Sweet Moment

 

 

 

A beautiful voice

 

 

 

AUTHOR POV

 

 

Cho kyuhyun menggenggam lembut tangan Je wo memasuki sebuah tempat studio musik, “Cho kyuhyun, kau ingin membawaku kemana?” tanya Je wo yang merasa asing dengan tempat yang mereka datangi. Dari tadi yeoja itu hanya bisa menatap sekelilingnya bingung. “Bertemu dengan guru musik ku saat aku belum menjadi member Super Junior” jawab suaminya ringan.

“Guru musik? Lalu kenapa kau membawaku kesini juga?” tanya yeoja itu polos membuat sebuah jitakan pelan mendarat dikepalanya. “Kau keberatan aku mengajakmu kesini?” Shin je wo tersenyum polos menunjukkan deretan giginya. “Annio” Kyuhyun menyipitkan kedua matanya kemudian lebih mengeratkan genggaman tangannya pada Je wo.

 

“Annyeong haseo…”

 

Seorang lelaki yang terlihat sedikit bertubuh gemuk menolehkan kepalanya kebelakang. “Eo? Cho kyuhyun?” lelaki itu segera berdiri dan menghampiri Kyuhyun, memeluk namja itu hangat. “Aigo~ kau semakin tampan saja” komentar lelaki itu setelah memperhatikan Kyuhyun. “Hahaha gomawo Seonsaengnim, bagaimana kabar mu?” tanya Kyuhyun. je wo yang berdiri disampingnya hanya dapat melihat kedua orang itu secara bergantian. “Seperti yang kau lihat, tubuhku semakin besar saja” canda lelaki itu.

 

“Ah, ayo duduk” lelaki itu mempersilahkan Kyuhyun duduk. Namun setelah melihat keberadaan Je wo disana, dia mengernyitkan dahi. “Ini… pacarmu?” tanya lelaki itu pada Kyuhyun. Je wo tersenyum kaku menanggapinya sementara Kyuhyun hanya tersenyum lebar. “Annio! Dia istri ku” jawab Kyuhyun yang setelah itu mendapatkan pelototan tajam dari istrinya. Sementara itu lelaki yang baru saja mendengar jawab Kyuhyun hanya dapat menatap mantan muridnya itu tidak percaya.

 

“Kau sudah menikah?”

“Hahaha ne, Seonsaengnim. Memangnya kau, sampai sekarang belum menikah juga”

 

“Aigo~ aku tidak menyangka kau sudah melangkahiku lebih dulu. Tapi.. pernikahan mu tidak pernah ku dengar sebelumnya”

“Tentu saja! Aku merahasiakan ini dari public”

 

Lelaki itu kini memandangi Je wo dari mulai ujung kaki hingga ujung kepala membuat yeoja itu merasa tidak nyaman. “Shin je wo imnida..” ucap Je wo memperkenalkan diri. Lelaki itu terseyum ramah padanya. “Kim jo han imnida, omona~ kau cantik sekali. yah bocah tengik, kau beruntung sekali mendapatakan istri seperti dia” ujar Kim jo han pada Kyuhyun. Je wo mengangguk setuju dengan ucapan lelaki itu sementara Kyuhyun hanya tersenyum mengejek padanya. “Jangan tertipu dengan wajahnya Seonsaengnim, dia itu sangat berbahaya” ujarnya.

 

 

 

 

CHO KYUHYUN POV

 

 

Aku dan Jo han Seonsaengnim saling bertukar cerita satu sama lain, dia ini adalah guru yang paling aku kagumi sekaligus yang paling dekat dengan ku. aku sudah lama tidak bertemu dengannya dan karena hari ini aku sedang tidak mempunyai jadwal apapun, aku memutuskan untuk menemuinya.

 

Sesekali kau melirik yeoja itu yang dari tadi hanya menguap malas, cih! Dia pasti sudah merasa bosan. “Hei! Kau mengantuk?” tanyaku. Jo han Seonsaengnim ikut menoleh padanya yang sedang menguap. “Eo? A-annio..” aku terkekeh pelan melihat reaksinya. “Ah~ kau pasti merasa bosan. Aku dan suamimu ini memang begini kalau sudah bertemu. Tidak ada yang kami bicarakan selain musik” jelas Jo han Seonsaengnim padanya.

 

“Kau bisa bernyanyi?”

“Mwo? Ahh itu, sedikit”

 

Aku mendesis pelan mendengarnya, sedikit apanya? Aku bahkan belum pernah mendengar suaranya bernyanyi. Yeoja ini pasti hanya berpura-pura karena tidak ingin mempermalukan dirinya. “Eiy! Gotjimal” ucap ku.

 

“Annio, aku memang bisa sedikit bernyanyi, kau pikir suara mu saja yang bagus” cecarnya panjang lebar. Aku menggelengkan kepalaku tidak percaya.

 

“Tapi kenapa aku tdak pernah mendengarmu bernyanyi? Nyonya Cho?”

“Untuk apa aku bernyanyi di depan mu? Tidak ada untungnya sama sekali”

 

Aku dan dia saling bertatapan tajam hingga suara Jo han Seonsaengnim yang membuat kami saling membuang muka. “Kalian ini suami istri macam apa? Dari tadi aku hanya melihat kalian bertengkar”  dia menatap tajam pada ku dan mendengus kesal. Seperti inilah seorang Shin je wo, terkadang terlihat manis dan terkadang terlihat menyebalkan. “Begini saja, bagaimana kalu kau bernyanyi didepan kami?” ucap Jo han Seonsaengnim.

 

 

AUTHOR POV

 

Kim jo han meraih gitar yang ada disampingnya dan mulai memetik satu persati senar gitar itu. “Tapi.. suara ku tidak terlalu bagus Seonsaengnim” ucap Je wo pelan membuat kekehan Kyuhyun terdengar olehnya. “Tidak perlu memaksakan diri” ucap Kyuhyun.

 

“Hei! Kau tidak perlu mendengarkan ucapannya. Anggap saja dia itu tong sampah yang berada diruangan ini dan jangan terpengaruh dengan keberadaannya. Arrachi?” Kyuhyun mendelik ngeri pada lelaki itu, sedangkan Je wo tertawa puas mendengar Kim jo han menyebut Kyuhyun sebagai tong sampah.

 

“Ja! Mulai..”

 

Petikan gitar yang mengalun indah mulai terdengar disana, membuat kepala Je wo mengangguk-angguk mengikuti alunan musik itu. Kyuhyun menatap intens wajah istrinya dari sudut ruangan. Jantungnya ikut berdebar menunggu suara milik istrinya itu terdengar.

 

 

Tteorineun neoui ibseurul nan nan cheoeum boaji

Museun mal halyeogo mal halyeogo Oh~ tteumman deurineunji

Seulpeun yegameun da majneundan norae gasacheorom

Seolma anigetji anilkkeoya oh~ anieoyaman dwe

 

 

 

Beolsseo neon nareul tteona ni maeummajeo tteona

Tto mommajeodo tteonaneunde

Nan molla neol jabeul bangbeobeul jom

Nuga nege malhaejwoyo

 

 

 

Kyuhyun mengerjapkan kedua matanya tidak percaya. Tidak percaya dengan suara yang ia dengar. Yeoja itu melantunkan bait demi bati lirik lagu itu dengan indah. Wajah yeoja itu terlihat sangat relax tanpa ada beban sedikit pun. Membuat Kyuhyun memandangnya terpaku. Kim jo han tersenyum tipis saat memperhatikan ekspresi wajah Kyuhyun yang sedang memperhatikan istrinya. Namja itu memandang lekat wajah istrinya tanpa ekspresi apapun. Namun berbeda jauh dengan debaran jantungnya.

 

 

Oneulbam geu malmaneun marayo

Wae nal beorigo ganayo

Na maeumi apa gaseumi apa

Nunmul cha orayo

 

Aji geun annyeong urin andwaeyo

Neon geu ibeul deo yeoljima

Annyeongirago naege malhajima (davichi don’t say goodbye)

 

 

 

Prok Prok Prok

 

Kim jo han bertepuk tangan setelah Je wo menyelesaikan nyanyiannya. “Mengagumkan! Suaramu sangat indah Nyonya Cho. Kau tidak berniat untuk bersaing dengan suamimu? Aku rasa dia cukup merasa tegang saat ini” sindir Jo han pada Kyuhyun. Je wo melirik Kyuhyun yang membuang wajahnya kesamping. “Jinja? Kau tidak berbohongkan Seonsaengnim?” tanya Je wo bersemangat. “Tentu saja. Kalau kau mau aku bisa mengorbitkan mu menjadi penyanyi” Shin je wo meloncat senang dan menjabat tangan Kim jo han berterimakasih, yeoja itu sesekali melirik Kyuhyun penuh kemenangan karena berhasil mengalahkan namja itu.

 

 

“Sepertinya aku tertarik dengan tawaran mu Seonsaengnim, akan aku pikirkan” sambung yeoja itu lagi yang semakin puas memanas-manasi suaminya. “Ah! Aku lupa kalau dari tadi aku belum memberikan kalian minum, tunggu sebentar ne?” Kin jo han beranjak dari tempatnya dan keluar dari ruangan itu untuk mengambilkan minuman.

 

Kyuhyun memperhatikan Je wo yang masih saja tersenyum senang. “Sepertinya kau bahagia sekali” gumam Kyuhyun. je wo melirik kesal padanya. “Wae? sepertinya kau kesal sekali.. Tuan Cho!” balas Je wo sengit. Kyuhyun tersenyum simpul dan mendekati yeoja itu. Menarik bangku yang digunakan Kim jo han tadi lebih dekat pada istrinya. “Aku tidak tau kalau kau bisa bernyanyi sebagus itu” ucap Kyuhyun. Je wo tersenyum tipis dan menggaruk belakang lehernya malu. Membuat namja yang ada dihadapannya tersenyum gemas padanya.

 

“Tapi jangan pernah tersenyum seperti tadi dihadapan siapapun” sambungnya lagi. Je wo menatap aneh suaminya. “Wae?” Kyuhyun mendekatkan wajahnya pada Je wo dan menyentil pelan dahi yeoja itu. “Kau bisa menggoda siapapun jika tersenyum seperti itu” mendengar itu Je wo terkekeh pelan. ia menangkupkan kedua tangannya pada wajah Kyuhyun kemudian memeringkan kepalanya menghadap namja itu. “Cemburu? Eo? Hahaha Cho kyuhyun, akhirnya kau mengakui pesona ku” ucapnya senang dan membuat Kyuhyun berdecak kesal. Je wo berniat melepas kedua tangannya dan menarik kepalanya kebelakang, namun gerakan Kyuhyun lebih cepat darinya.

 

Namja itu dengan tiba-tiba menarik wajah istrinya mendekat dan menyapukan kecupan singkat di bibirnya. Je wo mengerjap pelan sesaat, “Eo! Aku cemburu” bisik Kyuhyun pelan di depan wajah istrinya.

 

 

 

 

 

Your face

 

 

“Mau kemana?” Kyuhyun yang baru saja berniat beranjak dari ranjangnya, menoleh kebelakang saat mendengar suara serak yeoja yang sedang berbaring di ranjang itu. “Aku mau mengambil air, kau mau?” yeoja itu menggeleng pelan dengan kedua mata yang masih setengah terbuka. Beberapa jam yang lalu mereka baru saja selesai melakukan ‘kegiatan malam’ mereka berdua.

 

Kyuhyun membuka kulkas dan meraih sebotol minuman dingin, meneguknya hingga habis. Ekor mata namja itu menangkap sosok yeoja yang berjalan terhuyung-huyung menuju sofa sambil mengelap kedua tangannya. Sepertinya dia baru saja mencuci tangannya.

 

Kyuhyun tersenyum simpul melihat baju apa yang di pakai istrinya. Shin je wo sangat suka memakai kemeja suaminya setelah melakukan ‘kegiatan malam’ mereka. Je wo berjalan gontai dan menghempaskan tubuhnya kesofa kecil, ia memandang lurus kedepan dengan mata sayu dan lama-kelamaan mata itu mulai tertutup sempurna hingga kepalnya harus terjatuh berulang-ulang.

 

 

 

Kyuhyun yang melihat itu tertawa pelan dan segera menghampiri istrinya. Ia berjongkok di hadapan Je wo dan memandang wajah itu seksama. Menatap wajah polos yang ada di hadapannya. Mata, hidung dan bibir. Semuanya adalah bagian favoritnya dari yeoja itu. Tidak ada kata bosan saat memandangnya. “Dengan penampilanmu yang seperti ini saja, kau sudah sangat sempurna dimataku” gumamnya pelan. Entah dengan cara apa lagi ia harus bersukur kepada Tuhan karena telah di kirim kan seorang istri seperti yeoja itu. Tiga bulan di awal pernikahan mereka memang bukanlah masa-masa yang dapat di kenang oleh keduanya. Berbeda dengan sekarang, tidak ada satu hari pun yang ingin dilewatkannya tanpa sosok yeoja itu.

 

Perlahan Kyuhyun mengangkat tubuh istrinya dan menggendongnya. Melakukannya selembut mungkin agar mata yeoja itu tidak terbuka. Namun sayangnya Shin je wo terlalu peka dengan sebuah gerakan jika saat tidur. “Eung?” gumamnya ketika melihat wajah suaminya. “Kenapa tertidur di luar?” bisik Kyuhyun. je wo menggeleng pelan,  lalu melingkarkan kedua lengannya pada leher suaminya. Memeluk leher itu dan menenggelamkan wajahnya di bagian favoritnya. Leher Cho kyuhyun.

 

 

 

Jealous

 

 

“Annyeong~”

 

Ucap Je wo pada semua member super junior, mereka sedang mengadakan pesta kecil merayakan keberhasilan Super Junior yang baru saja Come back dengan Album baru mereka. Tidak banyak yang berada disana, hanya para member dan yeojachingu mereka masing-masing. Namun hanya Donghae dan Ryeowook yang mengajak kekasih mereka.

 

“Kenapa kau lama sekali?” tegur Kyuhyun dari tempatnya duduk.

 

Je wo hanya meliriknya sekilas lalu mengambil tempat duduk di sebelah Siwon, membuat Kyuhyun menatapnya garang. “Kau lama sekali Nyonya Cho! Makanan ini sudah hampir di sikat habis oleh Sindong hyung” ujar Siwon padanya. Je wo tersenyum geli mendengarnya. “Ini, makanlah” Siwon menaruh beberapa makanan dihadapan Je wo dengan sangat perhatian namja itu memperlakukan Je wo denan lembut. Dan hal itu berhasil membuat namja yang duduk berhadapan dengan mereka mengerang kesal.

 

Cho kyuhyun masih saja menatap yeoja itu tajam. Bukannya Je wo tidak tau, hanya saja dia memang sengaja melakukan itu pada suaminya mengingat foto yang tadi siang baru saja beredar luas di dunia maya. Foto suaminya yang berjalan dengan mesra bersama salah satu member grilband saat di Air Port.

 

“Je wo eonnie benar-benar cari masalah. Lihatlah bagaimana Kyuhyun oppa memandangnya. Haish, kedua orang itu selalu saja membuat suasana tidak nyaman” bisik Hye kyung pada Eunjin. “Biarkan saja! Sebentar lagi pasti Cho kyuhyun akan mengamuk. Hahaha”  Hye kyung mengangguk setuju dengan ucapan Eunjin.

 

Kyuhyun menarik botol soju yang ada di hadapannya, meneguk minuman itu dalam satu kali tegukan. “Yah! Kau bisa mabuk nanti” tegur Sungmin padanya. Je wo menatap suaminya dingin dan di balas oleh Kyuhyun dengan tatapan yang sama. Kyuhyun tidak memperdulikan ucapan sungmin dan kembali meraih botol kedua, namun dengan cepat Sungmin menepis tangan Kyuhyun. “Sudah kubilang jangan minum terlalu banyak! Kau nanti pulang akan menyetir” ujar Sungmin lagi. “Gwencanha Oppa! jika dia mabuk, malam ini dia akan menginap di dorm” ucap Je wo ketus.

 

Kyuhyun tersenyum sinis menanggapinya. “Kau dengar? Malam ini aku akan tidur di dorm” ucap Kyuhyun pada Sungmin kemudian kembali menarik botol soju itu. Beberapa member saling pandang tidak mengerti dan beberapa lagi hanya dapat menghela nafas malas. “Perang dingin lagi..” gumam Eunhae couple kompak. “Kali ini karena apa?” bisik Donghae pada Eunjin. “Molla” jawab Eunjin singkat.

 

“Oppa, kalau sudah menikah  kita jangan seperti mereka ne? kekanakan sekali” bisik Hye kyung pada Ryeowook. Namja itu tersenyum jahil pada kekasihnya. “Wae?” tanya Hye kyung yang tidak mengerti dengan senyuman Ryeowook. “Kau sudah tidak sabar menikah dengan ku ya? Nona Shin?” wajah Hye kyung bersemu merah, dia memukul pelang lengan kekasihnya.

 

 

 

 

 

Shin je wo melirik kesal pada tubuh naja yang duduk di sebelahnya. Dengan amat terpaksa dia harus membawa namja yang sudah mabuk berat itu pulang kerumah. Bahkan dia harus menyetir sendiri. “Kalau bukan karena Sungmin Oppa yang memaksa ku membawamu pulang, aku pasti sudah meninggalkanmu disana!” sungutnya tajam. Yeoja itu memandang lekat wajah suaminya yang tertidur pulas dengan wajah polosnya. Ada sedikit keringat yang mengotori wajah namja itu. Membuat tubuh yeoja itu bergerak kedepan dan mendekati tubuh suaminya. Je wo mengusap lembut dahi Kyuhyun yang berkeringat. Merasa sedikit bersalah paa suaminya.

 

“Kau pasti melakukan ini karena kesal apada ku, tapi aku juga sedang kesal padamu Cho kyuhyun. kenapa kau selalu saja membuat ku  kesal? Tidak bisa kah kau berhenti membuat skandal dengan yeoja lain? Aku benar-benar sudah bosan mendengarnya”

 

Je wo masih mengelus pelan permukaan wajah Kyuhyun, hingga yeoja itu terpekik tertahan saat pergelangan tangannya dicengkram kuat oleh namja itu. Perlahan Kyuhyun membuka matanya dan menatap Je wo tepat pada manik matanya. Mengunci pandangan yeoja itu agar tidak mengalihkan tatapannya selain padanya. “K-kau?” ucapnya gugup. “Jadi karena itu kau menjauhi ku malam ini? dan lebih memilih berada disisi Siwon hyung dari pada aku? Hm?” tidak ada nada emosi disana, hanya ada suara lembut milik namja itu yang semakin membuat bulu yeoja itu meremang.

 

Kyuhyun menangkupkan kedua tangannya pada wajah Je wo dan mengelus pelan wajah polos itu. “Mianhae.. aku tidak tau kau marah karena itu, tapi aku sama sekali tidak bermaksud apapun. Saat itu aku hanya kebetulan berjalan disampingnya” Je wo menghembuskan nafas panjang dan menarik dirinya kebelakang. Ia menyenderkan tubuhnya berat disana dan menatap lurus kedepan. Mereka masih berada di mobil dan belum berniat turun.  “Cho kyuhyun, bagaimana jika aku mulai lelah?” gumamnya pelan dan berhasil membuat jantung suaminya berdenyut perih. “Aku sudah berusaha tidak menghiraukan semua itu, tapi sepertinya tetap tidak bisa..” ucapnya lirih.

 

Untuk sesaat suasana di mobil itu hening, hanya terdengar helaaan nafas gusar saja disana. “Lelah…” gumam Kyuhyun. Je wo menoleh kesamping dan memandang lekat wajah Kyuhyun. “Aku juga lelah. Lelah harus selalu bersembunyi. Lelah setiap kali menjalani pekerjaan ku yang harus menyakitimu. Lelah karena melihat mu tersakiti oleh ku.” ucapnya miris.

 

“Lalu.. apa aku harus berhenti?” tanya Kyuhyun pelan pada Je wo.

 

Yeoja itu menggigit bibir bawahnya pelan saat melihat ekspresi wajah suaminya. Ia tidak tau kalau Kyuhyun juga merasakan hal yang sama. Selama ini ia hanya berpikir jika dirinya saja yang selalu memikirkan masalah itu. Dan saat ini, saat melihat raut wajah itu, dia seperti sadar jika ia salah. Ia salah karena menyalahkan Kyuhyun. “Annio” gumamnya pelan dan membuat Kyuhyun menatapnya sendu. Perlahan yeoja itu memajukan tubuhnya kedepan dan memeluk tubuh suaminya. “Mianhae.. aku terlalu egois padamu” bisiknya pelan. Kyuhyun tersenyum tipis dan membalas pelukan istrinya.

 

“Tidak! Bukan kau yang salah. Hanya saja.. keadaan yang selalu membuat kita seperti ini. jika aku bukanlah member Super Junior, bukan Idol Korea. Mungkin hal seperti ini tidak akan terjadi. Mungkin aku akan selalu ada untuk mu, mungkin kau tidak terlalu tersakiti seperti ini” ucap Kyuhyun. namun Je wo menggelengkan kepalanya. “Tidak perduli kau adalah Idol ataupun orang biasa, kau tidak pernah menyakiti ku Cho kyuhyun” ucapnya.

 

Kyuhyun melepaskan pelukan mereka dan menatap lembut wajah itu. “Berjanjilah padaku, kau akan mengatakan apaun yang kau rasakan padaku. marah ataupun kesal, tidak perduli apapun itu. Aku ingin menjadi satu-satunya orang yang tau lebih dulu. Jangan membuat ku bertanya-tanya karena itu akan membuatku terlihat bodoh” Je wo terseyum tipis dan mengangguk kecil.

 

“Dan satu lagi! Bisakah kau tidak duduk di samping namja lain saat kau berada di dekat ku? kau istri ku dan satu-satunya tempat yang layak untuk mu adalah sampingku”

 

“Kau tau apa yang kurasakan saat kau lebih memilih duduk di sebelah Siwon Hyung dari pada duduk disampingku? Disini!” Kyuhyun menarik tangan Je wo dan meletakkannya di atas dadanya. “Rasanya sangat sakit” ucapnya lirih.

 

Je wo menundukkan wajanya dalam, ia merasa sangat bersalah pada Kyuhyun. yeoja itu sama sekali tidak tau kalau Kyuhyun merasakan perasaan seperti itu. “Mianhae..” ucapnya pelan dengan suara bergetar. Kyuhyun tau kalau sebentar lagi yeoja itu pasti akan segera menangis. Dia menangkupkan kedua tangannya pada wajah Je wo dan mengecup lembut dahi yeoja itu lama. Menyalurkan persaan sesaknya yang sempat ia rasakan tadi.

 

“Sranghae~”

 

 

THE END.

 

 

 

Muahahahahahha  otte??!!!

 

Hahayyyy saya lagi stres dan bingung mau nulis apa, terus kepikiran buat sweet momen KyuJe yang keliatannya GAGAL TOTAL!! Haghaghag. Gk tau ah! Aku keliatannya gk berbakat buat yang sweet2an. Keseringan buat KyuJe berantem sih, jadi rada garing kalau bikin yang beginian…

 

Jadi buat readers tercinta!!! Kalau kalian mau liat adegan romance KyuJe, kasih aku masukan donkkk, kira2 mau buat romance KyuJe yang gmn? Mau buat ceritanya kayak apa? Latar belakang tempatnya dimana? Biar aku tuh bisa buat yang romance2. : (

 

Yaudah ditunggu yah komennya……

 

 

 

 

With love

 

Shin je wo

153 thoughts on “Sweet Moment

  1. Hueee saya baru baca masa :3

    romance gagal ??? Please deh author, mereka berantem aja buat saya udah romantis/? Banget, apa lagi kalo mereka jadi mendadak manis begini, rasanya melting deh😀 nyonya cho yg di kasih kata kata romantis, sayanya yg melting .-.
    Siwon itu tugasnya di tiap FF author emang cuma jadi tukang manas manasin kyu ya.?😀 perasaan nggk pernah ada pasangannya tuh orang kaya #plakk
    nice deh🙂
    keep writing buat lanjutin FFnya author yg sementara di utangin/? :v

  2. Sesering apapun mereka berantem, ujungujungya tetep aja sweet banget
    cara mereka nyelesain masalah, cara mereka ngutarain perasaan mereka…bikin cepet2 mau punya suami kaya gitu

  3. co cweeeettttttt ….. moment nya maissssssssssssssssss bgt
    ternyata je wo memiliki suara yg ga kalah dari kyu oppa hehehehe tp ingat tuh … ” saat bersama kyu oppa jangan senyum di hadapan pnamja lain – jgn duduk di samping namja lain .. oke …….. ”

    fighting ………………..

  4. Aduuhh diabetes >,< hahahaha suka bgt aplg yg d studio musik kekekekeke sering2 deh eonnii tampilin sweet moment di tengah2 kacaux pernikahan mreka heheheeh

  5. menurut ku ini so sweet bgt..
    gk perlu yg aneh -aneh..
    ckp tulis aja yg author suka..dan author byangin.klo suka yg berantem. tulis aja berantem. .

    krn lebih baik Kyu je Wo versi author drpd versi reader

  6. gak gagal koq,,, sweet bget malah…🙂
    mau yg gaje, kelewat sweet, yg tegang, atopun yg bikin nangis2 darah,,, tetep aja dibaca,,,
    cuma komenan q aja yg jarang masuk😦
    mf, gak tau knpa,, jaringannya lg ngambek🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s