Who Is The Best?

 

 

 

AUTHOR POV

 

 

“Wahhh kalian sudah datang?!”

 

Je wo mengerutkan dahinya bingung saat mendapat sapaan ramah dari Yesung, tadi Cho kyuhyun menelponnya dan menyuruhnya untuk datang kedorm karena ada sesuatu yang penting yang ingin ditanyakannya. “Cho kyuhyun ada, Oppa?” tanya Je wo. “Kyuhyun? tenang saja, dia ada didalam. Ayo masuk, Hyunje-ah.. annyeong!” Hyunje mengangkat kebelah tangannya sebagai jawaban untuk sapaan ramah yang aneh milik Yesung.

 

Je wo menarik tangan Hyunje dan membawa anaknya itu masuk kedalam, begitu berada di dalam ia kembali mengerutkan dahi bingung, kini semua member Super junior berada disana. Menatap mereka berdua dengan tatapan antusias. “Annyeong!” sapa mereka kompak.

 

“Kalian kenapa?” tanya Je wo datar. Ia melirik Kyuhyun dan menyipitkan kedua matanya  “Wae? untuk apa menyuruhku kesini?” tanyanya ketus. Kyuhyun mendelik garang padanya dan menghampirinya. “Memangnya kenapa kalau aku menyuruhmu kesini? Kau keberatan?” Je wo menggeleng pelan. “Tidak. Hanya merasa direpotkan saja” jawabnya ringan.

 

Kyuhyun tidak memperdulikan ucapan istrinya itu, ia berjongkok dan mensejajarkan tubuhnya dengan Hyunje. “Hyunje-ah, kau sudah makan?” tanya Kyuhyun. Hyunje hanya mengangguk sekali dan membuat Kyuhyun tersenyum puas. Namja itu melirik kebelakang dan tersenyum smirk pada Hyung-hyungnya. Kemudian menggendong anaknya, mendudukkannya di sebuah sofa dan kini semua member sudah mengelilinginya. Hyunje menatap curiga pada Ahjussi-ahjussinya. “Yah! Sebenarnya kalian mau apa?” tanya Je wo cemas.

 

Kyuhyun melirik Je wo tajam dan tersenyum tipis. “Duduk! Dan lihat saja baik-baik” ucapnya. Je wo mendesis kesal dan menghempaskan tubuhnya pada sebuah sofa di sudut ruangan itu.

 

“Appa! Kenapa kalian mengelilingi ku seperti ini?!” protes Hyunje yang sedikit merasa ngeri melihat tatapan berbinar dari masing-masing member. Ia seperti menjadi sebuah mangsa yang dikelilingin binatang-binatang buas yang kelaparan. “Hyunje-ah, kau hanya perlu menjawab semua pertanyaan kami dengan jujur. Arrachi?” tanya Leeteuk dan hanya dijawab anggukan singkat dari bocah itu.

 

“Kau sudah melihat Treaser Album kami?” tanya Sindong dan lagi-lagi hanya dijawab anggukan ringan oleh Hyunje. “Menurutmu siapa yang tertampan diantara kami semua?” terdengar suara kekehan tertahan dari sudut ruangan itu, membuat para member menatapnya sinis. “Benar-benar konyol!” gumam Je wo.

 

“Nyonya Cho! Sudah ku katakan duduk dan lihat saja baik-baik. jangan memberikan komentar apapun” omel Kyuhyun padanya. Setelah itu mereka kembali menatap Hyunje dengan tatapan antusias. “Kenapa Ahjussi bertanya padaku? aku tidak tau!” jawab Hyunje malas. Anak itu melirik ommanya sebentar.

 

“Ayolah Hyunje-ah.. jawab saja pertanyaannya ne, nanti kau akan Ahjussi belikan…. “ semua member menunggu Eunhyuk melanjutkan ucapannya. “Membelikan apa? Ahjussi saja sampai sekarang belum pernah membelikan ku apapun! Ahjussi itukan pelit” sungut Hyunje polos.

 

Dan seketika terdengar ledakan tawa di ruanagn itu, Eunhyuk mengerucutkan bibirnya kesal pada Hyunje. “Hyunje benar Oppa! kau itu belum pernah membelikan apapun padanya” sambung Je wo. mendengar itu tiba-tiba saja bocah yang sedang dikelilingi Ahjussi-ahjussinya itu tersenyum Smirk.

 

“Aku akan menjawab semua pertanyaan dari kalian asalkan….”

 

“Asalkan apa?” tanya semua member serempak.

 

“Asalkan aku akan mendapatkan hadiah dari masing-masing orang. Otte?” Hyunje tersenyum penuh kemenangan saat melihat wajah Ahjussi-ahjussinya berubah horor terlebih lagi Eunhyuk. “Yah! Kenapa kau itu perhitungan sekali. hanya tinggal menjawab pertanyaan saja kenapa harus meminta imbalan?” omel Kyuhyun pada anaknya namun Hyunje hanya mengangkat bahunya ringan. “Tidak ada hadiah maka tidak ada jawaban” jawabnya ringan.

 

“Lagi pula mana ada yang geratis di dunia ini Appa!”

 

“Baiklah-baiklah kami akan memberikan mu hadiah! Sekarang cepat jawab pertanyaan kami” ujar Donghae yang membuat Hyunje tersenyum senang. “Yang paling tampan ya?” gumamnya kecil. Ia melirik Ommanya yang terlihat sibuk mengotak-atik ponselnya. “Yang paling tampan itu Yesung Ahujussi”

 

“Mwo??!!!” teriak mereka.

 

Je wo yang mendengar jawaban anaknya juga ikut menoleh kesana, sementara itu Yesung sudah tersenyum bangga. “Yah! Bagaimana mungkin Yesung hyung yang paling tampan” protes Sungmin tidak terima. “Ne! bahkan banyak yang mengatakan wajahku lah yang tertampan diantara semuanya” sungut Eunhyuk percaya diri. Mata semua member menatap jijik padanya. “Tampan dari mananya Ahjussi? Rambutmu saja terlihat kampungan, belum lagi pakaianmu” jawab Hyunje lantang dan membuat Eunhyuk meringsek malu.

 

Sedangkan Je wo sudah membatin dalam hati mendengar jawaban anaknya itu. ‘Hyunje benar-benar pandai memanfaatkan orang lain, itu semua kan ucapanku’ batinnya dalam hati.

 

“Treaser kalian itu aneh, aku tidak suka tatanan rambut kalian semua, mengerikan! Hanya Yesung Ahjussi saja yang terlihat lebih baik dari kalian”

 

“Pertanyaan kedua!!” ucap Ryeowook mengacungkan tangannya keatas. Namja itu mendekati Hyunje. “Kau sudah melihat MV kami kan?” Hyun je menaganggukkan kepalanya. “Sudah punya Albumnya?” Hyunje menggeleng kecil. “Yah! Shin je wo, kenapa kau belum membeli Album terbaru ku?” protes Kyuhyun pada istrinya. Je wo hanya menatap suaminya itu malas. “Memangnya untuk apa aku membelinya” jawabnya datar.

 

“Kau tidak tau kalau suamimu ada di Album itu?”

“Justru karena aku tau kau ada disana makanya aku tidak membelinya”

“Mwo?! Yah!!”

“Hais! Maksudku aku tidak perlu membuang uang ku utuk membelinya karena aku bisa mendapatkan nya darimu sendiri. Pabo!”

 

Suami istri itu saling bertatap sengit satu sama lain. “Sudahlah! Lupakan tentang itu, Hyunje-ah.. Igo! Kangin Ahjussi memberikan ini untuk mu” Hyunje mengambil Album 6Jib pemberian Kangin dan meletakkannya di sampingnya. “Kau tidak ingin melihat-lihatnya?” tanya Kangin. “Tidak! Untuk apa?” Kyuhyun cepat-cepat menahan tangan Kangin yang sudah hampir melayang di kepala Hyunje. “Berani sekali kau mau memukul anak ku” ucap kyuhyun tajam.

 

“Aku benar-benar tidak habis pikir kenapa anakmu bisa menuruni sikap setan dari mu” sungut Kangin.

 

 

Hyunje menatap malas layar laptop yang ada dihadapannya, semua member memaksanya melihat MV mereka sebelum Hyunje menjawab pertanyaan dari mereka. “Joha! Kau sudah melihatnya dengan telitikan? Apa perlu kuulangi lagi?” tanya Leeteuk. “Tidak usah Ahujussi, aku akan tertidur jika kau memaksaku untuk melihatnya lagi” semua member hanya dapat mengumpat kesal dalam hati mendengar ucapan Hyunje.

 

“Siapa yang paling bersinar di MV itu?”

“Siapa yang paling kau suka di MV itu?”

“Member mana yang paling terlihat sexy disana?”

“Member mana yang penampilannya terlihat sempurna?”

“Suara siapa yang terdengar sangat mengagumkan?”

 

Hyunje berdecak kesal mendapatkan pertanyaan beruntun dari mereka semua. Ia menatap satu-persatu Ahjussinya dan menyenderkan tubuhnya malas di sofa. “Aku haus Ahjussi. Bisa berikan aku minum dulu?” ucapnya dan membuat semua member merasa jengkel. Kyuhyun tertawa lebar melihat kelakuan anaknya. “Kau benar-benar anak Appa Hyunje-ah” jawabnya bangga.

 

“Nyonya Cho! Bisa ambilkan minum untuk anak mu?” teriak Sungmin pada Je wo. “ Aku sedang sibuk Oppa!” jawab Je wo ringan dan semakin menambah kejengkelan mereka. Leeteuk berdiri dan berkacak pinggang menghadap Je wo. “Kau hanya bermain dengan ponselmu dan mengatakan kalau kau sangat sibuk?! Yah kenapa keluarga kalian benar-benar merepotkan??!!” pekiknya frustasi.

 

“Arraseo-arraseo. Akan aku ambilkan! Ck! Benar-benar Ahjussi menyebalkan” gumam Je wo. “Aku masih dapat mendengarnya dari sini Nyonya Cho” desis Leeteuk tertahan. Je wo hanya tersenyum bocah padanya. Setelah memberikan minuman untuk hyunje, Je wo ikut bergabung bersama para member. Ia duduk di samping Kyuhyun yang duduk bersila di bawah, kemudian menarik tangan Kyuhyun, mengepalkan telapak tangan suaminya kemudian menegakkan lengan Kyuhyun di atas pahanya dan menjadikannya sebagai penyanggah dagu untuknya.

 

“Tanganku akan pegal jika kau jadikan penyanggah dagumu” desis Kyuhyun. Je wo hanya menatapnya datar. “Itu masalahmu sendiri, Tuan Cho!” ucapnya sebelum menjulurkan lidahnya untuk meledek Kyuhyun. Namja itu tersenyum tipis dan megatukkan kedua dahi mereka pelan.

 

 

“Ja! Sekarang jawab pertanyaannya” ujar Ryeowook.

 

Hyunje berdehem pelan kemudian mulai menjawab pertanyaan itu satu persatu.

 

“Yang paling bersinar adalah Eeteuk Ahjussi”

 

Leeteuk meloncat girang seketika, sedangkan yang lain saling protes satu sama lain. “Kenapa Eeteuk hyung? dari mananya dia terlihat paling bersinar diMV?” sungut Sindong tidak terima. “Dibagian-bagian tertentu saat MV berjalan. Leetetuk Ahjussi selalu membuat orang yang melihatnya menjerit histeris. ABS! itu yang membuat Leeteuk Ahjussi lebih bersinar diantara yang lain”

 

“ABS ku bahkan lebih bagus dan keren” protes Siwon.

“Tapi semua orang sudah terlalu sering melihat ABS mu itu Ahujssi, jadi sudah tidak menjadi sesuatu yang menganggumkan lagi jika melihatnya”

 

Semua member terkikik puas melihat perubahan wajah Siwon, ini untuk pertama kalinya ada yang terlihat tidak tertarik pada ABS yang ia miliki. “Tidak sia-sia selama ini aku pergi ke GYM untuk membentuk otot-otot ku” sambung Eeteuk yang sudah berada di atas angin.

 

“Pertanyaan selanjutnya!” potong Siwon yang merasa kesal.

 

“Yang paling kusuka di MV adalah Sungmin Ahjussi”

 

“Jinja??! Yaeahhhh” Sungmin bersorak girang dan memeluk Ryeowook, namun dengan cepat namja itu menepisnya. Sedangkan Kyuhyun sudah mendelik ngeri pada anaknya, awalnya ia berpikir Hyunje pasti akan memilihnya. Mengingat bocah itu adalah anaknya  dan pastilah lebih memilih Appanya.

 

“Kenapa kau memilih Sungmin hyung? seharusnya kau memilih Appamu sendiri!” pekik Kyuhyun tidak terima membuat yang lain sudah menertawakannya. “Kau itu kekanakan sekali” ujar Je wo yang ada disampingnya. Kyuhyun mendelik garang padanya dan menarik paksa tangannya yang menjadi penyanggah dagu istrinya itu. “Yah!” teriak Je wo. ia menatap suaminya tajam sambil mengusap-usap dagunya pelan yang sedikit perih akibat ulah Kyuhyun.

 

“Sakit?” tanya Kyuhyun pelan.

“Menurutmu?!” jawab Je wo kesal.

 

Kyuhyun tersenyum tipis dan menyodorkan tangannya lagi pada Je wo.

 

 

 

“Member yang terlihat Sexy adalah… Eunhyuk Ahjussi”

 

“Sudah kuduga kalau yang terseksi di antara kita semua itu adalah aku” jawabnya percaya diri. “Pasti Hyunje berbohong” gumam Siwon yang tidak terima mendengar Eunhyuklah yang terseksi. “Tapi anak-anak itu tidak pernah berbohong Choi siwon” jawabnya dengan senyum penuh kemenangan.

 

 

“Member yang terlihat sempurna adalah Donghae Ahjussi”

 

“Eiyyy itu tidak mungkin” ucap semua member bersamaan, mereka mengibas-ngibaskan tangan masing-masing, membuat Lee donghae merengut kesal. “Kenapa tidak mungkin? Aku memang terlihat paling sempurna disana” sungutnya. “Bagaimana bisa kau terlihat paling sempurna? bahkan aku lebih sering muncul di MV dari pada kau hyung” sambung Kyuhyun.

 

“Mana ku tau! anakmu sendiri yang memilih ku” jawab Donghae tersenyum miring, lagi-lagi Kyuhyun mengerang kesal karena Hyunje belum juga memilihnya. Dan mengingat pertanyaan terakhir adalah suara siapa yang terbaik, Kyuhyun sudah amat sangat yakin jika anaknya itu akan memilih Yesung karena dulu Hyunje pernah mengatakan kalau suara Yesung lebih bagus dari suara yang dimilikinya.

 

“Pertanyaan terakhir!!” ujar Ryeowook bersemangat. Namja itu sudah bersiap-siap menunggu namanya akan segera disebut oleh Hyunje. Sementara yang lain sudah mulai tidak terlalu memperdulikannya mengingat kali ini yang dibahas adalah ‘suara’ itu berarti pemenangnya adalah salah satu dari member KRY.

 

 

“Suara yang paling mengagumkan adalah…”

 

Hyunje menatap satu persatu member KRY, hanya Ryeowook dan Yesung saja yang terlihat bersemangat sedangkan Kyuhyun sudah merasa tidak memiliki harapan lagi.

 

“Tentu saja Appa ku!”

 

Mendengar itu, Kyuhyun menatap Hyunje seketika. “Mwo? Coba ulangi lagi Hyunje-ah?” tanyanya antusias. Sementara itu Je wo mendelik ngeri pada Hyunje. bocah itu menghela nafas malas  “Haish! Aku benar-benar lelah!! Mianhae Ahjussi. Sebenarnya semua jawaban itu bukan dari ku! aku benar-benar tidak dapat menilai MV terbaru kalian”  ucapnya.

 

“Mwo? Lalu kenapa kau bisa menjawab semua pertanyaan tadi?”

“Kalau semua jawaban itu bukan dari mu lalu dari siapa?”

 

Hyunje menatap malas satu persatu semua member. “Semua jawaban itu aku dengar dari Omma ku” ucapanya sambil menunjuk Je wo yang mulai menegang. Yeoja itu menelan ludah gugup saat semua member menatapnya. “Jinja?” tanya mereka serempak. “I-itu… eum..” ucapnya gugup.

 

 

“Kau! bisa kau jelaskan apa maksud Hyunje? Eo?”

 

Je wo tersenyum polos pada seluruh namja yang ada di hadapannya. Terlebih Kyuhyun, namja itu tersenyum puas menatap istrinya. “Y-yah! Memangnya kenapa kalau aku…”

 

 

 

 

 

SHIN JE WO POV

 

 

Aku menatap mereka satu persatu dengan gugup. Ck! Ini semua karena bocah itu. Untuk apa dia harus mengatakan yang sebenarnya? Ingin melihat aku dibunuh oleh Ahjussi-Ahjussi ini? Dan woahhh apa-apan Cho kyuhyun ini? kenapa menatapku dengan tatapan yang amat sangat menyebalkan?

 

“Jadi.. apa maksudmu dengan mengatakan rambutku terlihat kampungan?”

“Dan Treaser kami sangat aneh?”

“ABS ku tidak mengagumkan?”

 

Dan entah untuk kesekian kalinya aku menelan ludah gugup. Bagaimana cara menjelaskan semuanya pada mereka? “Eum.. itu. Haish! Itu hanya pendapatku saja Oppadeul. Kenapa kalian jadi seperti itu? Lagi pula.. Eunhyuk Oppa. Aku juga sudah memilihmu menjadi member yang tersexy kan? Kalau masalah Treaser kalian, aku memang tidak terlalu menyukainya. Sangat aneh! Terutama kau Siwon Oppa. aku sudah membayangkan akan sekeren apa kau nanti. Ternyata.. oh God!” ucapku memainkan kedua telapak tanganku.

 

Kulihat wajah Siwon Oppa merengut kesal. Setidaknya aku sudah bicara jujur kan? Hahaha. “Lalu kenapa kau memilih Kyuhyun sebagai suara tersexy?” untuk apa Ddankoma Appa dan koki Super Junior ini bertanya hal yang memalukan itu? Dan bocah menyebalkan itu? Huwaaaaa Shin je wo! Matilah kau! “Itu.. aku tidak memilihnya. Hyunje hanya mengada-ada Oppa” berbohong lebih baik kan untuk saat ini? Hohoho.

 

“Mwo?!!”

 

Jangan lihat dia Shin je wo. jangan lihat dia atau kau akhirnya akan kembali membuka mulutmu. Tidak ku hiraukan lagi kekehan Oppadeul yang menertawakannya. “Yah Cho hyunje! Apa benar kau hanya mengada-ada?! Omma memang mengatakan suara apa sexy kan?” segera ku tatap Hyunje dengan tatapan. Jangan-mengatakan-iya-jika-kau-kau-ingin-selamat. Dan bocah itu terlihat menghela nafas malas. “Tidak tau” jawabnya. Cish, kapan dia mau menurut sebentar saja padaku?!

 

“Appa!! Aku ingin makan es krim…” bagus Cho hyunje! “Kau ingin es krim? Baiklah.. ayo kita pergi. Omma akan membelikan es krim yang banyak padamu” semakin cepat keluar dari sini semakin baik untuk ku. Sebelum namja itu akan meneriakiku ataupun semacamnya. “Tapi aku ingin dibelikan oleh Appa. Bukan Omma!” benar-benar mencari masalah saja bocah ini.

 

“Memangnya apa bedanya?” teriaku.

 

Kulihat beberapa member mulai menjauh dari kami bahkan sudah ada beberapa yang masuk kekamarnya. Ck! Kenapa malah meninggalkan ku dengan magnae mereka itu disini?? “Kau mau es krim? Appa tidak bisa membelikanmu saat ini. tapi di kulkas ada es krim milik Shindong Ahjussi. Makan sepuasmu” mata Hyunje berbinar mendengar kalimat. Makan sepuasmu.

 

“Cish.. kenapa kau malah menyuruhnya membajak es krim Shindong Oppa?” tegur ku. Tapi kenapa dia sama sekali tidak meresponku? Aku mengikutinya yang duduk di sofa. Dia meraih remot tv dan menghidupkannya. Apa dia marah? Ya Tuhan! Aku paling benci situasi seperti ini. “Nanti sepulang dari sini belikan dia es krim” ujarnya dingin. Benar kan? Dia pasti sedang marah. “Ne” aku mencoba menonton televisi tapi bagaimana bisa menonton jika dia terus menggangti-ganti chanelnya?!

 

“Kau itu sebenarnya niat menonton tidak?” sungutku.

 

Hahhh dia ini. Benar-benar menyusahkan saja. “Cho kyuhyun” panggilku pelan dan dia tetap sibuk menggonta-ganti chanel televisi itu. “Tuan Cho!” panggilku lagi karena dia tidak meresponku. Ku ambil remote tv itu dan ku lempar kebelakang sofa sehingga menimbulkan suara sedikit keras. “Yah! Hyungdeul akan memarahiku jika remotnya rusak!” teriaknya. “Biar saja! Lagi pula aku bisa menggantinya” jawabku ringan. “Kau marah padaku?” tanya ku langsung. Dan kalian tau apa yang dia lakukan? Si bodoh Cho kyuhyun ini segera memalingkan wajahnya kearah lain untuk menghindari tatapan ku.

 

“Terus saja kau bersikap kekanakan Cho kyuhyun. Cih.. “

 

Dia masih belum bergeming sedikit pun. Dan ini sangat membuatku kesal. Baiklah Shin je wo, lebih baik cepat pergi dari sini sebulum kau benar-benar akan segera memulai pertengkaran dengan bocah besar tapi kekanakan ini.

 

“Hyunje-ah!! Ayo kita pulang!” teriak ku sembari meraih tas tangan ku. Aku tau dia sudah membalikkan tubuhnya menatap ku. Tapi tidak ku perdulikan sama sekali. Maaf saja Tuan Cho! Kau yang memulainya lebih dulu. Tanpa menghiraukannya aku segera berjalan kearah dapur. Menghampiri satu bocah lagi yang sedang membajak kulkas drom ini. “Sudah mau pulag Omma?”

 

“Yah! Kenapa bajumu kotor seperti itu?”

“Hehehe. Aku tidak sengaja menumpahkan es krim ke bajuku”

“Haish! Kau menyusahkan ku saja. Cepat cuci mulut mu. Kita harus segera pulang”

 

Bocah itu mengangguk ringan dan kembali mengembalikan kotak es krim Shindong Oppa kedalam kulkas. Kotak! Hanya kotaknya saja karena isinya sudah masuk kedalam perutnya. “Kita pulang bersama Appa?” tanya Hyunje yang sedang membersihkan wajahnya di watafel. Bocah itu menarik kursi makan kedepan wastafel agar ia bisa mencuci mulutnya disana.

 

“Tidak. Appa sebentar lagi ada jadwal. Kita pulang dengan Taxi saja”

 

“Jadwal ku masih dua jam lagi. Aku bisa mengantar kalian pulang”

 

Aku memutar kedua bola mataku malas mendengar suara yang baru saja bergabung di dapur ini. Tidak ku hiraukan ucapannya, aku lebih memilih membersihkan sisa-sisa air di mulut Hyunje. “Jadi kita akan pulang bersama Appa kan Omma?” tanya bocah ini lagi. Kenapa pertanyaannya banyak sekali?

 

“Tidak! Sudah Omma bilang kita akan pulang dengan Taxi”

 

“Untuk apa naik Taxi? Sudah ku bilang aku yang akan mengantar kalian” sahutnya dari belakang ku. Maaf saja Cho kyuhyun. Kekesalan ku sudah melampaui batas. Kau menyebalkan. Aku terus saja membantu Hyunje bersiap-siap. Memakaikan kemeja yang tadi ia buka setelah masuk kesini. “Ayo” ucapku menarik tangannya dan melewati Kyuhyun yang berdiri menyandar pada dinding. Hyunje menahan tanganku hingga aku terhenti dan menoleh padanya. Bocah itu menatap ku dan sesekali melirik Kyuhyun. Aku tau maksudnya, dia pasti bingung dengan sikap ku dan Kyuhyun.

 

“Kau itu terlalu kekanakan” desis Kyuhyun.

 

Aku segera membalikkan tubuhku menghadapnya. Apa tadi dia bilang? Aku kekanakan? Kalau aku kekanakan lalu dia apa??? “Siapa yang kau sebut kekanakan? Bahkan kau lebih kekanakan dari semua bocah yang ada di Korea in” balas ku sengit. Bisa ku lihat rahangnya mulai mengeras, sepertinya dia marah. Lalu? Apa peduliku?

 

“Haish! Yah! Kalian berdua tidak malu bertengkar dihadapan ku?”

 

Heiii kenapa bocah ini jadi ikut memarahi kami? Sebenarnya disini siapa orang tuanya? Kami atau dia? Aigo~ “Begini saja!” ucapnya sok dewasa. Dia bahkan melipat kedua tangannya di depan dada dan menatap kami berdua sinis. “Aku akan menunggu di kamar Sungmin Ahjussi. Selesaikan masalah kalian secepatnya setelah itu baru putuskan siapa yang akan mengantar aku pulang”

 

Mwo? Apa-apaan bocah ini?

 

“Yah! Kau pik_”

“Jangan membantah Omma.. aku tidak suka di bantah oleh siapa pun”

 

“Cho hyunje!!” teriak Kyuhyun.

 

Hyunje tersenyum sinis sebelum berlari masuk kekamar Sungmin Oppa. Meninggalkan aku dengan namja kekanakan yang amat sangat menyebalkan ini. Kini aku dan Kyuhyun saling berdiam diri satu sama lain. Sesekali melirik kesal dan mendesis pelan. Cih.. menyebalkan sekali.

 

 

 

AUTHOR POV

 

“Kau tidak perlu repot-repot mengantarkan ku. Aku bisa pulang sendiri” ucap Je wo ketus. Kyuhyun mendengus malas mendengarnya. Kemudian menarik tangan Je wo kuat memasuki dapur. Je wo yang di perlakukan seperti itu hanya bisa berdecak kesal. “Yak! Kau mau apa?!” teriaknya.

 

“Kenapa jadi kau yang marah? Seharusnya yang marah itu aku. Kau selalu saja seperti ini” sungut Kyuhyun kesal. Je wo menaikkan sebelah alisnya, menatap bigung pada namja dihadapannya. “Apa maksudmu?” tanya Je wo tidak mengerti. Kyuhyun kembali menatap tajam pada istrinya. Menarik kedua bahu Je wo dan mendukukkan paksa tubuh kecil itu pada kursi makan disana.

 

“Kenapa kau sama sekali tidak memilihku sebagai member yang memiliki suara tersexy?” Je wo mengangakan mulutnya mendengar pertanyaan Kyuhyun. Pertanyaan yang sama sekali tidak penting menurutnya. Yahh walaupun pertanyaa itulah yang sebenarnya membuat sedkit perang dingin ini terjadi. “Kau itu tidak bisa sedikit saja memuji ku di depan Hyungdeul? Meskipun kau berbohong setidaknya aku ini bisa sedikit berbangga hati di depan mereka” jelas Kyuhyun berapi-api. Namja itu memang sangat kesal karena masalah ini. “Kau bisa memuji Leeteuk Hyung, Eunhyuk Hyung, Donghae Hyung bahkan kau juga sering sekali memuji Siwon Hyung di depan ku. Tapi kenapa kau itu tidak pernah memuji ku sedikit pun? Kau tau? Mereka sering mengolok-olok ku karena itu” sambungnya lagi. Dan kali ini dia memang sedikit melebih-lebihkan.

 

Je wo menatap kikuk wajah Kyuhyun. Ia merasa apa yang dikatakan Kyuhyun ada benarnya. Selama ini dia memang tidak pernah memuji namja itu. Yahh jika pun pernah ia hanya akan melakukannya di dalam hati. Karena yeoja itu memang lebih sering mengolok-olok Kyuhyun dari pada memuji suaminya itu. Istri yang baik bukan? “I-itu.. kenapa aku harus memuji mu?” kilahnya susah payah.

 

Kini Kyuhyun mulai kehilangan nafsu untuk berdebat lagi. Ia cukup tau bagaimana kerasnya sikap istrinya itu. Namja itu segera membuka kulkas untuk mengambil minuman dingin dan langsung meneguknya hingga habis. Melihat itu Je wo sedikit merasa bersalah. Bagaimana pun juga tadi itu dia memang berbohong kan?

 

Je wo menghembuskan nafas berat sebelum mendekati Kyuhyun. Menepuk pelan punggung Kyuhyun, bermaksud menyuruh namja itu menghadap padanya. Kyuhyun memang melakukannya. Dia memutar tubuhnya dan menghadap pada Je wo. Tapi dengan ekspresi yang sama. “Apa lagi?” tanya Kyuhyun malas.

 

“Mau aku beri tau sebuah rahasia tidak?” tanya Je wo dengan suara manjanya. Salah satu sifatnya jika sedang ingin merayu. Kyuhyun yang sudah terlalu hafal dengan semua sikap Je wo hanya memutar kedua bola matanya malas.

 

“Kau tau? Aku belum pernah menyukai suara seseorang saat ia bernyanyi. Sekali pun aku sangat menyukai lagunya. Belum tentu aku menyukai suaranya”

 

Kyuhyun mengerutkan dahinya, menatap Je wo tidak mengerti. Tubuhnya menyandar pada pintu kulkas sedangkan kedua tangannya terbenam di dalam saku celana jeans-nya. “Tapi.. suatu hari, aku menonton sebuah pertunjukan musik bersama seseorang. Yah.. aku memang tau akan menonton siapa disana, kerena orang itu adalah orang yang sangat dekat dengan ku. Aku juga belum pernah mendengar suaranya bernyanyi secara langsung. Dan karena itu aku cukup gugup saat ingin menontonnya” ucap Je wo sambil mengulum senyum. Dia sedikit bernostalgia dengan pikirannya sendiri.

 

“Saat itu hubungan ku dengan orang itu tidak terlalu baik. Tapi karena satu dan lain hal aku terpaksa menontonnya. Dan kau tau apa yang terjadi saat aku mendengar suaranya secara langsung?”

 

Je wo tersenyum lebar saat Kyuhyun menggelengkan kepalanya polos. “Aku jatuh cinta” kedua mata Kyuhyun melebar sempurna mendengar jawaban Je wo. “Mwo? Kau? Jatuh Cinta? Padanya?!” Je wo mengangguk semangat dengan senyuman lebar di bibirnya. Membuat Kyuhyun kembali menatapnya garang.

 

“Kau boleh percaya atau tidak. Tapi saat aku mendengar suaranya. Aku benar-benar sudah jatuh cinta padanya. Jika aku sudah mencintai seseorang, maka aku juga akan mencintai apa yang ada di dalam dirinya. Tidak terkecuali suaranya. Dan mulai detik itu, aku bersumpah hanya akan menyukai satu suara. Yaitu suaranya..” ucap Je wo dengan seulas senyuman tipis di bibirnya.

 

Kyuhyun mengepalkan kedua tangannya kuat. Ia tidak lagi bermain-main dengan kemarahannya. Siapa yang tidak marah dan kecewa saat istrinya dengan gamblang menceritakan perasaan cintanya pada orang lain di depan suaminya sendiri. “Begitukah? Wahh manarik sekali. Tapi sayangnya aku tidak tertarik dengan cerita mu” ucap Kyuhyun dingin. Ia berjalan melewati Je wo yang masih tersenyum kecil.

 

“Cho kyuhyun!” panggil Je wo.

 

Langkah Kyuhyun terhenti begitu saja mendengar panggilan Je wo. “Apa?” tanya-nya tanpa berniat membalikkan tubuhnya. “Kau tidak ingin mendengar lagu apa yang ia nyanyikan saat itu?” tanya Je wo. Kyuhyun tersenyum kecut disana. Mendegar cerita yeoja itu saja sudah memuakkan baginya. Apalagi mendengar lagu itu.

 

“Tidak!” ucapnya ketus dan kembali melanjutkan langkahnya. Namun langkahnya kembali terhenti saat ia mendengar alunan indah dari bibir Je wo. Ya.. yeoja itu sedang bernyanyi saat ini. Menyanyikan sebuah lagu yang sudah membuatnya mencintai siapa penyanyi dari lagu itu.

 

I jen beo til su eobs da go

Hweng han ust eum eu ro

Nae eokkae ki dae eo

Nun eul kam ass ji man

 

Kyuhyun melebarkan kedua matanya saat mulai mengenali lagu itu. Lagu yang sangat Familiar di telinganya. Beribu pertanyaan mulai mengisi kepalanya. Kenapa Je wo menyanyikan lagu itu?

 

I jen, mal hal su iss neun geol

Neo uee seul peun neun bich i

Na ui ma eum eul

A peu ge ha neun geol

Na ye ge mal hae bwa

 

Kini Kyuhyun mulai menyadari sesuatu. Lagu ini.. adalah lagu yang pernah ia bawakan dulu. Ia ingat kapan ia menyanyikan lagu ini. Dan saat itu, Je wo memang sedang menontonnya. Tanpa ia sadari, ia sudah membalikkan tubuhnya. Menatap Je wo dengan senyuman kecil di bibirnya. Begitu bodohnya dia sempat mengira jika yeoja itu memiliki perasaan pada orang lain.

 

Neo ui ma eum sok eu ro

Deul eo ga bol su man iss da myeon

Jeol eobs deon na ui

Mo seub I eol ma kkeum

Ui mi ka dwel su iss neun ji

 

Je wo menghela nafas panjang sebelum mendekati Kyuhyun. Kedua tangannya sudah bersedekap di depan dada. Menatap Kyuhyun dengan tatapan remeh karena sikap bodoh suaminya tadi. “Wae? Apa kau masih berniat memukul siapa orang yang menyanyikan lagu itu? Eo? Jika ia kau bisa melakukannya sekarang” ucapnya angkuh.

 

Kyuhyun terkekeh pelan. “Mana mungkin aku memukul diriku sendiri” jawabnya pelan. “Imortal Song. Lima tahun yang lalu. Saat pernikahan kita sedang di ujung tanduk. Dan kau.. jatuh cinta padaku?” tanyanya intens. Je wo tersenyum kecil menutupi kegugupannya. Dulu dia sudah bersumpah tidak akan mengatakan rahasia ini pada siapa pun. Tapi sepertinya sumpah itu ia langgar sendiri.

 

“Sepertinya kau tidak butuh jawaban apa pun lagi. Tuan Cho..”

 

Kyuhyun tesenyum lebar. Menghela nafas panjang sebelum menyapukan ciuman singkat di pipi Je wo. “Aku juga mencintai mu” bisiknya.

 

“Memangnya aku mengatakan kalau aku mencintai mu?”

 

“Tapi saat aku mendengar suaranya. Aku benar-benar sudah jatuh cinta padanya” ucap Kyuhyun mengulangi kalimat yang dikatan Je wo padanya. “Jadi.. aku memang tidak perlu mempertanyakan itu lagi sepertinya” sambungnya percaya diri. Je wo tersenyum malu dan memukul pelan lengan Kyuhyun. “Kau benar-benar bodoh. Otak mu itu juga bekerja dengan sangat lamban. Seharusnya kau sudah tau saat aku mengatakan menonton pertunjukan musik seseorang. Yahh mengingat kau sama sekali tidak mengijinkan ku menonton pertunjukan siapapun selain kau” cela Je wo panjang lebar.

 

“Haish.. baru saja kau itu bersikap romantis padaku. Kenapa sikap aslimu kembali lagi?! Lagi pula kejadian itu sudah sangat lama bodoh. Mana mungkin aku mengingatnya”

 

“Tentu saja kau tidak mengingatnya. Karena kau itu bodoh”

“Berhenti mengataiku bodoh. Kau tidak tau aku adalah member terpintar di sini?”

 

“Mwo? Hahaha itu fitnah yang amat sangat keji Cho kyuhyun!!”

 

“Yah!!!”

 

*****

 

 

 

“Hanya 3 menit?”

“Secepat itukah?”

 

“Itu sudah cukup lama Ahjussi. Bahkan dirumah saja mereka sama sekali tidak pernah bersikap romatis seperti itu”

 

Sungmin dan Eunhyuk yang mengintip dari celah pintu kamar menolehkan kepalanya kebelakang. Menatap bocah kecil yang sedang sibuk dengan psp-nya. “Jadi.. jika mereka dirumah. Apa saja yang mereka lakukan?” tanya Sungmin yang di amini oleh Eunhyuk.

 

“Apalagi? Saling mencela dan berteriak! Kalau pun ada keadaan aman dan damai. Itu hanya terjadi jika Omma tidak mengganggu Appa bermain game. Atau pun Appa tidak mengganggu Omma dengan kegiatannya. Hidup ku benar-benar miris..”

FIN

 

 

Haiiiiii

 

Ini sebenarnya FF lama. Aku gk ingat klo ini FF udah lama ngendok di lapy. Pas lagi ngubek2 ehhhh nemu sebiji. Kirain ini apa??? Hehehe ternyata epep. Jadi aku publish ajah.. *maaf klo garing*

 

Ekhm ekhm.. jadi gini! Kebetulan aku ada project bareng temen aku. Hehehe aku mau buat novel bareng dia. Isi novelnya FF-nya dia sama aku. Dua Twooshoot sama sama empat oneshoot.. jika ada yg minat bisa hubungi saya hehehe *jadi malu* sebenarnya sih IMF yg mau aku bukuin. Cuma masalahnya epepnya ajah belom kelar..

 

Aku juga mau nanya.. ada yang pinter buat cover FF kagak? Mungkin entar aku butuh bantuannya… klo ada kasih tau yaaaaa

 

 

Shin je wo

147 thoughts on “Who Is The Best?

  1. aq setuju nih sama ( author ) je wo soal mv MR SIMPLE… hehehehe :
    “Yang paling tampan itu Yesung Ahujussi – eunhyuk ahjussi Tampan dari mananya? Rambutnya saja terlihat kampungan,belum lagi pakaiannya – “Treaser kalian itu aneh, aku tidak suka tatanan rambut kalian semua, mengerikan! ( maaf ya ELF )
    “Yang paling bersinar adalah Eeteuk Ahjussi – “Dibagian-bagian tertentu saat MV berjalan. Leetetuk Ahjussi selalu membuat orang yang melihatnya menjerit histeris. ABS! itu yang membuat Leeteuk Ahjussi lebih bersinar diantara yang lain – semua orang sudah terlalu sering melihat ABS mu itu siwon Ahujssi, jadi sudah tidak menjadi sesuatu yang menganggumkan lagi jika melihatnya” ( betul itu siwon ahjussi … jd jgn sering2 pamer ABS ya hehehehe)
    “Yang paling kusuka di MV adalah Sungmin Ahjussi
    “Member yang terlihat Sexy adalah… Eunhyuk Ahjussi” ( kali ini aq setuju jg )
    “Member yang terlihat sempurna adalah Donghae Ahjussi” (tentu saja …)
    “Suara yang paling mengagumkan adalah… “Tentu saja Appa ku!” ( 100% betul )

    ooo iya aq sukaaa deh moment kyuhyun yg cemburu :
    “Mau aku beri tau sebuah rahasia tidak?suatu hari, aku menonton sebuah pertunjukan musik bersama seseorang. Yah.. aku memang tau akan menonton siapa disana, kerena orang itu adalah orang yang sangat dekat dengan ku. Aku juga belum pernah mendengar suaranya bernyanyi secara langsung. Dan karena itu aku cukup gugup saat ingin menontonnya saat aku mendengar suaranya. Aku benar-benar sudah jatuh cinta padanya. Jika aku sudah mencintai seseorang, maka aku juga akan mencintai apa yang ada di dalam dirinya. Tidak terkecuali suaranya. Dan mulai detik itu, aku bersumpah hanya akan menyukai satu suara. Yaitu suaranya..” Cie … yg jatuh cinta sama kyu hyun ……………

    DAEBAK nih ff
    nexxxxxxxxtttttttttttttt ya

  2. Haha..yesung oppa emang paling tampan kok buat aku *eh -_-
    Dari pertama kali sampe sekarang masih merinding kalo dengerin suara kyuhyun dilagu itu. Suaranyaaaaa gak nguatin. Bikin klepekklepek! Aaaa~

  3. Knpa hyunjae bsa tidak suka sma suju? Wkwkk

    And pinter bgt cra’a untuk mendpatkan apa yg d mau… lbh koclak lg nich anak sok dewasa bgt sma ortuny yg g dewasa…

  4. ohh jadi disana je woo uda jatuh cinta am kyuhyun ^^
    tapi semua yang di bilang hyunje itu eang bener semua , ahahha
    ajhussi” yang mempesona >.<
    apalgy om teuki ahh aq pada mu :*
    cho family memang keluarga aneh :3
    mana omongan hyunje tuh kayak orang dewasa aja , hhahaha

  5. ahhh ini sweet banget lucu tapi itu greget banget😀
    aku sukaaaa ffnya kerennn hidup anaknya kyu miris sama kelakuan koncol ortunya😀
    tapi keren🙂

  6. hahahaa dikira bnrn itu pemikiran hyunje ternyata je wo
    knp harus berbohong soal suara terbaik?!
    kyuhyun cuma karena itu bnr marah2 tapi ada untungnya juga, jadi tau rahasia shin je wo hihihih

  7. Hahaha setiao baca cho’s family selalu ketawa, mereka kocak banget, astaga hahaaha. Hyunje juga pinter dan licik ya, dan KyuJe yg bertengkar mulu, duhh jadi ketawa2 bacanya

  8. Waaaaa ku pikir mmg hyunjae yg ksh pndpt . Gk tau nya ngutip emaknyaa hahaa.
    semua orang sudah terlalu sering melihat ABS mu itu siwon Ahujssi, jadi sudah tidak menjadi sesuatu yang menganggumkan lagi jika melihatnya hahahaha kesian siwon . Para ahjussi kalah sama anak kecil

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s