesal dari mulut hyukjae,sudah satu setengah jam ia menemani eunmi berbelanja,dan selama itu pula ia membawa semua belanjaan.

 

“ara!  Kau tunggu aku disana saja”  tunjuk eunmi pada suatu tempat,  “masih ada beberapa barang yang harus aku beli,setelah itu aku akan menemui mu”  hyukjae tersenyum manis dan mengangguk mantap,kemudian pergi ketempat yang di tunjuk oleh eunmi tadi.

 

Sebuah tepukan pelan dirasakan hyukjae di bahunya,ia menolehkan kepalanya kebelakang dan mendapati seorang yeoja tersenyum manis padanya.

 

“park minji”  gumam nya pelan,yeoja itu mengangguk sekali sambil tetap tersenyum,mata hyukjae beralih kebawah menatap seorang bocah yang menggenggam erat tangan yeoja itu,  “ini?”  tanya hyukjae.

 

“anak ku oppa!”

 

DEG

 

Debaran itu kembali dirasakan oleh nya,debaran yang sama seperti 4 tahun lalu.

 

 

 

LEE HYUKJAE POV

 

“k-kau sudah memiliki anak?”  tanya ku canggung,aku tau kalau minji sudah menikah,namun aku tidak tau kalau yeoja ini sudah memiliki anak.

 

“ne oppa!  Umurnya sudah 3 tahun”  aku mengangguk sekali dan berjongkok di depan bocah itu,  “annyeong….”

 

“annyeong ahjussi..”  sapa anak itu pada ku,manis sekali,senyum nya sama dengan omma nya.

 

“nama mu siapa?”

“choi minho”

Perasaan ku kembali memburuk mendengar nama marga anak ini,choi? choi siwon? namja yang sudah merebut minji dari ku,bukan merebut juga,hanya saja aku sangat mencintai minji saat itu dan belum sempat menyatakannya,dan semua itu menjadi berantakan saat choi siwon melamar minji.

 

“oppa~”  aku menoleh pada minji dan kembali berdiri.

“kau sedang apa disini?  Belanjaan mu juga banyak sekali?”

Aku menggaruk tengkuk ku canggung,bingung harus mengatakan apa,  “eoh,ini,aku menemani omma berbelanja, kau sendiri?”

 

“aku sedang membeli keperluan minho oppa”

“sendiri?  Mana suami mu?”

 

Apa aku salah bicara?  Kenapa wajah minji berubah sedih seperti itu?

“minji-a,  gwencanha?”  tanya ku hati-hati.

“aku sudah bercerai dari nya oppa”

 

 

 

AUTHOR POV

 

Hyukjae mengaduk makanan yang ada di hadapannya dengan tidak bersemangat,pikiran nya masih melayang pada percakapannya dengan minji tadi,  “kau kenapa?!  Sakit?”  tanya donghae yang melihat dirinya tidak bersemangat seperti itu,dia hanya menggeleng dan mendorong piring nya.

 

“aku sudah kenyang,maaf aku kekamar duluan”  ucap nya kemudian meninggal kan meja makan,semua mata kini menatap eunmi  “wae?  Kenapa melihat ku seperti itu?”  tanya eunmi yang risih di tatap oleh yang lain,  “kalian sedang bertengkar nuna?”  tanya kyuhyun, eunmi menggeleng  “lalu dia kenapa?”  tanya heechul  “molla!  Tadi sehabis berbelanja dia sudah seperti itu,mungkin kelelahan omma”  jawab eunmi seadanya,sebenar nya dia juga tidak kalah bingung dengan yang lain melihat perubahan sikap hyukjae yang tiba-tiba.

 

 

 

 

KIM EUNMI POV

 

“gwencanha?”  tanya eunmi saat memasuki kamar hyukjae,hyukjae hanya tersenyum tipis sambil mengangguk,  “aku hanya lelah, butuh istirahat”  eunmi mengangguk dan beranjak pergi,namun hyukjae menahan tangan nya.

 

“mau kemana?”

“kau bilang butuh istarahat jadi aku keluar saja,istirahat lah”

Hyukjae menarik tangan eunmi sampai ia kembali duduk di samping nya dan memeluk tubuh kecil yeoja itu,  “yak,kau kenapa?”  eunmi merasa heran dengan perlakuan hyukjae seperti ini,  “anni,hanya ingin memelukmu”  bibir eunmi melengkung sempurna membentuk senyuman,dibalas nya pelukan hyukjae lembut,  “kau pasti kelelahan karena menemani ku belanja hari ini,istirahatlah”

 

 

 

LEE HYUKJAE POV

 

DRRTT DRRTT DRRTT

 

From : kim eunmi

 

Mianhae hyuk..

Siang ini aku tidak bisa menemani mu makan siang,

Tadi nara memaksa ku menemani nya makan siang,

Dia sedang bertengkar dengan kibum.

 

Mianhae~

 

 

“ck,lee nara!  Kenapa harus eunmi yang kau paksa hah?!  Aku kan jadi tidak punya teman untuk makan siang”  hahhh menyebalkan sekali memiliki adik seperti dia.

 

Tiba-tiba pikiran ku melayang pada kejadian kemarin,saat aku kembali bertemu dengan minji,yah aku sidikit syok saat mendengar ia sudah bercerai dengan siwon,padahal umurnya masih sangat muda,dan bahkan ia sudah memiliki anak?

 

Tega sekali namja berengsek itu,kalau tau seperti ini aku tidak akan merelakan minji begitu saja pada nya.

 

“eh?  Bagaimana kalau aku mengajak minji makan siang bersama?”

 

 

 

 

@ CAFFE

 

 

“mianhae,merepotkan mu minji-a”  ucap ku pada nya.

“gwencanha oppa,minho juga terus merengek pada ku untuk bertemu dengan mu,ck,seperti nya dia menyukai mu oppa”  aku terkekeh pelan dan mengambil minho dari gendongannya.

 

“kau merindukan ahjussi?”  ia mengangguk polos pada ku,ku kecup singkat pipi nya,  “ahjussi,aku ingin makan eskrim”  ucap nya sambil menunjuk seorang anak yang tengah memakan eskrim.

 

“kau ingin makan eskrim?  Kalau begitu,kajja!  Kita makan eskrim”  ajak ku,minho mengangguk berkali-kali,hahahaha lucu sekali bocah ini,  “oppa,bukan nya kau belum makan siang?  Kau makan siang saja dulu”  tegur minji pada ku,  “gwencanha”   yeoja ini tidak berubah,dari dulu sampai sekarang selalu perhatian pada ku,mungkin ini yang membuat ku salah paham dulu,aku jadi mengira kalau dia mencintai ku juga.

 

 

 

“minho, makan nya pelan-pelan sayang,lihat baju mu jadi kotor kan?”  minho merengut mendengar omelan minji,  “ck! Omma berhenti mengomeliku”  kini giliran minji yang merengut,  “hahahaha  kau ini,masa di bantah anak mu sendiri saja kau jadi cemberut”

 

“dia ini bandel sekali oppa,selalu membantah apa yang aku katakan”   entah apa yang ada di pikiran ku,tiba-tiba tangan ku meluncur begitu saja mengusap lembut kepala nya,  “oppa”  gumam nya pelan, aku yang tersadar cepat-cepat menarik kembali tangan ku,  “mianhae..”

 

 

 

AUTHOR POV

 

Semenjak kejadian itu,hyukjae semakin hari semakin dekat dengan minji dan anak nya,bahkan setiap pagi jadwalnya pergi kekantor bersama eunmi telah berubah menjadi mengantar minho ke sekolah ‘playgroup’  hyukjae selalu beralasan pada eunmi kalau ia harus pergi pagi karena ada urusan penting.

 

Begitu juga tiap jam makan siang yang selalu ia gunakan untuk makan bersama minji dan minho.

 

“omma! hyukjae sudah pergi duluan lagi?”  tanya eunmi pada heechul yang mendapat anggukan dari nya,  “memangnya hyukjae hyung mau kemana nuna?  Aku perhatikan setiap pagi ia selalu pergi terburu-buru”  eunmi juga bingung mau menjawab apa,jika ia bilang ada urusan pekerjaan,pasti hanggeng dan donghae tau kalau hyukjae berbohong karena saat ini tidak ada pekerjaan kantor yang mengharus kan hyukjae pergi sepagi itu.

 

“ne eunmi-a,kau bertengkar lagi dengan hyukjae oppa?”  eunmi mendesah berat dan menatap nara malas,  “kenapa kau selalu merasa kalau aku bertengkar dengan nya hah?  Aku baik-baik saja dengan nya! dia hanya ada urusan penting”

 

“urusan apa?  Setau appa di kantor tidak terlalu banyak masalah saat ini,iya kan donghae-a?”  donghae mengiya kan ucapan appa nya dan lagi-lagi eunmi harus memutar otak nya untuk mencari alasan,  “ada sedikit urusan pribadi appa,gwencanha”

 

“benar,tidak ada masalah?”  tanya heechul memastikan,eunmi mengangguk mantap,meyakin kan pada omma nya kalau semua memang baik-baik saja.

 

 

 

KIM EUNMI POV

 

aku melirik jam yang bertengger di meja kerja ku berulang-ulang,menunggu jarum jam itu bergerak menuju angka 12 tepat.

 

“kali ini aku tidak boleh gagal lagi,lee hyukjae harus makan siang dengan ku”  gumam ku sendiri,ku lirik sekali lagi jam itu dan tepat sekali kini sudah tepat jam 12,aku buru-buru pergi ke ruangan nya.

 

Baru saja aku masuk keruangan nya,aku sudah melihat dia sedang bersiap-siap pergi,  “eoh,eunmi-a?”  aku berjalan mendekati nya  “kau mau pergi?”  ia mengangguk,  “aku,emm aku mau mengajak mu makan siang bersama”  ajak ku,dia menggaruk belakang kepala nya,bisa kutebak kalau saat ini pasti dia tidak bisa.

 

“mianhae eunmi-a,aku,emm aku tidak bisa,ada sedikit pekerjaan yang harus aku lakukan”  ucap nya merasa bersalah,benar kan dugaan ku,tapi ya sudah lah tidak mungkin kan aku memaksa nya,  “eoh,gwencanha pergilah”  aku tersenyum pada nya,senyuman yang mati-matian ku paksa,ia mengacak pelan rambut ku dan melangkah pergi menarik knop pintu itu dan beranjak keluar.

 

“lee hyukjae!”

“ne?”

Kutatap dalam wajah nya,memuaskan diriku yang sudah mulai kehilangan banyak waktu untuk melihat wajahnya.

 

“wae?”  tanya nya saat tidak mendengar apapun dari ku,aku kembali tersenyum   “anni,hanya memanggil mu saja”

 

“ck!  Kau ini,aku pergi”

 

Aku menatap punggung nya yang mulai minghilang seiring tertutup nya pintu itu.

 

“bogoshippo”  gumam ku lirih.

Entahlah,saat ini aku benar-benar merindukannya,sudah hampir seminggu ini dia terlalu sibuk,entah apa kesibukannya dan aku tau kalau itu tidak ada hubungannya dengan pekerjaan,aku ingin sekali menanyakan itu pada nya,namun selalu tidak ada kesempatan.

 

Setiap pagi aku tidak pernah lagi pergi kekantor bersama dengan nya,makan siang  bahkan pulang dari kantor pun hanya sempat beberapa kali saja bersama.

 

“ck,sudahlah mungkin dia memang sedang sibuk”  ucap ku meyakinkan diri,ku tolehkan kepala ku ke meja kerja nya,dan mendapati meja kerja yang sudah sangat berantakan,  “kenapa berantakan sekali?”  baiklah,aku ini kan calon istri yang baik,jadi apa salah nya sesekali memberesi meja kerja monyet jelek ini?

 

Banyak sekali kertas-kertas yang bertebaran di atas meja nya,saat aku ingin menyatukan kertas-kertas itu,tidak sengaja aku menemukan selembar foto.

“foto apa ini?”  ku ambil foto itu.

 

Tangan ku sedikit bergetar saat melihatnya,foto hyukjae bersama seorang yeoja dan seorang anak laki-laki,  “siapa mereka? Kenapa fotonya seperti sebuah foto keluarga?”  entah kenapa perasaan tidak enak menyelimuti ku.

 

 

LEE HYUKJAE POV

 

Malam ini aku pulang larut lagi,entah kenapa setiap pulang kantor  aku sudah terbiasa pergi kerumah minji dan menghabiskan sedikit waktu dengan minho,jujur saja! Aku sangat menyayangi anak itu,dan minji?  Entahlah, perasaan ku dulu padanya  seperti kembali lagi,aku kasihan dan merasa tak tega melihat nya sekarang,maka dari itu aku selalu berusaha berada di samping nya.

 

Ku langkahkan kaki ku ke dalam rumah,dan mata ku menatap eunmi yang sepertinya menunggu aku pulang,padahal saat ini semua lampu sudah mati,namun yeoja itu masih duduk meringkuk di sofa,ku tatapi punggung nya dari sini,yatuhan!  Sepertinya akhir-akhir ini aku melupakan nya,ck! Lee hyukjae paboya.

 

“hei,kenapa masih disini?  Sudah malam”  tegur ku pada nya,aku duduk disamping nya,walau pun suasana sudah gelap,aku dapat melihat matanya yang sudah memerah menahan kantuk,  “eung?  Aku menunggu mu”  ucap nya,ck! Aku benar-benar merasa bersalah padanya,  “ini sudah malam,ayo tidur”  kutarik lembut tangan nya,namun ia menahan nya.

 

“wae?”

“kau sedang menjauhi ku ya?”  hatiku mencelos mendengar nya bertanya seperti itu,sejahat itukah aku pada nya?  Menjauhi nya?  Bukan,aku bukan menjauhinya,tapi aku bahkan melupakan nya kahir-akhir ini.

 

“hehehe gwencanha,aku hanya bercanda,kau pasti lelah,aku buat kan teh untuk mu”  aku tau saat ini ia memaksakan diri tersenyum pada ku,kim eunmi! Mianhe.

 

Ku hampiri ia yang sedang sibuk membuatkan minuman untuk ku,ku peluk tubuh nya dari belakang,melingkarkan tangan ku di pinggang nya,  “yak,waeo?”  tanya nya yang sedikit terkejut.

 

Aku tidak menjawab nya,ku benamkan kepala ku di lekukan leher

nya,menghirup aroma tubuh nya yang mulai aku lupakan kahir-akhir ini.

 

“saranghae~”  bisik ku lembut.

 

Saat ini ia menghentikan semua kegiatan nya yang tadi,tangan nya menyentuh lembut tangan ku yang melingkar sempurna di pinggangnya,mengelus nya sesekali.

 

“apapun yang terjadi,percayalah kalau aku selalu mencintai mu”  bisik ku lagi.

 

 

 

 

KIM EUNMI POV

 

Entah sudah keberapa kalinya siang ini ia tidak bisa menemani ku makan siang, padahal setelah malam itu aku pikir semua nya akan kembali seperti biasa,ternyata tidak.

 

“ck! Bosaaannnn”

Ku raih ponsel ku yang dari tadi tergeletak diatas meja.

“yeobseo!  Lee nara,ayo makan siang dengan ku”

 

 

 

AUTHOR POV

 

“kenapa mengajak ku makan siang?  Memangnya hyukjae oppa kemana?”  eunmi tidak menjawab satu pertanyaan pun dari nara,hari ini mood nya sudah masuk stadium akut,dan ini gara-gara lee hyukjae.

 

“yakk kenapa diam saja?  Jangan-jangan dugaan ku benar,kau sedang bertengkar dengannya kan?”  eunmi melirik kesal pada bocah itu,  “jangan banyak bertanya,aku sedang malas bicara saat ini”

 

 

“tunggu disini,aku parkir mobil sebentar”  perintah nara ini pada nya, eunmi hanya mengangguk malas.

 

Saat sedang menunggu,matanya menangkap seseorang yang sangat ia kenali,dan  yang lebih mengejutkan lagi,ia tidak sendiri saat itu,tapi dengan seorang yeoja dan seorang anak kecil.

 

“itu.. hyukjae?  Dan mereka? Foto itu?”  tanpa di perintah kaki nya bergerak begitu saja mengikuti kemana mereka pergi.

 

Mereka masuk kesebuah caffe,dan duduk di sebuah meja,eunmi ikut duduk di belakang meja mereka,hanya ada didnding pendek yang menyekat antara mejanya dan meja mereka,ini memudah kan nya mendengar semua percakapan mereka.

 

“kau mau pesan apa nona?” tanya seorang pelayan pada nya,eunmi sempat terkejut karena takut hyukjae menyadari keberadaan nya,di pesan nya saja minuman dingin pada pelayan itu agar pelayan itu cepat pergi.

 

“kau mau makan apa minji-a?”  suara hyukjae terdengar oleh eunmi,ia kembali memusatkan telinga nya pada arah belakang.

 

“oppa dan minho saja yang makan,aku sedang tidak berselera saat ini”

“wae? Tidak boleh begitu,kau bisa sakit,harus makan ara?”

 

Eunmi mengepal kuat kedua tangannya,merasa marah karena hyukjae sangat perhatian pada yeoja itu, “ahjussi,tadi malam omma menangis”  celoteh minho.

 

“wae? Kau menangis?”

“anni oppa,gwencanha”

“minji-a,katakan pada ku,ada apa? Jangan seperti ini”

 

Suara isakan tangis minji terdengar oleh eunmi,masih banyak pertanyaan yang berputar di kepala nya, kenapa hyukjae sangat perhatian pada yeoja itu?  Lalu anak itu? Apa hubungan hyukjae dengan mereka?

 

“aku.. aku sedih memikirkan nasib minho oppa”  lirih minji.

“wae?” tanya hyukjae sambil mengambil minho dari gendongan minji.

“kemarin ia menangis karena ledekan teman nya, minho menagis karena merasa tidak memiliki appa”

 

“kau tidak usah bersedih seperti itu,semua akan baik-baik saja,tenanglah”  ujar hyukjae menenagkan.

 

“ini minuman mu nona”  eunmi mengambil gelas itu cepat dan menyuruh pelayan itu pergi,telinganya kembali berpusat pada suara yang ada di belakangnya.

 

“aku tidak bisa tenang oppa,bagaimana kalau minho tidak bisa memiliki appa lagi?  Kau tau kan kalau sekarang aku sudah menjadi janda?  Aku tidak mungkin bisa mendapatkan pasangan hidup lagi oppa.. tidak bisa,  tidak akan ada yang mau pada ku”

 

“apa kau bodoh?  Siapa bilang tidak ada yang mau dengan mu? Siapa?  Dengar park minji! jika tidak ada yang mau menjadi suami dan appa untuk mu dan minho,maka aku yang akan menjadi suami mu sekaligus appa untuk minho”

 

PRANNKKK

 

Gelas yang di pegang eunmi terjatuh begitu saja saat kalimat itu meluncur sempurna dari mulut hyukjae,semua mata yang ada di caffe itu kini menatap nya,bahkan seorang pelayan sudah mendatangi eunmi.

 

“nona? Gwencanha?”

Eunmi hanya bisa diam,bingung dan serasa pikirannya kosong,ia berdiri dan menatap bingung sekelilingnya,hyukjae yang menyadari ada keributan di belakang meja nya berdiri mencari tau apa yang terjadi.

“eunmi-a?”  gumam nya lirih,dan dapat di dengar oleh eunmi,eunmi melihat hyukjae berdiri menggendong seorang anak laki-laki dan berdiri di samping seorang yeoja yang sama dengan foto yang ia temukan beberapa hari yang lalu.

 

“eunmi-a”  panggil hyukjae lagi,eunmi manggeleng pelan. matanya tak dapat membendung air matanya lagi, ia segera berlari meninggal kan caffe,  “kim eunmi!!!!”  panggil hyukjae kuat,kali ini hyukjae yakin kalau yeoja itu sudah mendengar semua percakapan nya tadi.

 

“oppa,dia siapa?”  tanya minji bingung.

“dia,tunangan ku”  jawab hyukjae lirih sambil menatap kosong kedepan,setelah itu ia tersadar dan dengan cepat menyerahkan minho pada minji,  “mianhe minji-a,aku harus menyusul nya,nanti aku menghubungi mu lagi”

 

Hyukjae pergi berlari keluar dari caffe berniat mengejar eunmi,dan saat itu ia bertemu dengan nara yang terlihat kebingungan.

 

“oppa! kau? Sedang apa disini?”

“kau melihat eunmi, nara-a?”

“ne! tadi dia keluar dari caffe sambil menagis,aku tanya kenapa dia tidak menjawab dan malah pergi”

 

 

KIM EUNMI POV

 

Aku berjalan tak tentu arah saat ini,tidak peduli berapa sorot mata yang memperhatikan ku yang sedang menangis,lee hyukjae!  Seperti itu kah kau selama ini?

 

Aku selalu berusaha mengerti kalau kau sibuk karena pekerjaan,tapi nyatanya?  Kau benar-benar telah membuat aku kecewa hyukjae-a?  apa artinya aku selama ini bagimu?  Dengan gampangnya kau mengatakan mau menikahi yeoja itu dan siap menjadi appa dari anak nya?

 

“kenapa seperti ini?”  isak ku yang sudah terduduk di pinggir jalan,entahlah  semua ini benar-benar membuat ku sesak,aku ingin menjerit tapi tidak bisa, ya tuhan!  Apa salah ku?  Kenapa aku harus hidup seperti ini?

 

“eunmi-a?”  panggil seseorang yang sudah berdiri di depan ku,aku mendongak kan kepala ku dan mendapati hyeri eonni yang menatap ku bingung.

 

“eonni….”  Kurasakan hyeri eonni memeluk tubuh ku erat,HANGAT

Itulah yang kurasakan,mungkin aku bisa mendapat sedikit ketenangan darinya.

 

 

 

AUTHOR POV

 

“mungkin kau salah dengar eunmi-a,aku tau hyukjae sangat mencintai mu”  komentar hyeri setelah mendengar erita dari eunmi,eunmi menggeleng kuat sambil menyeka air matanya,  “annio,aku tidak salah dengar,itu benar eonni, dia sudah mulai berubah beberapa hari belakangan ini,dan sekarang aku sudah tau penyebabnya eonni, dia.. dia “  eunmi kembali terisak,merasa tak sanggup menerusakan ucapannya,hyeri mengusap lembut punggung eunmi,mencoba menenangkan yeoja itu.

 

“dia mencintai yeoja itu”  eunmi kembali menagis sejadi-jadinya.

 

Mungkin dulu,saat ia belum sepenuhnya mencintai namja itu,ia tidak akan sesedih ini,tapi!  Sekarang,di saat ia sudah menyerah kan seluruh hati nya pada lee hyukjae,ia harus menerima kenyataan pahit kalau hyukjae mencintai orang lain.

 

“jangan cepat mengambil kesimpulan eunmi-a,saat ini kau sedang emosi,tenangkan dulu dirimu,arachi?”  hyeri memeluk tubuh eunmi yang bergetar karena menagis.

 

“eonni!”

“hem?”

“jangan katakan pada siapapun kalau aku berada disini?”

 

Hyeri melepaskan pelukannya dan menatap eunmi bingung.

“wae? Kau tidak berniat melarikan diri dari rumah kan?”

Eunmi menggeleng.

 

“aku hanya ingin menenangkan diri,boleh kan?”

 

 

 

LEE HYUKJAE POV

 

Aku sudah hampir gila mencari yeoja itu kemana-mana,namun aku tidak menemukan nya,ponselnya tidak aktif,menambah kecemasan ku.

 

Aku kembali mengingat wajah nya saat di caffe tadi,aku tau dia sangat sedih dan kecewa,ya tuhan! Kenapa aku harus seperti ini?  Kenapa aku harus mengecewakan nya?!  Tapi aku tidak bisa membohongi perasaan ku,jujur saja,ucapan ku pada minji tadi siang itu tidak main-main,dan sekarang aku benar-benar bingung harus berbuat apa.

 

 

“bagaimana?  Kau sudah menemukan eunmi?”  tanya omma pada ku,aku tau saat ini mereka semua sudah mengetahui masalah ku dan eunmi.

 

“belum omma”  jawab ku lesu,omma menatap ku tajam.

“sebenar nya kalian kenapa?!  Bagaimana bisa eunmi sampai tidak pulang seperti ini?”

 

Aku menghela nafas berat,  “mianhae omma,tapi aku mohon untuk kali ini biar aku saja yang menyelesaikan masalah ku”  aku langsung meninggal kan mereka dan masuk kekamar ku.

 

 

AUTHOR POV

 

Suasana kediaman lee pagi ini terlihat tak bersemangat,hyukjae pagi-pagi sekali sudah pergi untuk menemui minji sekaligus mencari eunmi, heechul terus menerus mengomel karena eunmi belum juga pulang.

 

“sudah lah omma..  bukan nya kata hyukjae hyung dia sendiri yang akan menyelesaikan masalah nya, jadi kau tidak usah mencemaskannya lagi”

Komentar kyuhyun.

 

“tapi aku yakin kalau kali ini masalahnya sudah serius,eunmi tidak akan ungkin pergi dari rumah kalau tidak ada masalah dengan hyukjae”

 

“ne! tapi mau bagaimana lagi?  Hyukjae sudah dewasa,dia ingin menyelesaikan masalahnya sendiri kali ini.  kita biarkan saja dulu”  bujuk hangeng pada istrinya.

 

 

KIM EUNMI POV

 

Aku menatap nanar jendela kamar ini,3 hari sudah aku menyembunyikan diri di sini,dan 3 hari itu pula aku tidak menatap wajahnya,wajah yang selalu bisa membuat aku bersemangat,wajah yang selalu bisa membuat aku kesal,marah,tertawa,tanpa ku sadari air mata ku kembali menetes, entah untuk keberapa kali nya aku menangis.

 

“hyukjae-a?  ottokaeh?  Aku tidak bisa berhenti menangis”  gumam ku pelan,aku teringat masa lalu,setiap kali aku menangis,pasti hyukjae yang selalu menghapus air mata ku,tapi sekarang tidak lagi,tidak ada lagi lee hyukjae yang selalu ada di samping ku.

 

 

LEE DONGHAE POV

 

Aku pulang dengan langkah malas,dan mendapati hyukjae tengah berseteru denga kyuhyun di ruang tengah.

 

“memangnya yang aku katakan salah? Tidak kan?  Memang kau kan yang berselingkuh di belakang nya?!  Lalu untuk apa kau memasang tampang menyedihkan seperti itu lee hyukjae?”  ucap kyuhyun menantang hyukjae, tunggu! Dari mana kyuhyun tau? Setau ku,hanya aku yang di beritau hyeri tentang masalah ini?

 

“jangan merasa kau yang paling tau cho kyuhyun!”  bentak hyukjae pada kyuhyun,ku lihat nara berusaha menengahi mereka.

 

“hentikan kyu!  Jangan memperkeruh masalah!” nara menarik kyuhyun menjauh namun kyuhyun menepis tangan nara.

 

“siapa yang memperkeruh masalah nuna?!  Kau tau?  Aku tadi siang melihat nya jalan bersama seorang yeoja,dan lebih parahnya lagi yeoja itu sudah memiliki anak”  cecar kyuhyun,astaga!  Tidak kusangka anak ini mengetahuinya juga.

 

“tutup mulut mu cho kyuhyun!!!”  hyukjae menarik kerah baju kyuhyun.

“yak yak yak berhenti”  teriak ku dan mendekati mereka.

“kau ini kenapa hah?! Mau memukul nya?!”  hyukjae mendengus kesal dan melepaskan kyuhyun dengan kasar.

 

“kalau omma dan appa tau,matilah kalian berdua”  ucap ku pada mereka.

“biar saja hyung,biar omma dan appa tau apa yang sudah di lakukan oleh nya”

Aku menatap kyuhyun tajam,berusaha menyuruhnya diam,kemudian memandang hyukjae.

 

“kau jangan seperti itu hyukjae-a,bagaimana pun itu memang kesalahan mu,kau tau bagaimana keadaan eunmi?  Dia sedih sekali saat ini”  hyukjae menatap ku tajam,eh?  Memangnya aku salah bicara ya?

 

“dari mana kau tau keaadan eunmi donghae-a?”  mata ku membulat menyadari kebodohan ku,astaga!  Hyeri sudah menyuruh ku agar tutup mulut,dasar donghae pabo! matilah kau.

 

“kau tau dimana dia kan?! Cepat katakan pada ku donghae-a”  aku menelan ludah berat,bagaimana ini?

 

“aku sudah hampir gila mencarinya donghae-a,jebal… beritau aku dimana dia sekarang”  aku tau bagaimana keadaan nya saat ini,akhir-akhir ini dia terlihat tidak bersemangat,ck!  Mianhe hyeri-a, aku tidak bisa melihat hyung ku seperti ini.

 

 

AUTHOR POV

 

TING TUNG

 

Hyeri berlari-lari kecil dari ruang tv menuju pintu rumahnya,tadi ia sedang menonton tv dengan eunmi,namun saat pintu sudah terbuka,tenggorokannya seakan tercekat melihat siapa yang ada di depan pintu saat ini.

 

‘lee donghae! Kau benar-benar tidak bisa menjaga rahasia’  gerutunya dalam hati,  “dimana dia hyeri-a?”   tanya hyukjae dengan tampang lelah nya.

 

“nugu oppa?”  tanya hyeri berpura-pura.

“aku tau dia di dalam hyeri-a,aku benar-benar harus bertemu dengan nya”

Hyeri terlihat berpikir sebentar,kemudian menghela nafas,  “ara! Masuklah opa”

 

 

Hyukjae masuk diikuti hyeri dari belakang,tubuhnya menegang saat melihat sosok itu lagi,sosok yang sudah berhari-hari ia rindukan,sosok yang sudah berhari-hari membuat nya gila,langkahnya terhenti begitu saja saat melihat tubuh itu duduk manis menatap layar tv,diamati nya wajah itu dari jauh,wajah yang terlihat pucat,sedikit sembab yang ia tau apa sebabnya.

 

Tiba-tiba wajah itu menoleh pada nya.

“k-kau?” eunmi mengalihkan tatapan nya ke hyeri yang hanya bisa sedikit menyengir pada nya,  “mianhe eunmi-a”  ucap hyeri pelan.

 

Eunmi menatap tajam hyukjae,tatapan nya seakan ingin segera menendang namja itu keluar dari sana,  “aku akan meninggalkan kalian disini”  ucap hyeri.

 

“tidak usah eonni”  potong eunmi sebelum hyeri keluar.

Ia berdiri dan menatap hyukjae angkuh,  “dia tamu mu kan?  Aku saja yang keluar”  eunmi berniat pergi keluar melewati hyukjae yang dari tadi berdiri mematung,namun hyukjae menahan lengan nya saat ia melintas di hadapan namja itu.

 

“aku kesini ingin menemui mu”  ucap hyukjae lirih,dan terkesan memohon.

“lepas!”  eunmi menatap hyukjae tajam,menganggap namja ini manusia yang paling ia hindari di dunia saat ini.

 

“shireo!  jebal eunmi-a,aku akan menjelaskan semuanya”  hyukjae  menatap dalam mata yeoja itu berusaha membujuk nya,namun eunmi malah memalingkan pandangannya keraha lain.

 

“aku bilang lepaskan lee hyukjae! Aku tidak ingin melihat wajah mu,kau benar-benar memuak kan!”  tangan hyukjae mengendur dari lengan eunmi seiring keluarnya kata-kata itu dari mulut eunmi,merasa kalau yeoja itu benar-benar sudah membencinya sampai tahap akhir.

 

“eunmi-a!!  kau tidak boleh seperti itu,bicaralah pada nya”  hyeri langsung meninggal kan keduanya yang masih berdiri berhadapan,eunmi yang tidak memperdulikan hyukjae kembali duduk ketempatnya dan menatap layar tv.

 

Hyukjae mengikutinya,duduk disamping nya.

 

Untuk bebrapa saat tidak ada percakapan yang terjadi di antara mereka.

“mianhe~”  ucap hyukjae membuka percakapan,namun tidak di respon oleh eunmi,karena kesal hyukjae mengambil remot tv itu dan mematikannya,  “apa yang kau lakukan hah?”  teriak eunmi.

 

“aku kesini ingin menjelaskan sesuatu padamu,bukan ingin menyaksikan kau menonton tv,dan mendiami ku seperti ini!”  ucap hyukjae tegas.

 

Eunmi tersenyum sinis padanya,dan mulai fokus pada nya.

“baik,apa yang ingin kau jelas kan?!  Aku akan mendengarkannya sampai selesai!!”  tantang eunmi,hyukjae menelan ludah gugup,kemudian menyandarkan punggungnya pada dinding sofa.

 

“yeoja itu..  namanya park minji”  hyukjae mulai bercerita.

“dia…   cinta pertama ku dulu”  eunmi mengepal kedua tangannya kuat,berusaha menahan air matanya yang mulai membendung.

 

Hyukjae menatap kosong pada layar tv yang sudah mati itu.

“dulu aku sangat mencintainya,tapi tidak sempat menyatakan perasaan ku padanya hingga ada seorang namja yang melamarnya.  aku sangat sedih saat itu,namun aku harus melerakan nya karena ia terlihat sangat bahagia sekali”

 

“sampai aku kembali bertemu dengannya beberapa minggu yang lalu,dia sudah memiliki seorang anak.  namanya choi minho!  Jujur saja,mereka lah penyebab aku menjauh dari mu”  hyukjae memandang eunmi,yang sudah memalingkan wajahnya,berusaha tidak menunjukkan wajahnya yang sudah ingin menangis.

 

“minji sudah bercerai dengan suaminya,dan minho sangat membutuhkan figur sorang ayah “  runtuh sudah pertahanan eunmi yang mati-matian menahan air matanya,kalimat terakhir hyukjae berhasil menjawab semuanya.

 

“kau ingin mengatakan padaku,kalau kau ingin menggantikan posisi mantan suaminya kan lee hyukjae?”  tanya eunmi dengan linangan air mata di kedua pipi nya.

 

Hyukjae mengutuki dirinya yang telah membuat yeoja ini menangis.

 

“eunmi-a”

“kau mencintainya lee hyukjae?!  Kau masih mencintainya kan?!”  hyukjae hanya bisa menunduk,ia tidak bisa membantah dan tidak bisa mengiya kan pertanyaan eunmi,bahakan dirinya saat ini juga sedang bingung.  dia bingung dengan perasaan nya pada minji.

 

“kau tidak pernah mencintai ku hyukjae-a..  tidak pernah”  hati hyukjae mencelos mendengar isakan pilu yeoja itu.

 

“annio! aku mencintaimu eunmi-a.. demi apapun aku mencintaimu mu”  bantah nya,benar!  Dia sangat mencintai yeoja ini,sangat!  Hanya saja saat ini ia sedang bingung menentukan perasaannya.

 

“gotjimal.. gotjimal”  hyukjae berusaha memeluk eunmi,namun di tepis kasar oleh nya.

 

“jebal eunmi-a.. jangan seperti ini! aku mohon”  pinta hyukjae.

Eunmi menggeleng kuat.

 

“pergi!jangan ganggu aku..  aku mohon!”  kali ini hyukjae benar-benar tidak tau harus berbuat apa lagi,dia tau bagaimana keras nya eunmi namun ia juga merasa sangat bersalah pada yeoja itu.

 

“pergilah! Temui yeoja itu,kau ingin hidup bersamanya kan? Pergilah.. aku tidak akan melarang mu.. aku lelah hyukjae-a, sangat lelah!”

 

Isakan eunmi membuat hyukjae merasa sesak,ia tidaak pernah mendengar tangisan seperti ini dari yeoja itu,ia berdiri dan segera meninggal kan yeoja itu.

 

 

Hyeri masuk kedalam setelah melihat hyukjae keluar dari rumah nya.

“wae eunmi-a?  kenapa kau menangis lagi?”  tanya nya khawatir.

“dia tidak membantahnya eonni,dia tidak membantahnya,dia mencintai yeoja itu,wae eonni? Wae?!  Kenapa harus seperti ini?”   hyeri segera menarik eunmi kedalam pelukan nya.

 

 

 

 

Sementara itu,dirumah kediaman lee,heechul mulai emosi setelah mengetahui masalah yang terjadi antara hyukjae dan eunmi,  “bocah itu!  Apa yang ada di pikirannya hah?!  Mencintai yeoja yang sudah memiliki anak?”  gerutu heechul  yang sudah ingin meledak,ketiga anak nya hanya bisa menundukkan kepala, tidak berani menatap omma nya.

 

“sudah lah!  kau jangan emosi seperti ini”  ucap hangeng menenangkan.

“jangan emosi kau bilang?!  Anak ku saat ini sedang selingkuh dengan seorang janda?  Tuan lee?  Kau  pikir aku harus bagaimana hah?”  teriak heechul emosi.

 

“aku tau!  Tapi kau tidak perlu se emosi itu! dia juga anak ku. aku juga tidak ingin dia seperti itu berhenti melakukan sesuatu dengan emosi mu itu!!”  balas hangeng berteriak,hal ini membuat kedua anaknya tercengang,pasalnya!  Belum pernah mereka melihat kedua orang tuanya bertengkar hebat seperti ini.

 

“lalu kau mau aku harus bagaimana?!  Segala cara sudah aku lakukan untuk nya, aku tidak bisa hanya duduk diam seperti mu saat anak ku dalam masalah besar seperti ini”

 

“LALAU KAU MAU AKU BERBUAT APA KIM HEECHUL???”

 

“omma,appa! Ada apa dengan kalian?  Kenapa jadi kalian yang bertengkar?”  tegur donghae,nara dan kyuhyun sudah ingin menangis menyaksikan kedua orang tuanya saling berteriak,terlebih saat melihat hangeng meneriaki heechul.

 

Hangeng menghempaskan tubuhnya pada sofa dan mengusap gusar wajahnya.

Begitu juga dengan heechul,  “mianhe,aku terbawa emosi chullie..”  ucap nya,  hechul hanya mengangguk,  “aku sudah merencanakan sesuatu,kali ini kalian semua ikuti saja permainan ku.

 

Heechul.donghae,nara dan kyuhyun saling pandang,bingung dengan ucapan hangeng.

 

 

 

Eunmi akhirnya kembali kerumah. siang ini semua orang sudah menunggunya.

“aku pulang~”  teriak nya berusaha ceria.

“eunmi-a!!”  pekik  nara yang sudah berhambur ke pelukan eunmi,eunmi berusaha tersenyum semanis mungkin. ia tau disana ada hyukjae dan sebisa mungkin tidak menatap wajah namja itu.

 

“duduk lah!  Ada yang ingin appa katakan pada mu”  ujar hangeng.

Eunmi mengangguk dan segera duduk,begitu juga yang lainnya.

“emm appa sudah tau mengenai masalah kau dan hyukjae!”  eunmi dan hyukjae menatap hangeng bersamaan.

 

“appa rasa.. kami memang salah karena sudah memaksakan diri untuk menjodohkan kalian”  hyukjae semakin mengerutkan dahinya. ia pikir hari ini appa dan omma nya akan memarahinya namun dugaan nya salah.

 

“hyukjaae-a”  panggil hangeng.

“ne?”

“kau mencintai yeoja itu?!”

Hyukjae menatap eunmi,namun dengan cepat eunmi membuang muka.

 

“yeoja itu..  sudah memiliki anak kan?”   tanya hangeng lagi,hyukjae hanya mengangguk.

 

“appa dan omma sudah sepakat.  akan menyetujui hubungan mu dengan yeoja itu”  sontak eunmi dan hyukjae menatap hangeng kaget.

 

“appa”  gumam hyukjae.

“ne!  appa tau kau sangat mencintainya. appa akan merestui kalian, bawa ia kesini secepatnya”  hyukjae mengalihkan tatapan nya pada eunmi yang sudah mengepalkan kedua tangan nya,ia tau jelas kalau yeoja itu sudah mati-matian menahan air mata nya.

 

Sakit!  Hati  nya sakit melihat eunmi seperti ini,ingin ia segera berlari dan memeluk tubuh yeoja itu. Menenangkannya namun ia tidak bisa berbuat apa-apa saat ini.

 

“dan kau eunmi-a~”  kali ini hangeng menatap eunmi sayu.

“mianhae!  Kami sudah membuat mu kecewa.  kami juga tidak ingin ini terjadi”  eunmi mengangguk kan kepalanya cepat dan berusaha tersenyum.

 

“kim eunmi”  panggil heechul.

“ne omma”  jawab nya serak.

“kau tetap anak ku,sampai kapan pun kau adalah anak ku..meskipun saat ini kau tidak lagi menjadi calon menantu ku. kau tetap lah anak ku”

 

Eunmi menggigit bibir bawah nya sekuat tenaga,’aku tidak boleh menangis’  batin nya,sementara hyukjae sudah hampir menjerit saat ini,matanya hanya terfokus pada wajah yeoja itu.

 

“mulai sekarang. bisakah kau menganggap hyukjae sebagai oppa mu?”  tanya hangeng hati-hati.  untuk sesaat eunmi mematung.

 

‘oppa?  Menganggap nya oppa?’  batin nya.

“kau bisa kan eunmi-a?”  tanya hangeng lagi, kini eunmi menatap hyukjae sayu,tatapan yang bahkan tidak dapat diartikan oleh siapapun.

 

“ne!  mulai sekarang aku akan menganggap mu sebagai oppa ku, hyukjae oppa!”  hati hyukjae kembali mencelos saat ini,dulu ia selalu ingin di panggil eunmi seperti ini,namun sekarang?  Dia benar-benar benci di panggil seperti itu.

 

“aku ke kamar dulu omma,appa!”  pamit eunmi.

 

 

LEE HYUKJAE POV

 

Aku membuka mataku berat dan sesekali mengerjap kan mataku,pikiran ku kembali lagi pada kejadian tadi malam,  “hahhhhh”  ini benar-benar sulit.

Bagaimana bisa aku menganggap yeoja itu sebagai adik ku?!  Sampai mati pun aku tidak akan bisa.

 

 

KIM EUNMI POV

 

Aku menatap pantulan tubuh ku di cermin,hari ini aku sudah memutuskan akan kembali kerja di kantor,tidak peduli saat ini hati ku benar-benar hancur,aku hanya ingin hyukjae tau kalau aku tidak akan hancur semudah itu dari nya.

 

“kau bisa kim eunmi!  Mulai sekarang,anggap lah ia kakak mu seperti donghae oppa!”  ck!  Aku benci seperti ini,menangis?  Tidak! Tidak boleh.

 

Ku usap kedua mataku yang hampir mengeluarkan cairan bening itu lagi,kemudian pergi keluar bergabung ke meja makan bersama yang lain nya.

 

 

AUTHOR POV

 

“pagi omma,appa!”  sapa eunmi girang,semua menatap nya bingung.

“w-wae?  Kenapa menatap ku seperti itu?” tanya eunmi bingung,jelas saja semua menatap nya seperti itu,mereka pikir eunmi masih bersedih dan mengurung diri di kamar,tapi ternyata tidak! bahkan hyukjae terlihat shok saat ini, dari tadi pandangan nya tak lepas dari eunmi.

 

“kau mau kemana nuna?”  tanya kyuhyun.

“ke kantor. kau pikir aku harus kemana lagi?”

“kau kan sudah berhari-hari tidak masuk. kau pikir kau masih di terima appa bekerja dikantor?”  goda kyuhyun. eunmi menggigit bibir bawahnya menatap hangeng.  “emm masih boleh kan appa?”  tanya nya takut. hangeng terkekeh pelan.  “ne! tentu saja”   eunmi melirik kyuhyun.  “kau lihat?”  ucap nya sinis,seperti biasa… ia memang selalu berkelahi dengan kyuhyun.

 

“lalu kau kekantor dengan siapa?”  pancing nara. eunmi melirik hyukjae dan berusaha memantap kan diri.

 

“hyukjae oppa!”  panggilnya pelan.

Hyukjae mengangkat kepalanya yang dari tadi menunduk.

“aku boleh menumpang pada mu kan?  Oppa?”

 

Raut wajah hyukjae berubah seketika,rahang nya mengeras, tatapan tidak suka ia tujukan pada eunmi. dia tidak suka eunmi memanggilnya seperti itu. ia ingin di panggil seperti biasanya.

 

“kenapa tidak di jawab lee hyukjae?!  Adik mu menunggu jawaban mu”  sambung heechul.

 

“terserah!”  jawab hyukjae singkat.

 

 

LEE HYUKJAE POV

 

Aku pergi kekantor bersama nya,  tidak ada yang kami bicarakan sepanjang perjalanan. ia memasang earphone di telinganya dan terus-terusan memandang keluar jendela. setelah sampai ia beranjak turun begitu saja namun segera kutahan.

 

“wae oppa?”

“berhenti emanggil ku oppa!”  perintah ku pada nya dan kali ini tatapan nya kembali membenci ku.  “mulai sekarang kau adalah oppa ku! jadi aku akan tetap memanggil mu seperti itu”

 

 

Ck!  Tidak ada satu pekerjaan pun yang dapat aku lakukan saat ini,yang ada aku terus memanggil eunmi keruangan ku untuk menanyakan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu aku tanyakan. saat ini hanya dia yang ada di pikiran ku dan tidak ada yang lain.

 

“ini sudah jam makan siang.. aku harus makan siang dengannya”

Aku berjalan ke meja kerja nya.

 

“ayo makan siang dengan ku”

Ajak ku padanya. namun ia hanya tersenyum sambil mengeluarkan sebuah bungkusan.  “aku sudah membawa bekal oppa!  Kau makan saja sendirian”  tolak nya. untuk sesaat aku bisa merasakan perasaan nya saat berkali-kali aku menolak ajakan nya waktu itu.

 

“kim eunmi!  Bisakah kita_”

 

DDRRRRTTT  DDRRRRTTT

 

Getaran ponselku memaksaku untuk menghentikan ucapan ku.

 

“yeobseo?”

“ne minji-a”

Ck! Haishh kenapa aku harus menyebutkan nama minji di depan eunmi??

 

“ne!  araseo”

Ku lirik eunmi yang masih sibuk menyuapkan nasi kedalam mulutnya.

 

“eunmi-a…  aku”

“pergilah!  kau ingin menemuinya kan?”   ucap nya tanpa menoleh pada ku.

“hem,mianhae!”

“gwencanaha.. oppa!”

 

Entah kenapa aku benar-benar tidak suka mendengar panggilan itu darinya,aku langsung pergi meninggalkannya,perasaan ku kesal sekali jika mendengar nya memanggil ku seperti itu, oppa?!  Aku bukan oppa mu kim eunmi.

 

 

 

 

“kau menunggu lama?”  tanyaku pada minji saat aku sudah sampai di tempat kami berjanji tadi,  “anni oppa!”

 

“ahjussi~”  teriak minho pada ku,ia sedang bermain ayunan yang ada di taman ini,  “hati-hati minho-a!  nanti kau bisa jatuh”  teriak ku pada nya.  “ne!!”

 

“oppa~”  panggil minji pada ku.

“hem?”  aku duduk di samping nya

“bagaimana hubungan mu dengan yeoja itu?”

 

Aku sedikit tertegun mendengarnya.

“gwencanha,hubungan kami baik-baik saja”  ucap ku.

“jangan bohong oppa”  tegurnya.

Aku menunduk kan kepala ku.

“hubungan kami sudah selesai minji-a,appa dan omma yang dulu nya menjodohkan ku dengan nya,kini sudah mencabut itu semua,mereka tau masalah antara aku dan dia”

 

“lalu?”

Aku memandang wajah minji,berusaha menceritakan semuanya.

“mereka bilang,jika aku mencintai mu,maka mereka akan merestuinya”

 

Mata minji membulat saat aku mengatakannya.

“ne!  mereka merestu kita,awal nya aku juga sempat berpikir seperti itu,aku mencintai mu,dan juga minho”  ucap ku lagi,dan menambah keterkejutan minji.

 

“aku sempat berpikir untuk menikahimu dan menjadi ayah bagi minho,namun itu semua hilang begitu saja,saat aku harus menerima kenyataan kalau aku tidak dapat bersama dengan eunmi lagi,aku hancur minji-a,sangat hancur,bahkan lebih hancur dari pada saat kau meninggalkan ku dulu”

 

Air mata ku meleleh begitu saja,aku tidak dapat menahannya lagi kali ini.

“di saat ia tak lagi menatap ku seperti dulu,disaat ia tidak memanggil ku seperti dulu,aku ingin memarahinya,aku ingin menyuruhnya berhenti bersikap seperti itu pada ku,tapi aku tidak bisa! Aku tidak bisa”  bahu ku bergetar hebat menahan isakan tangis ku.

 

“oppa,tenanglah”  minji mengusap lembut punggungku.

“aku sangat mencintainya minji-a,kenapa aku jadi sejahat ini padanya?!  Aku sudah menyakitinya terlalu banyak”

 

“kau tau oppa?  Aku juga sudah mulai mencintai mu”

 

Aku menatap shok minji yang baru saja mengatakan kalimat itu pada ku.

“ne! aku mencintaimu,bahkan aku sangat senang saat kau mengatakan ingin menjadi appa untuk minho,aku pikir kau mencintai ku oppa,bahkan saat aku tau kau sudah bertunangan pun aku tidak terlalu khawatir,karena semua sikap mu pada ku”

 

“tapi hari ini,aku sudah tau oppa!  Kau tidak mencintai ku,perasaan mu pada ku bukan cinta,tapi hanya sebatas ingin melindungi ku, kau bilang kau mencintai ku dan patah hati karena aku menerima choi siwon menjadi suami ku,maka dari itu saat melihat keadan ku saat ini,kau selalu ingin melindung ku”

 

“ini bukan cinta oppa!  Kau hanya merasa kesal karana dulu kau membiarkan ku menikah dengan nya.dan merasa bersalah karena aku harus menerima kehidupan seperti ini”

 

“minji-a”

 

“oppa! Ini belum terlambat,kejar dia lagi oppa!  Dia juga pasti sangat ,mencintai mu”

 

 

AUTHOR POV

 

Hyukjae duduk bersama donghae menonton tv,ini sudah hari ke 4 dimana eunmi terus-terusan menganggap nya kakak.

 

“hyukjae-a?”  panggil donghae.

“hem?”

“kau sudah dengar belum?”

“apa?”

“omma dan appa akan segera memasukkan eunmi kedalam kartu keluarga kita”

 

Mata hyukjae terbelalak sempurna mendengarnya.

“jangan bercanda lee donghae”  ucap nya tajam.

“ck! Aku tidak bercanda.. aku serius! omma sendiri yang mengatakan itu pada ku”

 

Hyukjae mematung ditempat nya. satu masalah lagi membebani pikirannya, donghae yang melihat itu dengan cepat  mengambil kesempatan.  “kau tau hyukjae-a? jika dia sudah menyandang resmi nama lee di depan namanya,jangan kan omma dan appa.  negara pun pasti akan menentang hubungan mu dan eunmi”

 

Hyukjae mngacak rambutnya frustasi.

“ck! Apa yang harus aku lakukan?”  gerutunya bingung.

Donghae menepuk pelan punggung hyung nya itu.

 

“kau pasti bisa menggagalkan rencana appa dan omma hyukjae-a,kau sangat mencintainya kan? Hem?”  hyukjae mengangguk lemah.

 

Donghae membisikkan sesuatu pada hyukjae.

“lee hyukjae pasti mempunyai caranya sendiri untuk menaklukan yeoja”

 

 

Kyuhyun dan nara mendekati donghae setelah hyukjae pergi dari ruang tv.

“otte hyung?!”

“kucing sudah masuk perangkap”  ucap donghae sambil tersenyum smirk.

“kau salah hyung bukan kucing tapi monyet”  ucap kyuhyun membuat donghae dan nara terkikik.

 

 

KIM EUNMI POV

 

Aku melangkah kan kakiku malas kedalam rumah dan kulihat keadaan rumah sangat sepi padahal ini belum terlalu malam. biasanya mereka masih menonton tv? Sudahlah..  aku juga sedang lelah dan  ingin cepat-cepat istirahat.

 

Namun saat aku melangkahkan kakiku menunju kamar, aku terlonjak kaget melihat namja itu berdidiri bersender di depan pintu kamar ku sambil melipat kedua tangannya di depan dada. ya tuhan!  Saat ini aku benar-benar sedang tidak mood untuk beramah tamah padanya sebagai adik.

 

Ku dekati ia dengan malas dan berusaha tersenyum. “kau sedang apa oppa di kamar ku?”  tanyaku berbasa-basi namun yang aku dapatkan malah tatapan tajam nya. baiklah lee hyukjae!  Aku juga sedang malas sekali bersikap baik padamu hari ini.

 

“berhenti memanggil ku oppa! aku bukan oppa mu kim eunmi!”

“kalau begitu cepat menyingkir dari situ lee hyukjae!”

Ucap ku tajam.

 

“aku sangat lelah hari ini dan tidak ingin di ganggu oleh mu”  ku dorong tubuhnya kasar agar menyingkir dari depan pintu ku namun saat pintu kamar ku terbuka dengan licik namja itu ikut masuk kedalam kamar ku. ck!  Benar-benar cari masalah saja dia.

 

“apa yang kau lakukan hah?”  pekik ku tertahan,dia menarik lengan ku masuk dan menutup pintu kamar. diseretnya aku duduk di tepi ranjang.

 

“dengar eunmi-a! sampai mati pun aku tidak akan menganggap mu sebagai adik ku. tidak akan!”  ucap nya tegas.bisa kulihat keseriusan dari raut wajahnya namun aku hanya mencibir ucapannya itu.

 

“lalu kau ingin menganggapku apa?!  Aku suka dengan status kita saat ini”

“benarkah?!  Apa kau pikir aku tidak tau selama ini kau juga menderita sama seperti ku?!”  apa maksudnya?  Ingin mengintimidasiku?

 

“kau pikir aku tidak tau kalau kau selalu menagis di meja kerjamu karena harus mati-matian menolak saat ku ajak makan siang?!  Kau kira aku tidak tau kalau setiap malam kau menangis karena benci memanggil ku dengan sebutan seperti itu?!”  lengan ku sakit saat ia mencekal kuat di situ tapi hatiku lebih sakit mendengar semuanya. kenapa dia harus mengungkit semuanya sekarang?!

 

Di raihnya kedua bahuku  menatap mataku lembut dan memaksa ku menatap mata yang sudah sangat aku rindukan itu.

 

“berhenti menyiksa perasaan mu sendiri eunmi-a.  aku sakit tiap kali mendengar mu memanggilku oppa. aku sakit tiap kali kau menolak menatap ku, aku tau kau juga merasakannya kan?  Hem?”  suaranya benar-benar terasa lembut di telinga ku dan berhasil meruntuhkan pertahanan ku. air mata ku mengalir begitu saja, perasaan lelah selama ini sedikit terhapus saat suara lembut itu terdengar lagi di telinga ku.

 

“lalu sekarang kau mau apa?!  Semua sudah selesai hyukjae-a, kau juga sudah memilki orang lain saat ini”  ucap ku terisak. aku benci menjadi yeoja cengeng seperti ini.

 

Di usapnya lembut air  mata ku sama seperti dulu saat aku dan dia masih bersama.  “eunmi-a…  jangan berpikir seperti itu!”

 

“kau yang harus berhenti memberikan harapan kosong padaku. aku tidak mau hancur lagi lee hyukjae, aku sudah berusaha untuk melupakan mu.. berusaha merelakan mu. jadi pergilah!  Aku mohon!”  pinta ku memelas. kali ini aku benar-benar tidak ada tenaga untuk berdebat dengannya.

 

“kau tau kan kalau appa sudah merstui hubungan ku dengan minji?!  Bahkan appa dan omma juga sudah menyuruh ku untuk membawanya kesini”  ku tatap wajahnya tajam. namja ini sebenarnya apa niatnya?!  Ingin membuat aku tambah sakit hati lagi?!

 

“aku tau!  Lalu kenapa?!  Kau ingin pamer padaku?”  tanyaku sinis.

“annio!  Bukan seperti itu!”

“lalu apa?!  Kau tidak perlu mengatakan semuanya padaku!  Aku tau kalau kau sangat mencintai yeoja itu jadi kau tidak perlu repot-repot mengatakannya pada ku lee hyukjae!”

 

Kedua lengan ku kembali di tariknya kasar.

“lepaskan!”

“apa kau pernah melihat ku membawa nya kesini?!  Mengenalkannya pada appa dan omma?! Tidak kan?!  Kau tau aku nyaris gila karena hubungan kita?!  Aku terus mencari cara agar kau mau memaaf kan ku”

 

“kalau aku mencintainya sudah dari kemarin aku akan menikahinya!  Sudah dari kemarin aku tidak memikirkan mu seperti orang gila kim eunmi!!”  aku memejamkan mataku saat ia meneriaki ku tepat di depan wajahku.

 

“aku tidak mencintainya.. hanya kau!  Hanya kau yang aku cintai”

Cengkramannya mengendur seiring melembutnya ucapannya padaku.

 

“aku memang bodoh karena sempat berpikir kalau aku mencintai minji. aku bodoh karena menyia-nyiakan mu”

 

Huwaaaa lee hyukjae pabo!  kenapa kau senang sekali membuat aku menangis hah?!! Di tarik nya tubuhku kedalam dekapannya. pelukan yang sudah lama tidak aku dapatkan darinya dan tidak ada alasan bagi ku untuk menolak nya.

 

Ku balas pelukan nya walaupun air mata ku terus saja menetes.

 

“mianhae.. jongmal mianhe!  Aku bodoh eunmi-a!  aku tidak akan melepaskan mu lagi”  dia mengusap lembut punggung ku. lee hyukjae ku telah kembali.

“ne!  kau memang bodoh monyet jelek”  kekehan kecil terdengar dari nya dan membuat lengkungan di bibir ku tertarik sempurna.

 

Tapi saat mengingat percakapan ku dengan omma tadi siang dengan cepat ku dorong tubuh nya hingga pelukan kami terlepas,  “wae?”  tanya nya bingung.

“terlambat hyukjae-a”  ucap ku lirih.

 

“mwo?  Apa maksudmu?”

Ku tatap matanya lembut. mata yang mungin tidak akan bisa kutatap seperti ini lagi.

 

“omma dan appa..  akan memasukkan ku sebagai keluarga lee dengan sah!  Dan itu berarti kita ak_”  ucapan ku terhenti karena bungkaman dari bibirnya,otak ku ingin mencegahnya dan mendorong tubuhnya namun semua saraf di tubuhku seakan tidak ingin menolak nya bahkan perlahan aku mulai membalas lumatan bibir namja ini.

 

“aku punya cara agar mereka membatalkan rencana bodoh itu”

Ucap nya di sela-sela ciuman kami. belum sempat aku mencerna perkataan nya dia sudah kembali menciumi ku lagi.

 

Tubuhku seakan melayang dan tidak dapat merasakan apa-apa lagi saat ini. sentuhan namja ini berhasil membuat perasaan rinduku pada nya membeludak begitu saja,rasa rindu yang tertahan selama ini terlepas seiring kecupan demi kecupan dari bibir nya.

 

Hingga saat tubuhku terhempas ke subuah tempat yang empuk dan yang ku yakini kalau aku sudah berada di atas ranjang saat ini, aku mulai menyadari sesuatu saat aku membuka mataku dan melihat hyukjae sudah menindih tubuh ku. dengan cepat ku dorong namja ini hingga ciuman kami terlepas.

 

“wae?”  tanya nya seakan tidak suka.

“k-kau…  ja-jangan bilang kalau…”  aku menggantungkan kalimat ku tidak sanggup melanjut kannya lagi.  haishh apa yang harus aku lakukan?

“ne! ini maksud ku”  ucap nya dengan raut wajah yang tidak dapat ku artikan.

 

Ia menenggelam kan kepalanya di lekukan leherku dan mulai mengecupi leherku,  “saranghae~”  bisik nya lembut. seiring dengan ucapan itu aku seperti terhipnotis dengannya. menuruti semua keinginan nya, melewati malam ini dengan semua perasaan yang kami miliki.

 

 

 

 

AUTHOR POV

 

 

Eunmi menggeliat pelan saat matahari menggelitik wajahnya,. a sedkit meringis saat merasakan pegal-pegal di sekujur tubuhnya  dan merasa sesuatu yang berat di atas tubuhnya.

 

Perlahan kedua mata indah milik nya terbuka sedikit mengerjap membiasakan mata nya pada cahaya pagi,  “pagi~”  sapa hyukjae tepat di depan wajahnya.

Eunmi tersenyum sebentar namun senyumannya lenyap setelah menyadari keberadaan hyukjae.

 

“a-apa yang kau lakukan disini?”  tanya nya.  hyukjae mendesis sebentar.

“kau lupa apa yang sudah kita lakukan tadi malam chagi?”  bisik nya menggoda.

Eunmi membulatkan kedua matanya saat sudah mengingat semua kejadian tadi malam. dilirik nya tubuhnya dari balik selimut yang menutupi tubuh polos nya.

 

“otte?  Sudah ingat?”  goda hyukjae lagi. wajah eunmi memerah menahan malu.

Di tarik nya selimut itu menutupi seluruh wajahnya  dan sedikit berteriak  “huwaa memalukan!!!”   makinya.  hyukjae terkekeh pelan melihat tingkah yeoja yang di cintainya itu.  di tarik nya selimut itu hingga wajah eunmi terlihat olehnya.

 

“wae?!  Menyesal?”  tanya hyukjae.  eunmi menatapnya tajam.

“bagaimana bisa kau meniduri ku saat kita sedang bertengkar lee hyukjae?!”

“mwoya?!  Kau sendiri juga pasrah-pasrah sajakan tadi malam?”  jawabnya enteng.  eunmi mendarat kan satu jitakan pada kepala namja itu.

 

“dasar monyet mesum”

 

Cup!

 

Mata eunmi kembali membulat saat satu kecupan singkat mendarat dibibirnya.

“morning kiss”  bisik hyukjae lembut di telinga nya,kemudian hyukjae berbaring di samping eunmi dan menarik tubuh yeoja itu kedalam pelukannya.

 

“kau tau kalau aku ini bodoh kan kim eunmi?”  eunmi mengangguk dalam pelukan hyukjae.  “kalau begitu..  tolong cegah aku jika aku melakukan hal seperti kemarin lagi.  aku benar-benar tidak mau kehilanganmu karena kebodohan ku itu”

 

Eunmi terkekeh pelan dan sedikit medongakkan kepalanya menatap wajah hyukjae,  “kau hanya perlu menatap ku jika ke bodohan mu itu sedang kumat lee hyukjae”  hyukjae tersenyum dan mengecup lembut dahi eunmi.

 

“hahhh, aku sudah mengatakannya belum?”

“apa?”

“aku saaangat mencintaimu”

“kau sudah mengatakannya berulang ulang kali tadi malam….   Oppa!”

 

Hyukjae melepaskan pelukannya dan menatap eunmi kesal.

“wae?”

“berhenti memanggilku seperti itu”

 

Eunmi terkekeh melihat reaksi namja itu dan mencubit kedua pipinya.

“dulu kau selalu merengek pada ku untuk memanggilmu oppa kan?”

“ne!  tapi sekarang aku tidak mau! jangan memanggilku seperti itu”

“araseo oppa!”

“yakkk”

 

BRAKKKK

 

Pintu kamar eunmi di buka paksa oleh orang yang berada di luar. hyukjae dan eunmi tersentak kaget dan terduduk bersamaan,terlihatlah heechul hangeng donghae nara dan kyuhyun yang tercekat melihat pemandangan yang ada di hadapannya.

 

“k-kalian..  apa yang kalian lakukan?”  tanya hangeng.

“ck!  Bisakah mengetuk pintu dulu sebelum masuk?”  tanya hyukjae yang kemudian sedikit menggeser tubuhnya agar menutupi tubuh eunmi yang hanya terhalang oleh selimut,eunmi hanya menunduk malu  tidak berani menatap orang-orang itu.

 

“oppa?  kau dan eunmi? S-sudah?”

“hyung!  Geser sedikit tubuhmu aku ingin melihat eunmi nuna”

“diam kau!”  bentak hyukjae pada kyuhyun.

 

“hyukjae-a!  kau sudah gila?!!”  pekik donghae.  eunmi mengguncang-guncang pelan tubuh hyukjae menyuruh namja itu cepat menyelesaikan masalah.

 

“haishh ne!  aku dan eunmi sudah melakukannya dan itu berarti omma dan appa tidak bisa memasukkan nya dalam keluarga kita! Kecuali…   kalau dia sudah menjadi istriku”  jelas hyukjae yang membuat semuanya tercengang.

 

“lagi pula kau sendiri kan yang mengatakan nya pada ku donghae-a?”

Donghae mengerutkan dahi tidak mengerti.

 

“apa?!  Memangnya aku mengatakan apa?”

“hahh  kau yang bilang kalau aku memiliki cara sendiri untuk menaklukan yeoja.   iya kan?”  dongahe memijat pelan dahinya.

 

“tapi maksud ku bukan seperti ini LEE HYUKJAE!!! “

“haishhhh sudah lah!  Cepat keluar dari sini!  aku dan eunmi ingin mandi” usir nya pada mereka.

 

“kau ingin mandi bersama juga hyung?”  tanya kyuhyun polos.

“tentu saja”  jawab nya ringan.

“lee hyukjae”  desis eunmi tertahan.  hyukjae menoleh kebelakang dan mendapati tatapan mematikan dari eunmi.

 

Diam-diam heechul tersenyum senang melihat hyukjae dan eunmi.

 

 

THE END.

 

 

 

ANNYEONG!!!!!!!!!!!!!!!!

Sebelumnya saya mau ngucapin GOMAWO!!!!!!!!!!!!!!!!/bungkuk 90 derajat

Aku terharu liat respon ff kemaren!!!

Huwaaaaaaa gk nyangka bakal banyak yang suka!

Hehehehehe/nyengir kuda

Ff nya gk NC kan ya??

Ow iya!  Mungkin banyak yang bingung dengan suport cast diatas,

Sebenernya ff ini aku ngambil main cast nya dari ff sinetron aku yang judulnya it’s my family!  Disini baru di post part satu nya.

 

Oke!!!!!!!!!!!

Sampai jumpa di ff selanjutnya!

47 thoughts on “STILL LOVE ME

  1. huwaa DAEBAKK…!!
    ngena.ngena.ngenaaabangettt…
    hyukje bner” berbkat jdi playboy,ckckck greget bgt td pas hyuk blng mw nika sma minji,rasanya pngen gemplang hyuk pke sandal,.kkeke
    g tw mw blng ap lagi aku sukaa,🙂

  2. Wkwkwkwkwkw tu hyuk oppa ma eumni ngapai…kekekeeke *woipuasa..
    Really daebak deh eon …
    Feelnya dpt bnget…
    Tu si Kyu polos amat…??
    Cra taklukin yeoja ala hyuk oppa bikin takut….kekekeeke
    daebak daebakkk I like it….

  3. Ping-balik: Libbrarry « shin je wo

  4. pas pertengahan cerita udah nangis aja~ ehh.. pas akhirnya~malah ada adegan yadongnya dikit~~hahahahaaa ↖(^ω^)↗ ≧﹏≦
    Kerennn~~↖(^▽^)↗

  5. Untung z hyuk oppa sadar dan tidak melakukan tindakan bodoh dgn meninggalkan eunmi dan menikah dgn yeoja yg udah punya anak,tapi ide eommanya hyuk oppa ada2 z tapi bgs juga biar hyuk oppanya sadar atas apa yg udah dia lakuin

  6. caranya lee hyukjae naklukin cewe ‘ W.O.W ‘ bget , hehehe

    dsar monyet babo , brani2nya dya selingkuh ..
    minta d’cium jga neh , #plak .. abaikan

  7. iii….ii…ige mwoyaaaa???
    huwaaaa… kenapa saya jadi semakin mencintai couple??
    omaicry~
    hyukjae emng suka salah tanggep yah.
    ckckc.
    alamat hyukjae duluan nih yang ke depan altar.. kkke~

  8. NyeseeeeeeeeKkkK pake banget tapi ending’a lucu. ‎​​ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ”̮‎​ dasar hyukjae Ga jauh2’a dari yadong. ㅋㅋㅋㅋㅋ
    Bagus je!!!

  9. huahhj daebak konfliknya keresa banget tapi aku binggu apa heechul disini itu yeoja terus kenapa mereka keluarga kalau marganya beda-beda

  10. Omo… Monyet mesum ini, di seperti apakanpun kau diawal otk yadong mu ternyata ttp mengambil bagian.. Ckck -_-”

    Dan… Apa?? Heechul emmaknya?? Omo.. Pusing lahhh sayao_O😄

  11. Haha, dohh ngakak gw eon bca ini ff :v
    keren dah si eunhyuk xD
    ska bget sama ff yg nyesek” kek gini ;3 tpi happy ending ;3

    keren ffnya dah pkoknya (;
    aku bgung mau koment apa u,u

  12. Aigooo,, kelakuan monyet mesum dasarr.. Aduh kepalaku jd sakit.. Wkwkkwkwkwkk
    Kerennn kerenn,, ak kira ini crt kyu sm je wo, ternyata monyet mesum… Wkwkwkkwkwk
    Tp bagus author,, kerennn

  13. Wah daebak,sempet pengen njambak,nyakar,nendang nd mbunuh tu m0nyet mesum.
    ah..q dah bilang d ff d blog ini terlalu sensi ma kta selingkuh.
    tapi keren sumpah

  14. Hyukjae yang udah selingkuh sama janda anak 1 trus mau nikahin dia udah bikin emosi tingkat tinggi..
    Udah gitu masih ajah labil dan gak ngeh ama perasaannya sendiri klo sebenernya dia hanya mencintai eunmi, pengen deh getokin kepalanya biar cepetan sadar..
    Untung ajah Minji udah keburu sadar duluan klo Hyukjae hanya mencintai Eunmi..Dan akhirnya Hyukjae-Eunmi kembali bersatu..yeyeye*goyang-goyang*
    Pengen ngakak waktu Donghae n Kyuhyun ngejailin Hyukjae waktu bilang Eunmi akan didaftarkan ke kartu keluarganya..dan..Jeng..Jeng..Jeng..kejadian mesum itu pun terjadi,,ternyata otak mesum Hyukjae masih belum hilang wkwkwkwk..

  15. Astaga awal2x nyesek bgt.
    D kira c eunhyuk bakal nikah ma minji ternyata kaga.
    Eh d akhir crtx malah kocak gt.
    C eunhyuk mah selalu yadong aj pikiranx.
    Ahahahahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s