Uljima, Cho kyuhyun

“Appa, jangan lupa sampaikan salam ku pada Leeteuk Ahjussi, katakan kalau aku mencintainya”

Je wo dan Kyuhyun tersenyum kecil pada bocah yang sedang berdiri tegak di depan pintu kamar mereka, sedari tadi ia merengek ingin ikut mengantar Leeteuk pergi mengikuti kemiliteran. Namun kedua orang tuanya melarang, bukanya Je wo tidak mau mengantarkan langsung pria yang sudah di anggapnya sebagai Oppa-nya sendiri itu, hanya saja, melihat banyaknya fans yang sudah menunggu disana, cukup membuat Cho kyuhyun melarang keras anak dan istrinya pergi kesana.

 

“Ck, seharusnya aku mengatakan sendiri padanya, terakhir kali kami bertemu tiga hari yang lalu, itu juga hanya sebentar” gumamnya, Hyunje kembali menatap Kyuhyun dengan tatapan memelas. “Appa, jebal~ biarkan aku dan Omma mengantar Ahjussi hari ini” rengeknya.

Cho kyuhyun yang sedang memaakai Jas panjangnya menggeleng tegas sembari menoleh pada Hyunje. “Bukankah sudah Appa bilang kalau disana sangat ramai? Kau mau menjadi anak hilang disana?” Hyunje mendesis pelan dan mengerucutkan bibirnya kedepan.

“Bukankah ada Omma yang akan menemani ku?”

“Omma mu itu kalau sudah memperhatikan sesuatu pasti akan melupakan segala hal yang ada di sekitarnya, termasuk kau! Bisa-bisa bukannya mengantar Leeteuk Hyung, kami semua akan kerepotan mencari mu”

Shin je wo mengangguk semangat namun sedetik kemudian menatap Kyuhyun dengan kesal, “Mwoya? Yah! Aku tidak sebodoh itu Cho kyuhyun!” pekiknya tidak terima. Namun Kyuhyun tidak mau menanggapi dan lebih memilih merapikan pakaiannya.

“Baiklah, tapi jangan lupa sampaikan pesan ku, ne?” sambung Hyunje lagi.

“Hem”

Cho hyunje segera beranjak dari sana, meninggalkan kedua orang tuanya. Shin je wo memperhatikan Kyuhyun dari belakang, ia sadar akan sesuatu. Sejak kemarin, pria itu menjadi lebih pendiam dari biasanya, seperti sedang memikirkan sesuatu dan menahannya agar tidak di ketahui orang lain. Dan hal itu membuat Je wo menebak kalau sebab dari itu semua adalah karena kepergian Leeteuk untuk mengikuti wajib militer.

Pria itu memang bukanlah type pria yang dapat mengutarakan perasaannya secara gamblang, hanya saja terkadang hal itu membuat dirinya tertekan sendiri. Shin je  wo menarik nafas panjang sebelum berjalan ke arah lemari pakaian Kyuhyun, mengambil sebuah benda dari dalam sana.

“Aku pergi dulu”

Suara lirih Kyuhyun memaksanya berbalik, suaminya itu sudah bersiap-siap meninggalkan rumah.

“Cham” panggil Je wo, ia berjalan cepat ke arah Kyuhyun, setelah itu sedikit berjinjit agar dapat memasangkan sebuah topi pada suaminya. “Begini lebih baik” gumamnya sendiri.

Cho kyuhyun mengernyit bingung dan melirik topi berwarna coklat muda yang sudah berada di atas kepalanya. “Topi?” tanya Kyuhyun bingung dan menatap Je wo penuh tanya.

Shin je wo mengangguk ringan dan tersenyum tipis, “Percaya atau tidak, itu akan sedikit membantu mu nanti” ucapnya. Ia menatap Kyuhyun lembut, tangannya mula terulur pada wajah Kyuhyun dan membelainya lembut. “Jangan menangis, setidaknya di depan Leeteuk Oppa. Tahan air mata mu hingga dia benar-benar pergi, setelah itu kau bebas menangis semau mu, arrachi?” nasehatnya pada Kyuhyun.

Cho kyuhyun tersenyum kecil dan menggenggam tangan Je wo yang sedang membelai sebelah pipinya. “Aku tidak akan menangis, memangnya aku anak kecil?” guraunya, meskipun saat itu Je wo dapat melihat beningan kristal dalam bendungan matanya.

“Joha, sekarang pergilah. Sampaikan salam ku juga padanya dan katakan, dia terlihat lebih tampan dengan rambut seperti itu”

****

Shin je wo menutup Laptop yang sedari tadi berada di pangkuannya, meletakkannya di atas meja, kemudian segera beranjak naik keatas ranjangnya. Sesaat yeoja itu menyandarkan tubuhnya pada dinding ranjang, merenungkan apa yang baru saja ia lihat tadi, bagaimana gagahnya pria yang selama ini sering ia buat kesal, berbicara dengan tenang di hadapan semua orang siang ini tanpa menangis, padahal siapapun sudah sangat tau, jika Leeteuk ataupun Park jungsoo adalah pria yang amat sangat mudah untuk menangis, namun kali ini ia menjadi sosok yang paling kuat di antara kesembilan pria yang ikut berdiri di sana.

“Take care Oppa, aku dan kami semua akan selalu menunggu mu” gumam Je wo lirih, tanpa ia sadari tetesan bening sudah mengalir di kedua pipinya. “Tidak ada lagi, tidak ada lagi pria tua yang sering membuat ku tertawa di setiap kelucuannya. Tidak ada lagi Leader yang sebaik dan sehebat kau, dua tahun… selama itu kami akan menunggu” gumamnya sembari menyeka kedua pipinya. Setelah itu membaringkan tubuhnya dan mencoba menutup kedua matanya.

Suara decitan pintu terdengar olehnya, ia membalikkan tubuhnya menghadap ke arah pintu, seorang pria dengan langkah lesu masuk kesana. “Sudah pulang?” tanya Je wo pelan.

Cho kyuhyun menoleh sekilas dan mengangguk kecil, setelah itu masuk ke dalam kamar mandi untuk mengganti pakaiannya. Shin je wo menghela nafas panjang dan segera turun dari ranjangnya, memasuki dapur dan membuatkan segelas susu hangat untuk suaminya.

“Ini pasti hari yang menyakitkan untuknya” gumam yeoja itu,

Saat ia kembali ke kamar, Kyuhyun sudah duduk di pinggiran ranjang, kepalanya tertunduk dalam dan kedua tangannya terkulai lemah di atas paha. Je wo tersenyum kecut melihatnya, perlahan ia mendekati Kyuhyun dan menyodorkan gelas yang berisisi susu itu pada Kyuhyun.

“Nanti saja” jawabnya dengan suara parau ketika mengadahkan kepalanya menatap Je wo.

Shin je wo terenyuh melihat bagaimana sembabnya mata suaminya, terlihat sangat jelas jika seharian ini pria itu terlalu banyak menangis. Ia menaruh gelas itu ke atas meja di samping ranjang, kemudian turut duduk di samping Kyuhyun. Je wo meraih sebelah tangan Kyuhyun dan menggenggamnya lembut dan hangat.

“Kau melanggar janji mu” ucap Je wo berpura-pura marah. “Kau bahkan menangis tanpa henti. Cih..”

Cho kyuhyun membalas genggaman tangan istrinya, kemudian mendaratkan kepalanya pada bahu yeoja itu. “Setidaknya aku tidak menangis di depan Teukie Hyung” ucapnya parau menahan tangis. Entah sudah berapa kali seharian ini ia menangis, tapi tidak ada kata puas dan berkesudahan untuk itu.

“Aku belum siap” gumam Kyuhyun lagi, Je wo sedikit menurunkan wajahnya untuk menatap wajah Kyuhyun.

“Aku belum siap di tinggalkan Teukie Hyung, ini terlalu cepat”

“Umurnya bahkan sudah 30 tahun, kau ingin dia melaksanakan kewajibannya di usia berapa? 31? 32? Itu sama sekali tidak mungkin” ujar Je wo. ia berusaha bersikap sebiasa mungkin di depan suaminya agar pria itu tidak terlalu larut dalam kesedihannya.

“Kau tau? Setiap kali merasa lelah, aku pasti akan selalu mengadu padanya. Dia selalu menjadi sandaran hidupku dan juga member lainnya. Aku bahkan masih sangat ingat, dulu… sebelum aku menikah dengan mu dan masih tinggal di drom, setiap aku sakit dia pasti akan selalu menjaga ku, membuatkanku segala makanan yang bisa membuat nafsu makan ku membaik” cerita Kyuhyun.

Je wo tersenyum kecil mendengarnya, ingatannya kembali memutar memori-memori kenangannya bersama Leeteuk. Terlalu banyak kenangan yang di ukir pria itu di dalam hidup setiap orang yang mengenalnya, bahkan bagi orang yang belum pernah bertemu langsung dengannya pun, pasti tetap akan memiliki kenangan tersendiri bersamanya.

“Sekarang aku tidak memiliki tempat untuk mengadu, aku tidak memiliki sandaran hidup ku lagi. Leeteuk Hyung_” tidak ada lagi yang terdengar dari bibir Kyuhyun setelah itu. Hanya isakan yang semakin menguat saja yang terdengar dari sana. Shin je wo ingin kembali menurunkan wajahnya untuk sekedar memeriksa apa yang terjadi pada pria itu.

“Jangan lihat aku” cegah Kyuhyun. “Aku terlihat buruk kalau sedang menangis” sambungnya lagi.

Mendengar itu, Shin je wo tersenyum kecil. Ia segera mengangkat kepala Kyuhyun dari bahunya, memberikan senyuman manis pada pria itu, kedua tangannya melekat de kedua sisi wajah Kyuhyun. “Kau tidak terlihat buruk, kau bahkan terlihat tampan seharian ini. Aku melihat kalian melalui video” jelas Je wo. Kedua Ibu jarinya mulai bermain di sekitar wajah Kyuhyun.

“Dengar, kau masih punya aku sebagai tempat mengadu, kau juga bisa menyandarkan hidupmu padaku. Aku ini adalah istri mu, Cho kyuhyun sshi…” ujar Je wo sedikit menggoda Kyuhyun, pria itu hanya menatap istrinya dengan bibir yang masih mengeluarkan isakan-isakan kecil. Wajahnya memang terlihat seperti anak kecil jika sedang menangis seperti itu.

“Dan jika kau sakit, bukankah selama ini selalu aku yang menjaga mu? Eo?”

Kyuhyun tersenyum kecil dan mengangguk, namun kedua matanya tetap tak berhenti mengeluarkan beningan-beningan kristal itu.

“Ini sudah waktunya untuk Leeteuk Oppa beristirahat, hampir 7 tahun lebih dia mengurus Super Junior dan kalian. Jika semua orang yang mencintainya di berikan sebuah pertanyaan, ‘apa kau rela membiarkan Leeteuk pergi?’ jawabannya adalah sama. Semua akan menjawab tidak”

“Pria tua itu sudah saatnya memikirkan hidupnya sendiri, walaupun disana dia juga akan lelah, tapi setidaknya dia dapat menikmati hidupnya sendiri, tanpa harus memikul sebuah tanggung jawab besar seperti di saat ia menjadi Leader kalian. Setelah ini, tidak ada lagi Leeteuk. Yang ada hanyalah seorang Park jungsoo”

“Biarkan dia menjalani kehidupannya selama dua tahun ini dengan tenang, nanti… di saat dia kembali. Semuanya akan kembali seperti semula, yah.. meskipun di antara kalian akan ada yang harus pergi juga. Termasuk kau, The king evil of Super Junior

Kyuhyun kembali tersenyum mendengar kalimat demi kalimat yang di utarakan Je wo, yeoja itu benar pikirnya. Ini memanglah hal yang terbaik untuk pria tua itu.

“Aku pasti akan merindukannya” gumam Kyuhyun. Ia kembali menggigit bibir bawahnya, menahan tangisan yang sebentar lagi akan kembali meledak. Melihat itu, Je wo menarik wajah Kyuhyun mendekat padanya, memberikan kecupan singkat pada dahi suaminya.

Everything will be fine” bisik Je wo.

Cho kyuhyun mengangguk, air matanya kembali mengalir di permukaan wajahnya, membuat kedua tangan yang masih menangkup wajah pucat itu, segera menarik wajah itu kedalam dekapannya. Je wo membiarkan Kyuhyun menangis di atas dadanya, tangan pria itu memeluk erat pinggang istrinya. Ia menangis, lagi dan itu entah sudah ke berapa kalinya. Tangan yeoja itu dengan setia mengusap lembut punggung yang masih bergetar kuat dalam pelukannya.

Je wo menengadahkan wajahnya ke atas, sekedar mencegah air matanya yang sedari tadi sengaja ia tahan. Ia tidak mau turut menangis bersama suaminya, saat ini Kyuhyun sangat membutuhkannya. “Uljima~” bisiknya pelan. Ia bahkan dapat merasakan air mata Kyuhyun yang membasahi baju bagian depan yang ia gunakan.

Lama ia membiarkan Kyuhyun menumpahkan segala kesedihannya dalam pelukannya, sedikit terkejut melihat bagaimana mengerikannya tangisan Kyuhyun hari ini. Pria itu sangat jarang menangis di hadapan siapapun, bahkan di hadapannya sekalipun. Dan hari ini, dia dan mungkin seluruh orang yang juga  melihat tangisan pria itu, pastilah merasa sangat terenyuh.

Magnae yang selalu membantah Hyung-Hyung-nya, magnae yang selalu bersikap sesuka hatinya, magnae yang terkenal dengan mulut tajamnya. Hari ini, di hadapan semua orang, dengan gamblangnya menunjukkan beribu kesedihan yang mendalam karena kepergian Hyung-nya.

“Lihat, bajuku sangat basah karena air matamu” ucap Je wo berpura-pura kesal.

Kyuhyun melepaskan pelukannya dan menatap pakaian yang di kenakan Je wo, pakaian itu memang sudah sangat basah karena air matanya. Ia tersenyum kecil sembari menyeka ke dua pipinya. “Aku tidak tau air mata ku akan sebanyak itu” ucapnya serak. Suaranya hampir habis karena terlalu banyak menangis.

“Baguslah kalau kau sudah menyadarinya” cibir Je wo.

Kyuhyun tersenyum lagi dan mengacak gemas rambut Je wo, “Gomawo, Nyonya Cho. Hari ini kau sangat manis” ucapnya menggoda Je wo. “Sana ganti bajumu, kau bisa masuk angin kalau tidur dengan baju yang basah seperti itu” sambungnya lagi.

“Ne, kau juga minum susumu, aku sudah mau bersusah payah membuatkannya untuk mu. Awas saja saat aku kembali susu itu belum habis, ku habisi kau” ancam Je wo sebelum beranjak dari tempatnya.

Setelah selesai mengganti bajunya, ia kembali ke ranjangnya. Tersenyum kecil saat menemukan gelas yang tergeletak di atas meja tenyata sudah kosong. Dengan langkah yang mengendap-endap, ia mendekati Kyuhyun yang sedang berbaring telungkup, kemudian tersenyum smirk sebelum meloncat tanpa sungkan ke atas tubuh Kyuhyun.

“Akkh! Yah Shin je wo!!” teriak Kyuhyun.

Je wo tertawa kuat dan memposisikan tubuhnya di atas pinggang Kyuhyun yang masih telungkup. Sementara pria itu sudah meringis menahan sakit. “Yah apa yang kau lakukan hah?! Cepat menyingkir dari tubuh ku, omona~ pinggang ku hampir patah” keluhnya.

“Cih, jangan berbohong. Tubuhku tidak berat, mana mungkin sesakit itu”

“Tidak berat kepala mu? Yah cepat menyingkir”

“Shireo”

Yeoja itu tersenyum lebar saat menemukan lagi sosok Cho kyuhyun yang pemarah, baginya sosok ini lebih baik dari pada sosok Cho kyuhyun beberapa menit yang lalu.

“Cepat menyingkir atau kau akan menyesal!!” teriak Kyuhyun.

“Jinja? Huwaa aku takut sekal_ kyaaaaaa”

Dengan gerakan cepat, Kyuhyun sudah menarik kebelah lengan Je wo hingga kini, tubuh yeoja itu sudah berada sempurna di bawahnya. Pria itu tersenyum menyeringai pada Je wo, namun kali ini Shin je wo tidak takut seperti biasanya. Ia malah tersenyum lebar dan mengecup sekilas bibir Kyuhyun, membuat pria itu terkesima.

“Akhirnya, Cho kyuhyun suamiku yang bodoh dan pemarah itu kembali”

FIN

Maaf kalau ada yang kecewa bacanya, ini sejujurnya bukan Fanfic seperti biasanya. Ini semua adalah hasil dari kegalauan ku…

Leeteuk Oppa!!! Saranghae……

For my Angel without wings:

 

Goodbyes are not forever…

Goodbyes are not the end…

They simply mean I’ll miss you,

Until we meet again.

 And for you, The king evil of Super Junior:

What’s wrong with you?

This is not you, Cho Kyuhyun.

I know you’re so sad, so stop crying.

my heart hurts to see you cry.

 

 

 

 

 

127 thoughts on “Uljima, Cho kyuhyun

  1. Wah nggak nyangka seorang evil bisa nangis😀 sumpah ffnya bikin nangis ;-( tapi sekarang leeteuk hyung sudah kembali dengan penampilan yg lbh gagah
    saranghae leeteuk oppa :-*

  2. Udah lm bgt ni ff…Dan Aq br bc…Sdih jg sih,,Waktu tau Leeteuk Oppa bkalan,Wamil.Tp kmbali lg,Aq fikir Bhwa gak slama’x kan Leeteuk Oppa Bkalan WamiL.bukti’x Skarang dia Udah Ada di Tengah2 kt lg,,,Tp skarang AQ SDIH, soal’x Dua Member suju Bakalan wamil,Yap Shindong and Sungmin oppa…bulan depan,,,Sm Sperti Leeteuk Oppa,Km pr Elf bkln setia Nung2uin Kalian Berdua….!!!!!

  3. aku nangiiiissss… tangisanku telat dan Cho Kyuhyuuuuuunnn ini ke 2 kalinya aku liat kamu nangis sayang.. jangan nangis lagi OK! I Love Them so much *soinglis

  4. Sediihhh yaa. Tiap member ada yg mau wamil mesti kyk giniii. Tpi 2 tahun itu gk kerasa kookk. Apalagi skrg bnyak updatean ttg mrka. Hwaitiiing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s